alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Tegaskan Dukung AHY

KETUA DPC Demokrat Bengkayang, Yosua Sugara , menegaskan pihaknya tidak mengakui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Artinya, dalam hal ini DPC Partai Demokrat Bengkayang mendukung penuh AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Meski demikian, dia juga menegaska tak akan memaksakan apabila ada kadernya yang berperilaku membelot. “Silakan keluar dari partai dan buat partai sendiri (apabila ingin membelot). Kita kan tidak bisa mengekang hak orang. Saya sarankan kalau ada kader yang membelot silakan keluar dari partai dan buat partai sendiri,” tegasnya

Dalam kesempatan ini, ia juga mengklarifikasi terkait isu adanya intimidasi pihak kepolisian terkait dengan KLB tersebut. Yosua mengaku bahwa dirinya memang didatangi intel polisi dari Polres Bengkayang. Menurutnya, kedatangan intel tersebut adalah untuk mengonfirmasi apakah ada kader Partai Demokrat di Kabupaten Bengkayang yang mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga :  Babinsa Ledo Sigap Dalam Mengatasi Penularan Covid-19

“Kalau dari Polres Bengkayang, intel bidang politik ada datang ke saya beberapa hari yang lalu. Kedatangannya hanya menanyakan saja, apakah ada yang dari Bengkayang yang ikut ke Sumatera. Saya jawab tidak ada. Hanya itu saja,” jelasnya kepada awak media, Kamis (11/3).

Yosua juga memastikan tidak ada intervensi maupun intimidasi yang dilakukan intel polisi terkait perihal tersebut. “Tidak ada (intimidasi). Jadi kita tidak boleh men-judge sesuatu yang tidak ada,” tegasnya.  Menurut Yosua, kedatangan intel tersebut merupakan hal yang wajar, terutama dalam menjaga situasi Kamtibmas.

“Menurut saya polres menjadi bagian daripada berjalan baiknya partai politik. Mereka memang bidangnya Intel politik. Jadi wajar-wajar kalau mereka tanya ada tidak yang ikut,” ujarnya. (sig)

KETUA DPC Demokrat Bengkayang, Yosua Sugara , menegaskan pihaknya tidak mengakui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Artinya, dalam hal ini DPC Partai Demokrat Bengkayang mendukung penuh AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Meski demikian, dia juga menegaska tak akan memaksakan apabila ada kadernya yang berperilaku membelot. “Silakan keluar dari partai dan buat partai sendiri (apabila ingin membelot). Kita kan tidak bisa mengekang hak orang. Saya sarankan kalau ada kader yang membelot silakan keluar dari partai dan buat partai sendiri,” tegasnya

Dalam kesempatan ini, ia juga mengklarifikasi terkait isu adanya intimidasi pihak kepolisian terkait dengan KLB tersebut. Yosua mengaku bahwa dirinya memang didatangi intel polisi dari Polres Bengkayang. Menurutnya, kedatangan intel tersebut adalah untuk mengonfirmasi apakah ada kader Partai Demokrat di Kabupaten Bengkayang yang mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga :  Kehadiran Mereka Buat Memastikan Pendisiplinan Prokes

“Kalau dari Polres Bengkayang, intel bidang politik ada datang ke saya beberapa hari yang lalu. Kedatangannya hanya menanyakan saja, apakah ada yang dari Bengkayang yang ikut ke Sumatera. Saya jawab tidak ada. Hanya itu saja,” jelasnya kepada awak media, Kamis (11/3).

Yosua juga memastikan tidak ada intervensi maupun intimidasi yang dilakukan intel polisi terkait perihal tersebut. “Tidak ada (intimidasi). Jadi kita tidak boleh men-judge sesuatu yang tidak ada,” tegasnya.  Menurut Yosua, kedatangan intel tersebut merupakan hal yang wajar, terutama dalam menjaga situasi Kamtibmas.

“Menurut saya polres menjadi bagian daripada berjalan baiknya partai politik. Mereka memang bidangnya Intel politik. Jadi wajar-wajar kalau mereka tanya ada tidak yang ikut,” ujarnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/