alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

KPU Masih Tunggu BRPK dari MK

Jelang Penetapan Paslon Terpilih

BENGKAYANG  – Pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Bengkayang telah berlalu. Berbagai proses tahapan mulai dari proses pemungutan suara hingga pleno tingkat Kabupaten juga telah dilalui tanpa kendala berarti. Kini tahapan tersebut tinggal menunggu penetapan atau pengumuman resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) terkait siapa yang akan memimpin Bengkayang untuk periode 2021-2024.

Ketua KPU Bengkayang, Musa Jairani mengatakan dari hasil rekapitulasi penghitungan suara sebelumnya memang telah diketahui siapa pemenang di ajang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Sementara untuk tahap selanjutnya, kata dia, sesuai regulasi pihaknya masih menunggu arahan dari KPU RI berkenaan dengan penetapan pasangan calon terpilih.

“Seperti yang kita tahu bahwa dalam regulasi sudah diatur bahwa Mahkamah Konstitusi akan mengeluarkan buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) yang nanti akan disampaikan kepada KPU RI,” katanya, Selasa (12/1).

“Baru kemudian nanti maksimal lima hari sejak surat resmi tersebut dikeluarkan, maka Kabupaten Bengkayang boleh melaksanakan rapat pleno penetapan calon pasangan terpilih,” timpalnya.

Baca Juga :  Bupati Ingatkan Peserta tak Percaya Bantuan Calo

Lebih lanjut, Musa mengatakan menjelang pleno tersebut pihaknya nanti juga akan mempersiapkan dokumen-dokumen yang akan dilampirkan kepada DPRD Kabupaten Bengkayang serta Biro Pemerintahan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. “Ini juga akan kita berikan kepada bagian pemerintahan setempat (Kabupaten Bengkayang) untuk diusulkan pelantikan paslon terpilih nantinya kepada  Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” ungkapnya.

Di samping itu, Musa juga memastikan sejauh ini untuk proses pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bengkayang tak ada masalah berarti. “Sampai saat ini, kita tidak menemui kendala serius, baik itu laporan maupun gugatan,” tutupnya.

Sementara sebelumnya, Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali dalam membangun Bengkayang. Dia meminta agar tak ada lagi kubu 1,2,3 atau 4. Semua pihak harus bersatu kembali.

Baca Juga :  Tempuh Medan Sulit di Sungkung 3, Kodam XII Tanjungpura Gunakan Heli Salurkan Beras Bantuan

“Sekarang tinggal tunggu penetapan resmi  dari Mahkamah Konstitusi (MK) dan KPU.  Saya sangat berterima kasih kepada semua komponen yang terlibat, sehingga Pilkada Bengkayang berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” ujar Yohanes.

“Pesta demokrasi sudah selesai, dan yang terpilih saya kira representasi dari masyarakat kabupaten Bengkayang. Memilih pemimpin yang dapat membawa kabupaten Bengkayang yang lebih maju,” tambahnya.

Yohanes juga meminta semua pihak dapat memfokuskan  energi bersama guna mendukung siapa pemimpin terpilih. Dengan hal tersebut, diharapkan akan berdampak positif dan membuat Bengkayang lebih maju.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus yang mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali dan mendukung akhir dari pesta demokrasi Bengkayang ini, siapa yang terpilih merupakan yang terbaik dari pilihan masyarakat.

“Siapapun pemenangnya itu adalah pilihan dari masyarakat kabupaten Bengkayang, dan perlu di dukung dan di kawal,” ucapnya.(sig)

Jelang Penetapan Paslon Terpilih

BENGKAYANG  – Pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Bengkayang telah berlalu. Berbagai proses tahapan mulai dari proses pemungutan suara hingga pleno tingkat Kabupaten juga telah dilalui tanpa kendala berarti. Kini tahapan tersebut tinggal menunggu penetapan atau pengumuman resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) terkait siapa yang akan memimpin Bengkayang untuk periode 2021-2024.

Ketua KPU Bengkayang, Musa Jairani mengatakan dari hasil rekapitulasi penghitungan suara sebelumnya memang telah diketahui siapa pemenang di ajang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Sementara untuk tahap selanjutnya, kata dia, sesuai regulasi pihaknya masih menunggu arahan dari KPU RI berkenaan dengan penetapan pasangan calon terpilih.

“Seperti yang kita tahu bahwa dalam regulasi sudah diatur bahwa Mahkamah Konstitusi akan mengeluarkan buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) yang nanti akan disampaikan kepada KPU RI,” katanya, Selasa (12/1).

“Baru kemudian nanti maksimal lima hari sejak surat resmi tersebut dikeluarkan, maka Kabupaten Bengkayang boleh melaksanakan rapat pleno penetapan calon pasangan terpilih,” timpalnya.

Baca Juga :  Polres dan BPK Kabupaten Bengkayang Bersinergi

Lebih lanjut, Musa mengatakan menjelang pleno tersebut pihaknya nanti juga akan mempersiapkan dokumen-dokumen yang akan dilampirkan kepada DPRD Kabupaten Bengkayang serta Biro Pemerintahan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. “Ini juga akan kita berikan kepada bagian pemerintahan setempat (Kabupaten Bengkayang) untuk diusulkan pelantikan paslon terpilih nantinya kepada  Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” ungkapnya.

Di samping itu, Musa juga memastikan sejauh ini untuk proses pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bengkayang tak ada masalah berarti. “Sampai saat ini, kita tidak menemui kendala serius, baik itu laporan maupun gugatan,” tutupnya.

Sementara sebelumnya, Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali dalam membangun Bengkayang. Dia meminta agar tak ada lagi kubu 1,2,3 atau 4. Semua pihak harus bersatu kembali.

Baca Juga :  Limbah Rumah Tangga 60 Meter Kubik Perhari

“Sekarang tinggal tunggu penetapan resmi  dari Mahkamah Konstitusi (MK) dan KPU.  Saya sangat berterima kasih kepada semua komponen yang terlibat, sehingga Pilkada Bengkayang berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” ujar Yohanes.

“Pesta demokrasi sudah selesai, dan yang terpilih saya kira representasi dari masyarakat kabupaten Bengkayang. Memilih pemimpin yang dapat membawa kabupaten Bengkayang yang lebih maju,” tambahnya.

Yohanes juga meminta semua pihak dapat memfokuskan  energi bersama guna mendukung siapa pemimpin terpilih. Dengan hal tersebut, diharapkan akan berdampak positif dan membuat Bengkayang lebih maju.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus yang mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali dan mendukung akhir dari pesta demokrasi Bengkayang ini, siapa yang terpilih merupakan yang terbaik dari pilihan masyarakat.

“Siapapun pemenangnya itu adalah pilihan dari masyarakat kabupaten Bengkayang, dan perlu di dukung dan di kawal,” ucapnya.(sig)

Most Read

Cemas Memasuki Periode Waswas

Tugas Baru Menanti 

Jokowi Minta Menaker Revisi JHT

Artikel Terbaru

/