alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Vaksin Tersedia Lebih dari Cukup

BANA – Jumlah vaksin jenis sinovac yang telah dijatah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang untuk Kecamatan Teriak jauh dari kata cukup untuk diberikan kepada masyarakat. Hal tersebut dipastikan Camat Teriak, Busmat, pada pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Forkopimcam Teriak yang kali pertama dilaksanakan di Desa Setia Jaya, Senin (12/7).

Artinya, kata dia, masyarakat di Desa Setia Jaya sangat antusias dengan adanya vaksinasi ini. “Malah stok vaksin yang kita sediakan kurang. Maka dari itu, kami dari Forkopimcam Teriak dengan ini meminta kepada Bapak Bupati atau Kepala Dinas terkait untuk menyiapkan tambahan vaksin untuk masyarakat,” pintanya.

Terlihat sejak posko vaksinasi dibuka, masyarakat mulai berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin Covid-19, yang dihelat di Lapangan Sepakbola Desa Setia Jaya tersebut. Camat Busmat mengungkapkan secara geografis untuk wilayah Kecamatan Teriak, setidaknya terdapat 18 desa secara keseluruhan. Di antara 18 desa tersebut, kata dia, memang ada beberapa desa yang sudah dimasukkan ke dalam zona yang perlu diantisipasi dan diprioritaskan untuk vaksinasi Covid-19 secara massal.

“Seperti misalnya di lapangan sepakbola Desa Setia Jaya kita lakukan di perbatasan antara Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak. Di mana lokasi ini merupakan salah satu yang masuk zona tersebut (prioritas vaksin),” jelasnya.

Menurutnya, dengan antusias yang tinggi seperti saat ini, harus dibarengi dengan ketersediaan stok vaksin yang cukup kedepannya. Terlebih, kata dia, dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Teriak, setidaknya ada dua desa yang masuk ke zona oranye penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Intensifkan Patroli Obyek Wisata di Masa Libur

“Dimana salah satunya adalah di Desa Setia Jaya yang hari ini telah melakukan vaksinasi massal,” ucapnya.

“Karena apabila kita melihat data yang ada, untuk desa Setia Jaya ini saja setidaknya ada sekitar 2000 penduduk yang masuk kriteria boleh vaksin. Itu terbagi lagi dari masing-masing profesi, ada yang di pelayanan publik, tenaga kesehatan, dan sebagainya,” timpalnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa permintaan yang sebelumnya telah diminta oleh pihak Kecamatan Teriak adalah seribu lebih vaksin untuk diberikan kepada masyarakat umum. Namun untuk tahap pertama ini, pihaknya baru menerima 200 vial vaksin.

“Jadi saya harap dan mohon kepada pak Bupati atau Dinas Kesehatan agar kedepannya memberikan tambahan untuk stok vaksin. Karena di lapangan masyarakat sangat antusias sekali. Namun mereka yang bersemangat untuk vaksin harus kecewa dengan minimnya jumlah vaksin yang tersedia,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kades Setia Jaya, Adrianus Adi membeberkan hasil tracking yang dilakukan pemerintah desa Setia Jaya, setidaknya ada 11 orang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan swab antigen. Angka tersebut merupakan hasil yang dilakukan di dua dusun.

Baca Juga :  Cegah Barang Illegal Lewat Perairan

“Jadi untuk langkah yang kita lakukan, kita selalu koordinasi dengan tim kesehatan yang ada di desa. Hal ini kita lakukan sebagai langkah cepat apabila ada masyarakat yang memiliki gejala ataupun terkonfirmasi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi Covid-19, Andreas Ecen mienilai masalah vaksinasi sendiri merupakan suatu hal yang penting saat ini. Mengingat saat ini, Indonesia, khususnya Kabupaten Bengkayang masih berada ditengah lonjakan kasus pandemi Covid-19.

Terlebih, kata dia, sudah mulai timbul virus-virus varian baru dari Covid-19 yang diketahui semakin berbahaya.

“Apalagi yang kita tahu sekarang ada varian virus delta yang penyebarannya sangat cepat. Maka dari itu, menurut saya salah satu upaya untuk mengantisipasi dan pemecah masalah tersebut adalah pemberian vaksinasi ini,” tuturnya.

Dirinya menilai pelaksanaan vaksinasi ini sendiri merupakan langkah yang sangat baik yang dilakukan oleh pemerintah. Terlebih, vaksinasi yang dilakukan ini berguna untuk meningkatkan imunitas guna mencegah masyarakat dari paparan virus corona.

Kendati demikian, dirinya menyayangkan bahwa jumlah vaksin yang tersedia saat ini masih jauh dari kata cukup.

“Kita tentunya berharap kuota yang didapatkan setiap daerah hingga desa nantinya bisa ditambah,” ucapnya.

“Sehingga ini perlu diperhatikan, agar vaksinasi bisa dilakukan secara merata kepada masyarakat yang kita lihat sangat antusias untuk bisa divaksin,” pungkasnya. (Sig)

BANA – Jumlah vaksin jenis sinovac yang telah dijatah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang untuk Kecamatan Teriak jauh dari kata cukup untuk diberikan kepada masyarakat. Hal tersebut dipastikan Camat Teriak, Busmat, pada pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Forkopimcam Teriak yang kali pertama dilaksanakan di Desa Setia Jaya, Senin (12/7).

Artinya, kata dia, masyarakat di Desa Setia Jaya sangat antusias dengan adanya vaksinasi ini. “Malah stok vaksin yang kita sediakan kurang. Maka dari itu, kami dari Forkopimcam Teriak dengan ini meminta kepada Bapak Bupati atau Kepala Dinas terkait untuk menyiapkan tambahan vaksin untuk masyarakat,” pintanya.

Terlihat sejak posko vaksinasi dibuka, masyarakat mulai berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin Covid-19, yang dihelat di Lapangan Sepakbola Desa Setia Jaya tersebut. Camat Busmat mengungkapkan secara geografis untuk wilayah Kecamatan Teriak, setidaknya terdapat 18 desa secara keseluruhan. Di antara 18 desa tersebut, kata dia, memang ada beberapa desa yang sudah dimasukkan ke dalam zona yang perlu diantisipasi dan diprioritaskan untuk vaksinasi Covid-19 secara massal.

“Seperti misalnya di lapangan sepakbola Desa Setia Jaya kita lakukan di perbatasan antara Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak. Di mana lokasi ini merupakan salah satu yang masuk zona tersebut (prioritas vaksin),” jelasnya.

Menurutnya, dengan antusias yang tinggi seperti saat ini, harus dibarengi dengan ketersediaan stok vaksin yang cukup kedepannya. Terlebih, kata dia, dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Teriak, setidaknya ada dua desa yang masuk ke zona oranye penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Pelajar Antusias Ikut Vaksin

“Dimana salah satunya adalah di Desa Setia Jaya yang hari ini telah melakukan vaksinasi massal,” ucapnya.

“Karena apabila kita melihat data yang ada, untuk desa Setia Jaya ini saja setidaknya ada sekitar 2000 penduduk yang masuk kriteria boleh vaksin. Itu terbagi lagi dari masing-masing profesi, ada yang di pelayanan publik, tenaga kesehatan, dan sebagainya,” timpalnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa permintaan yang sebelumnya telah diminta oleh pihak Kecamatan Teriak adalah seribu lebih vaksin untuk diberikan kepada masyarakat umum. Namun untuk tahap pertama ini, pihaknya baru menerima 200 vial vaksin.

“Jadi saya harap dan mohon kepada pak Bupati atau Dinas Kesehatan agar kedepannya memberikan tambahan untuk stok vaksin. Karena di lapangan masyarakat sangat antusias sekali. Namun mereka yang bersemangat untuk vaksin harus kecewa dengan minimnya jumlah vaksin yang tersedia,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kades Setia Jaya, Adrianus Adi membeberkan hasil tracking yang dilakukan pemerintah desa Setia Jaya, setidaknya ada 11 orang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan swab antigen. Angka tersebut merupakan hasil yang dilakukan di dua dusun.

Baca Juga :  Usul 1.300 Vial untuk Nakes

“Jadi untuk langkah yang kita lakukan, kita selalu koordinasi dengan tim kesehatan yang ada di desa. Hal ini kita lakukan sebagai langkah cepat apabila ada masyarakat yang memiliki gejala ataupun terkonfirmasi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi Covid-19, Andreas Ecen mienilai masalah vaksinasi sendiri merupakan suatu hal yang penting saat ini. Mengingat saat ini, Indonesia, khususnya Kabupaten Bengkayang masih berada ditengah lonjakan kasus pandemi Covid-19.

Terlebih, kata dia, sudah mulai timbul virus-virus varian baru dari Covid-19 yang diketahui semakin berbahaya.

“Apalagi yang kita tahu sekarang ada varian virus delta yang penyebarannya sangat cepat. Maka dari itu, menurut saya salah satu upaya untuk mengantisipasi dan pemecah masalah tersebut adalah pemberian vaksinasi ini,” tuturnya.

Dirinya menilai pelaksanaan vaksinasi ini sendiri merupakan langkah yang sangat baik yang dilakukan oleh pemerintah. Terlebih, vaksinasi yang dilakukan ini berguna untuk meningkatkan imunitas guna mencegah masyarakat dari paparan virus corona.

Kendati demikian, dirinya menyayangkan bahwa jumlah vaksin yang tersedia saat ini masih jauh dari kata cukup.

“Kita tentunya berharap kuota yang didapatkan setiap daerah hingga desa nantinya bisa ditambah,” ucapnya.

“Sehingga ini perlu diperhatikan, agar vaksinasi bisa dilakukan secara merata kepada masyarakat yang kita lihat sangat antusias untuk bisa divaksin,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/