alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Pengadaan Lahan PLBN Rampung

JAGOI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang memberikan dana ganti rugi dari Pemerintah Pusat atas obyek pengadaan tanah untuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), di Kecamatan Jagoi Babang, kemarin siang. Ganti rugi lahan tersebut diberikan kepada 17 pemilik lahan di daerah setempat.

Pemberian ganti rugi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, didampingi perwakilan BPN Bengkayang, dan Camat Jagoi Babang.

“Pemberian ganti kerugian lahan atas obyek pengadaan tanah PLBN Jagoi Babang kini sudah diselesaikan oleh pemerintah,” ucap Bupati.

Dana ganti rugi yang dikucurkan Pemerintah Pusat, diungkapkan Darwis, berkisar sekitar Rp16 miliar, dengan tahapan pertama berjumlah Rp7 miliar dan tahap kedua, Rp9 miliar. Nominal tersebut, sudah diberikan mereka langsung kepada para masyarakat yang terdampak dari pembangunan PLBN.

Baca Juga :  40 Rumah Warga Kurang Mampu di Bengkayang Nikmati Bantuan Listrik Gratis dari PLN

Dengan telah selesainya administrasi pengadaan tanah, dirinya menginginkan semua stakeholder termasuk masyarakat, supaya mendukung dan memperkokoh persatuan dan kesatuan. “Terutama untuk bersama-sama dalam membangun daerah agar maju dan berkembang,” ajaknya.

Sementara itu di tempat yang sama, Camat Jagoi Babang, Radid mengatakan sebanyak 17 orang yang berhak menerima ganti rugi pengadaan tanah untuk PLBN Jagoi Babang. “Hak ini demi kelancaran proses pembangunan PLBN, dan bagi penerima ganti rugi untuk legowo menerimanya,” pungkasnya singkat.

Sebagai informasi, proses pembangunan PLBN Jagoi Babang ini sendiri merupakan proyek strategis nasional yang akan diproyeksikan akan diresmikan sekitar Juli 2022 dan hal ini termasuk agenda Sekretariat Kepresidenan. (Sig)

JAGOI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang memberikan dana ganti rugi dari Pemerintah Pusat atas obyek pengadaan tanah untuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), di Kecamatan Jagoi Babang, kemarin siang. Ganti rugi lahan tersebut diberikan kepada 17 pemilik lahan di daerah setempat.

Pemberian ganti rugi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, didampingi perwakilan BPN Bengkayang, dan Camat Jagoi Babang.

“Pemberian ganti kerugian lahan atas obyek pengadaan tanah PLBN Jagoi Babang kini sudah diselesaikan oleh pemerintah,” ucap Bupati.

Dana ganti rugi yang dikucurkan Pemerintah Pusat, diungkapkan Darwis, berkisar sekitar Rp16 miliar, dengan tahapan pertama berjumlah Rp7 miliar dan tahap kedua, Rp9 miliar. Nominal tersebut, sudah diberikan mereka langsung kepada para masyarakat yang terdampak dari pembangunan PLBN.

Baca Juga :  Protokol Ketat di Area Mapolsek

Dengan telah selesainya administrasi pengadaan tanah, dirinya menginginkan semua stakeholder termasuk masyarakat, supaya mendukung dan memperkokoh persatuan dan kesatuan. “Terutama untuk bersama-sama dalam membangun daerah agar maju dan berkembang,” ajaknya.

Sementara itu di tempat yang sama, Camat Jagoi Babang, Radid mengatakan sebanyak 17 orang yang berhak menerima ganti rugi pengadaan tanah untuk PLBN Jagoi Babang. “Hak ini demi kelancaran proses pembangunan PLBN, dan bagi penerima ganti rugi untuk legowo menerimanya,” pungkasnya singkat.

Sebagai informasi, proses pembangunan PLBN Jagoi Babang ini sendiri merupakan proyek strategis nasional yang akan diproyeksikan akan diresmikan sekitar Juli 2022 dan hal ini termasuk agenda Sekretariat Kepresidenan. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/