alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Perda 23 Desa Wisata di Bengkayang Akan Dibuat, Target Rp80M dari Pariwisata

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  di tahun 2022, beberapa sektor akan difokuskan untuk meningkatkan PAD. Termasuk di sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diperkuat setelah Pemda Bengkayang berencana akan membuat Perda tentang 23 desa wisata di Kabupaten Bengkayang dalam waktu dekat.

“Kita akan promosikan 23 desa wisata kedepannya. Karena kita ketahui, sektor unggulan di Bengkayang salah satunya adalah pariwisata,” kata Bupati Darwis.

Dia juga memastikan, apabila Perda terkait 23 desa wisata telah rampung nantinya, desa-desa wisata yang dikelola tersebut akan mendapat bantuan langsung  dari pemerintah pusat.

“Upaya-upaya ini yang masih kita (Pemda) lakukan. Tentunya dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Selain itu, dia memastikan sampai saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka menunjang destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang. Terutama yang dilakukan adalah dengan memperbaiki infrastruktur jalan, termasuk akses menuju tiap-tiap destinasi wisata yang ada.

“Ini juga kita lakukan untuk dapat mensupport akses menuju desa wisata menjadi lebih baik,” tegas Darwis.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus meminta agar sektor Pariwisata menjadi bagian fokus yang penting dikelola. Pasalnya, pariwisata akan menjadi nilai tambah bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Cornelis Reses ke Bengkayang

Terlebih kata Fran, Bengkayang sendiri memiliki banyak destinasi wisata yang unik dan menarik. Oleh karenanya, ia meminta agar dinas terkait lebih memaksimalkan potensi yang ada, demi mengajar target PAD yang telah ditetapkan.

“Pemkab menargetkan PAD Kabupaten Bengkayang di tahun 2022 sebesar Rp80 milyar lebih. Untuk mencapai target tersebut, beberapa kebijakan Pemda yang tengah dibahas saat ini, seperti ada Perda-Perda yang berhubungan dengan Pajak dan Retribusi daerah agar dapat direvisi, misalnya terkait usaha Walet dan Parkir. Selain itu pemanfaatan potensi lainnya yang bisa menyumbangkan sumber bagi pendapatan daerah,” jelas Fran.

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bengkayang mencatat setidaknya ada 156 destinasi wisata unik yang dimiliki kabupaten ini. Dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya saat ini sudah dikelola, baik itu oleh pemerintah, pihak swasta dan pegiat wisata.

Hal itu dipertegas oleh kadisporapar Kabupaten Bengkayang, I Made Putra Negara yang menyebut bahwa potensi wisata yang ada di Bengkayang sangat banyak. Untuk itu, kata dia, saat ini pemerintah Kabupaten Bengkayang sendiri tengah bersiap untuk mengembangkan hal tersebut untuk menggaet wisatawan ke Bengkayang.

Baca Juga :  Aksi Penanaman 750 Pohon dan Aksi Jumat Bersih

Made menjelaskan, wilayah Kabupaten Bengkayang sendiri sejatinya dibagi menjadi tiga zona, yakni, zona perbatasan, zona kota , zona pantai dan Pulau. Dari masing-masing zona tersebut memiliki karakteristik daya tarik yang unik.

“Misalnya, wilayah perbatasan Jagoi Babang sebentar lagi kita akan memiliki Border Perbatasan yang akan dibuka yang tentunya sangat besar potensi wisatanya. Termasuk untuk menggaet Kedatangan wisatawan mancanegara,” ujar Made, Minggu (8/5).

“Kemudian kita juga punya kampung budaya, kampung adat , kemudian ada goa kelelawar dan ada kampung kreatif di perbatasan,” jelas Made.

Sedangkan daerah Kota Bengkayang dan sekitarnya, lanjut Made, ada Sepadang Hill atau dikenal juga Bukit Sepancong yang sudah  masuk dalam 100 besar Anugrah Pesona Indonesia (API) dan masuk Juara II Nasional.

“Selain itu ada Bukit Jamur yang masih belum dikelola secara maksimal, sebentar lagi akan kita bangunkan menjadi destinasi yang menarik di Kota Bengkayang ini,” tambahnya.

“Di daerah pantai, kita juga ada Pantai Kura-Kura yang sudah banyak dikunjungi wisatawan, Pantai Samudra Indah (PSI), kita memiliki Kahiyangan Resort, Pulau Kabung , Pulau Penatah, Pulau Lemukutan yang underwater-nya luar biasa,” pungkasnya. (sig)

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  di tahun 2022, beberapa sektor akan difokuskan untuk meningkatkan PAD. Termasuk di sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diperkuat setelah Pemda Bengkayang berencana akan membuat Perda tentang 23 desa wisata di Kabupaten Bengkayang dalam waktu dekat.

“Kita akan promosikan 23 desa wisata kedepannya. Karena kita ketahui, sektor unggulan di Bengkayang salah satunya adalah pariwisata,” kata Bupati Darwis.

Dia juga memastikan, apabila Perda terkait 23 desa wisata telah rampung nantinya, desa-desa wisata yang dikelola tersebut akan mendapat bantuan langsung  dari pemerintah pusat.

“Upaya-upaya ini yang masih kita (Pemda) lakukan. Tentunya dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Selain itu, dia memastikan sampai saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka menunjang destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang. Terutama yang dilakukan adalah dengan memperbaiki infrastruktur jalan, termasuk akses menuju tiap-tiap destinasi wisata yang ada.

“Ini juga kita lakukan untuk dapat mensupport akses menuju desa wisata menjadi lebih baik,” tegas Darwis.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus meminta agar sektor Pariwisata menjadi bagian fokus yang penting dikelola. Pasalnya, pariwisata akan menjadi nilai tambah bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Babinsa Koramil 09/Jgb Gencar Sosialisasikan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Terlebih kata Fran, Bengkayang sendiri memiliki banyak destinasi wisata yang unik dan menarik. Oleh karenanya, ia meminta agar dinas terkait lebih memaksimalkan potensi yang ada, demi mengajar target PAD yang telah ditetapkan.

“Pemkab menargetkan PAD Kabupaten Bengkayang di tahun 2022 sebesar Rp80 milyar lebih. Untuk mencapai target tersebut, beberapa kebijakan Pemda yang tengah dibahas saat ini, seperti ada Perda-Perda yang berhubungan dengan Pajak dan Retribusi daerah agar dapat direvisi, misalnya terkait usaha Walet dan Parkir. Selain itu pemanfaatan potensi lainnya yang bisa menyumbangkan sumber bagi pendapatan daerah,” jelas Fran.

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bengkayang mencatat setidaknya ada 156 destinasi wisata unik yang dimiliki kabupaten ini. Dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya saat ini sudah dikelola, baik itu oleh pemerintah, pihak swasta dan pegiat wisata.

Hal itu dipertegas oleh kadisporapar Kabupaten Bengkayang, I Made Putra Negara yang menyebut bahwa potensi wisata yang ada di Bengkayang sangat banyak. Untuk itu, kata dia, saat ini pemerintah Kabupaten Bengkayang sendiri tengah bersiap untuk mengembangkan hal tersebut untuk menggaet wisatawan ke Bengkayang.

Baca Juga :  Komunitas Pemuda Adat Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Made menjelaskan, wilayah Kabupaten Bengkayang sendiri sejatinya dibagi menjadi tiga zona, yakni, zona perbatasan, zona kota , zona pantai dan Pulau. Dari masing-masing zona tersebut memiliki karakteristik daya tarik yang unik.

“Misalnya, wilayah perbatasan Jagoi Babang sebentar lagi kita akan memiliki Border Perbatasan yang akan dibuka yang tentunya sangat besar potensi wisatanya. Termasuk untuk menggaet Kedatangan wisatawan mancanegara,” ujar Made, Minggu (8/5).

“Kemudian kita juga punya kampung budaya, kampung adat , kemudian ada goa kelelawar dan ada kampung kreatif di perbatasan,” jelas Made.

Sedangkan daerah Kota Bengkayang dan sekitarnya, lanjut Made, ada Sepadang Hill atau dikenal juga Bukit Sepancong yang sudah  masuk dalam 100 besar Anugrah Pesona Indonesia (API) dan masuk Juara II Nasional.

“Selain itu ada Bukit Jamur yang masih belum dikelola secara maksimal, sebentar lagi akan kita bangunkan menjadi destinasi yang menarik di Kota Bengkayang ini,” tambahnya.

“Di daerah pantai, kita juga ada Pantai Kura-Kura yang sudah banyak dikunjungi wisatawan, Pantai Samudra Indah (PSI), kita memiliki Kahiyangan Resort, Pulau Kabung , Pulau Penatah, Pulau Lemukutan yang underwater-nya luar biasa,” pungkasnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/