alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Paripurna RPJMD kabupaten Bengkayang 2021-2026

Bengkayang – DPRD kabupaten Bengkayang bersama Forkopimda Bengkayang  menggelar paripurna tentang nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026, kemarin siang.

Turut hadir pada sidang tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkompimda Kabupaten Bengkayang, Instansi VertiKal, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis mengatakan bahwap penyusunan dokumen RPJMD ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Serta Diamanatkan Pula Dalam Pasal 260 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Dimana dijelaskan bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Selain itu, sambung Darwis, dalam pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJPD dan Rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD. Selain itu dia juga merincikan tugas lain Kepala Daerah untuk menyusun dan menetapkan RKPD, serta pada pasal 264 menyatakan bahwa Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah terpilih dilantik.

“Tentunya ini sesuai dengan Visi Kabupaten Bengkayang dalam RPJMD Tahun 2021-2026, yakni menjadikan Kabupaten Bengkayang Maju, Mandiri, Sejahtera dan berdaya saing ditopang Pemerintahan yang bersih dan terbuka,” terangnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1202-01/Bengkayang Aksi Gencar Perketat Protokol Kesehatan Covid-19

“Tentu visi ini akan terwujud melalui tujuh  misi pembangunan daerah,” Sambungnya.

Darwis juga menjelaskan ketujuh misi tersebut antara lainnya, pertama mewujudkan kualitas Sumber daya Manusia yang sehat, cerdas, dan religius.

“Yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat  kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang berkualitas sekaligus bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” ucapnya.

Kedua, mewujudkan Tata kelola Pemerintahan yang baik, Peduli, bersih, terbuka, tegas, amanah dan berwibawa yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima berbasis teknologi komunikasi dan informasi serta penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat.

Pada misi kedua ini dalam arti, meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel. Terutama dalam penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu bersinergi dengan dunia usaha.

Ketiga, meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar untuk mendukung peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, irigasi serta perumahan dan pemukiman untuk menggerakkan perekonomian daerah, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, mewujudkan Kabupaten Bengkayang sebagai Kabupaten maju dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata. Artinya  mendorong peningkatan produksi dan produktivitas bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata sesuai dengan potensi daerah untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Forkopimda Bengkayang Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Kelima, mewujudkan Kabupaten Bengkayang menjadi Smart Desa, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan Sarana Prasarana Desa termasuk ketersediaan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Desa serta peningkatan Status Desa menjadi Desa Mandiri

Keenam, mengoptimalkan pembangunan kawasan Perbatasan, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan infrastruktur perbatasan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan peningkatan arus barang dan orang di kawasan perbatasan.

Serta yang ketujuh, demi mewujudkan Pembangunan Daerah berwawasan lingkungan, yaitu proses pembangunan daerah dijalankan dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi untuk memastikan keberlanjutan kondisi sumber daya dan lingkungan secara lestari.

“Secara teknis penyusunan dokumen RPJMD diatur dalam Permendagri nomor 86 Tahun 2017, selanjutnya dijabarkan kedalam dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) berlaku lima tahunan. Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras serta sesuai dengan target yang ditetapkan,” jelasnya.

Darwis berharap, apabila hal-hal (visi-misi) tersebut dapat dilakukan, maka menjadi awal bagi Bengkayang bangkit. Sehingga dapat mewujudkan Pembangunan Kabupaten Bengkayang menuju SDM Unggul, Bengkayang Mantap. (sig)

Bengkayang – DPRD kabupaten Bengkayang bersama Forkopimda Bengkayang  menggelar paripurna tentang nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026, kemarin siang.

Turut hadir pada sidang tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkompimda Kabupaten Bengkayang, Instansi VertiKal, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis mengatakan bahwap penyusunan dokumen RPJMD ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Serta Diamanatkan Pula Dalam Pasal 260 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Dimana dijelaskan bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Selain itu, sambung Darwis, dalam pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJPD dan Rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD. Selain itu dia juga merincikan tugas lain Kepala Daerah untuk menyusun dan menetapkan RKPD, serta pada pasal 264 menyatakan bahwa Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah terpilih dilantik.

“Tentunya ini sesuai dengan Visi Kabupaten Bengkayang dalam RPJMD Tahun 2021-2026, yakni menjadikan Kabupaten Bengkayang Maju, Mandiri, Sejahtera dan berdaya saing ditopang Pemerintahan yang bersih dan terbuka,” terangnya.

Baca Juga :  Anggota Satgas TMMD Tangkap Hewan Meresahkan Warga

“Tentu visi ini akan terwujud melalui tujuh  misi pembangunan daerah,” Sambungnya.

Darwis juga menjelaskan ketujuh misi tersebut antara lainnya, pertama mewujudkan kualitas Sumber daya Manusia yang sehat, cerdas, dan religius.

“Yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat  kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang berkualitas sekaligus bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” ucapnya.

Kedua, mewujudkan Tata kelola Pemerintahan yang baik, Peduli, bersih, terbuka, tegas, amanah dan berwibawa yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima berbasis teknologi komunikasi dan informasi serta penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat.

Pada misi kedua ini dalam arti, meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel. Terutama dalam penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu bersinergi dengan dunia usaha.

Ketiga, meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar untuk mendukung peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, irigasi serta perumahan dan pemukiman untuk menggerakkan perekonomian daerah, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, mewujudkan Kabupaten Bengkayang sebagai Kabupaten maju dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata. Artinya  mendorong peningkatan produksi dan produktivitas bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata sesuai dengan potensi daerah untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1202-01/Bengkayang Aksi Gencar Perketat Protokol Kesehatan Covid-19

Kelima, mewujudkan Kabupaten Bengkayang menjadi Smart Desa, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan Sarana Prasarana Desa termasuk ketersediaan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Desa serta peningkatan Status Desa menjadi Desa Mandiri

Keenam, mengoptimalkan pembangunan kawasan Perbatasan, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan infrastruktur perbatasan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan peningkatan arus barang dan orang di kawasan perbatasan.

Serta yang ketujuh, demi mewujudkan Pembangunan Daerah berwawasan lingkungan, yaitu proses pembangunan daerah dijalankan dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi untuk memastikan keberlanjutan kondisi sumber daya dan lingkungan secara lestari.

“Secara teknis penyusunan dokumen RPJMD diatur dalam Permendagri nomor 86 Tahun 2017, selanjutnya dijabarkan kedalam dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) berlaku lima tahunan. Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras serta sesuai dengan target yang ditetapkan,” jelasnya.

Darwis berharap, apabila hal-hal (visi-misi) tersebut dapat dilakukan, maka menjadi awal bagi Bengkayang bangkit. Sehingga dapat mewujudkan Pembangunan Kabupaten Bengkayang menuju SDM Unggul, Bengkayang Mantap. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/