alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Bupati Apresiasi Pengusaha Bantu Pembangunan Jembatan

BENGKAYANG – Proses pembangunan jembatan menuju Dusun Ingkar Desa Karya Bakti, Kecamatan Sungai Betung rencananya bakal dibangun oleh Pihak Donatur yang dibantu secara gotong royong oleh masyarakat setempat pada proses pembangunannya.

Dalam kesempatan itu Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menyambut baik dan mengapresiasi pihak pengusaha dalam hal ini Ormas Bak Mie Loncat Jakarta, perwakilan Kalimantan Barat. “Dengan adanya Pembangunan Jembatan ini kami merasa bersyukur ada pihak-pihak yang turut membantu dalam hal pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkayang khususnya di Desa Karya Bhakti Kecamatan Sungai Betung,” ucap Sebastianus Darwis.

Darwis menuturkan terkait kondisi Jembatan tersebut memang sangat memprihatinkan, sehingga harus cepat dibangun karena jalan dan jembatan tersebut satu-satunya akses yang dilintasi masyarakat untuk mengangkut hasil bumi. Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi faktor yang sangat menentukan untuk kelanjutan program pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkayang saat ini.

Baca Juga :  Apresiasi Kado Infrastruktur Komisi V DPR RI

Kendati demikian, Darwis memastikan proses pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap. “Sebab DAU kita dipotong sebesar 12 persen untuk program Refocusing dari pemerintah pusat tidak terkecuali dana desa turut dipotong juga,” paparnya.

Ia melanjutkan, bukan hanya jalan dan jembatan yang akan dibangun di masa kepemimpinannya. Kebutuhan listrik dan akses telekomunikasi juga akan diusahakan untuk dibangun. Khususnya daerah atau desa-desa yang belum memiliki listrik dan akses telekomunikasi (blank spot).

Sebastianus Darwis mengungkapkan, potensi agribisnis sangat cocok di Desa Karya Bhakti, seperti tanaman Jagung dan Palawija. lahan yang belum dikelola masih sangat luas. “Sehingga dari kegiatan swadaya ini kita harapkan bisa meningkatkan perekonomian di daerah tersebut,” tutupnya.

Senada dengan Bupati Bengkayang, Kepala Desa Karya Bakti Jemmy Selan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pihak swasta yang sudi membagikan berkatnya untuk membangun jembatan tersebut. “Sampai hari ini kendala kami selain infrastruktur jalan dan jembatan yaitu listrik dan telekomunikasi memang belum ada. Ada pun sinyal tidak sepenuhnya berfungsi dengan baik, sehingga harus mencari spot-spot tertentu untuk mendapat sinyal internet.”

Baca Juga :  Febriadi Apresiasi Raihan WTP

Selain itu, ia juga berharap dibantu ambulance desa. “Ambulance tersebut sangat kami harapkan apabila kondisi emergency ada warga yang sakit/melahirkan. Kami kesusahan, kadang menggedor pintu warga tengah malam,” terangnya.

Atas nama masyarakat Desa Karya Bhakti ia kembali menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pihak Ormas Bak Mie Loncat dan lainnya yang sudah mau membantu Pembangunan di wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang. Khususnya Desa Karya Bhakti Kecamatan Sungai Betung.

Sebab, kata Jemmy, pembangunan Jembatan tersebut akan kami bangun secara swakelola oleh masyarakat secara bergotong royong. “Pengerjaan sudah dimulai pada Jumat (9/4) kemarin. Dalam hal ini kami melakukan pembangunan jembatan ini bersama warga,” pungkasnya. (Sig)

BENGKAYANG – Proses pembangunan jembatan menuju Dusun Ingkar Desa Karya Bakti, Kecamatan Sungai Betung rencananya bakal dibangun oleh Pihak Donatur yang dibantu secara gotong royong oleh masyarakat setempat pada proses pembangunannya.

Dalam kesempatan itu Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menyambut baik dan mengapresiasi pihak pengusaha dalam hal ini Ormas Bak Mie Loncat Jakarta, perwakilan Kalimantan Barat. “Dengan adanya Pembangunan Jembatan ini kami merasa bersyukur ada pihak-pihak yang turut membantu dalam hal pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkayang khususnya di Desa Karya Bhakti Kecamatan Sungai Betung,” ucap Sebastianus Darwis.

Darwis menuturkan terkait kondisi Jembatan tersebut memang sangat memprihatinkan, sehingga harus cepat dibangun karena jalan dan jembatan tersebut satu-satunya akses yang dilintasi masyarakat untuk mengangkut hasil bumi. Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi faktor yang sangat menentukan untuk kelanjutan program pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkayang saat ini.

Baca Juga :  Perketat Akses Keluar Masuk Perbatasan

Kendati demikian, Darwis memastikan proses pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap. “Sebab DAU kita dipotong sebesar 12 persen untuk program Refocusing dari pemerintah pusat tidak terkecuali dana desa turut dipotong juga,” paparnya.

Ia melanjutkan, bukan hanya jalan dan jembatan yang akan dibangun di masa kepemimpinannya. Kebutuhan listrik dan akses telekomunikasi juga akan diusahakan untuk dibangun. Khususnya daerah atau desa-desa yang belum memiliki listrik dan akses telekomunikasi (blank spot).

Sebastianus Darwis mengungkapkan, potensi agribisnis sangat cocok di Desa Karya Bhakti, seperti tanaman Jagung dan Palawija. lahan yang belum dikelola masih sangat luas. “Sehingga dari kegiatan swadaya ini kita harapkan bisa meningkatkan perekonomian di daerah tersebut,” tutupnya.

Senada dengan Bupati Bengkayang, Kepala Desa Karya Bakti Jemmy Selan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pihak swasta yang sudi membagikan berkatnya untuk membangun jembatan tersebut. “Sampai hari ini kendala kami selain infrastruktur jalan dan jembatan yaitu listrik dan telekomunikasi memang belum ada. Ada pun sinyal tidak sepenuhnya berfungsi dengan baik, sehingga harus mencari spot-spot tertentu untuk mendapat sinyal internet.”

Baca Juga :  Pangeran Apresiasi Fogoromas, Peduli Warga Tak Mampu

Selain itu, ia juga berharap dibantu ambulance desa. “Ambulance tersebut sangat kami harapkan apabila kondisi emergency ada warga yang sakit/melahirkan. Kami kesusahan, kadang menggedor pintu warga tengah malam,” terangnya.

Atas nama masyarakat Desa Karya Bhakti ia kembali menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pihak Ormas Bak Mie Loncat dan lainnya yang sudah mau membantu Pembangunan di wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang. Khususnya Desa Karya Bhakti Kecamatan Sungai Betung.

Sebab, kata Jemmy, pembangunan Jembatan tersebut akan kami bangun secara swakelola oleh masyarakat secara bergotong royong. “Pengerjaan sudah dimulai pada Jumat (9/4) kemarin. Dalam hal ini kami melakukan pembangunan jembatan ini bersama warga,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/