alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Ketua DPRD Ajak Manfaatkan Sirkuit

BENGKAYANG – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Fransiskus mengimbau para pehobi atau peminat dunia otomotif, khususnya balap motor, untuk memanfaatkan fasilitas sirkuit yang telah sediakan pemerintah. Imbauan tersebut disampaikan Fransiskus menyikapi aksi balap liar yang masih kerap didengarnya oleh sejumlah remaja, sehingga kerap meresahkan masyarakat.

Diakui dia, banyak keluhan yang diterimanya dari masyarakat terkait aksi balap liar oleh muda mudi di beberapa lokasi umum, khususnya di sekitaran Jalan Trans Rangkang atau tepatnya di lingkungan Kantor Bupati Bengkayang. “Kita juga sering dapat laporan. Bahkan dalam sepekan terakhir, aksi balap liar masih terjadi di Kota Bengkayang. Hingga membuat keresahan bagi pengguna jalan yang hendak melintas,” jelas Fransiskus, Selasa (12/10) di Bengkayang.

Di samping itu, dirinya memastikan upaya penanganan dan teguran sudah dilakukan oleh pihak terkait, khususnya dalam ini oleh Sat Lantas Polres Bengkayang. Namun, sambungnya, hal itu masih tak diindahkan oleh beberapa pemuda dan remaja bandel yang suka melakukan aksi balap liar tersebut. Fransiskus menginginkan, aksi balap liat tersebut tak terjadi lagi ke depannya.

“Kalau memang mau, silakan manfaatkan fasilitas sirkuit balap yang telah disediakan oleh pemerintah dan pihak kedua dan ketiga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Kapuas 2022 Dimulai Selama Dua Minggu

“Salah satunya Sirkuit Gasstrack Banyi Simpiyang di belakang Rumah Adat Ramin Bantang. Itu bisa dimanfaatkan untuk balapan secara sportif, mengasah kemampuan dan bakat yang terpendam,” jelasnya.

Dirinya berharap, para pemuda di Kabupaten Bengkayang agar selalu melakukan aktivitas positif dan dapat jeli memaksimalkan peluang usaha dan kerja. Terlebih, penekanan dia, bagaimana mereka berprestasi.

“Aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan orang lain supaya dihindari,” pesannya.

Ia juga berpesan kepada orang tua untuk selalu mengawasi dan mengarahkan setiap anak dilingkungan sekitar dan sepermainannya.

“Begitu pula untuk para orangtua kita juga minta awasi anak-anaknya. Karena hal-hal seperti ini (balap liar) tentunya bersifat ilegal, dan kita tentunya tahu ini juga sangat berbahaya,” jelasnya.

“Jadi mari kita sama-sama kita cegah ini sebelum ada kejadian yang tidak diinginkan kelak,” tutupnya.

Sementara itu, hingga kini Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Bengkayang diketahui masih kerap kali laksanakan patroli di sekitar Jalan Trans Rangkang. Tujuannya yakni untuk mengantisipasi kegiatan balap liar.

Kasat Lantas Polres Bengkayang, AKP Tri Teguh Mulyono yang mengatakan bahwa salah satu lokasi yang kerap dijadikan sebagai lokasi balap liar adalah di sekitaran Jalan Trans Baru, atau tepat di depan Kantor Bupati Bengkayang. Terkait hal tersebut, Kasat Lantas memastikan bahwa pihaknya sampai saat ini masih bergerak untuk mengantisipasi adanya balapan liar tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan mereka adalah dengan menggencarkan patroli di beberapa tempat yang disinyalir dijadikan tempat ajang balap liar.

Baca Juga :  Mulai Kemarin, Sasar Masyarakat Umum

“Patroli rutin sudah kita gencarkan untuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang meresahkan tersebut. Terutama di sepanjang jalan Trans Guna Baru dan Jalan Sanggau Ledo Bengkayang,” kata Kasat Lantas.

“Kita antisipasi adanya balapan liar, karena adanya keluhan masyarakat terkait balap liar ini. Selain bisa membahayakan diri sendiri juga bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” timpalnya.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan bahwa dalam beberapa kesempatan saat pelaksanaan patroli, pihaknya kerap menemui adanya beberapa kelompok muda-mudi yang sedang bergerombol. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya balap liar yang meresahkan, personelnya mengambil langkah tegas dengan membubarkan. Mereka juga mengimbau agar muda-mudi tersebut kembali ke rumah masing-masing.

“Kita bubarkan dan kita imbau untuk kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, bagi yang kedapatan bergerombol juga kita berikan juga sanksi sosial berupa push up bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Teguh. (Sig)

BENGKAYANG – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Fransiskus mengimbau para pehobi atau peminat dunia otomotif, khususnya balap motor, untuk memanfaatkan fasilitas sirkuit yang telah sediakan pemerintah. Imbauan tersebut disampaikan Fransiskus menyikapi aksi balap liar yang masih kerap didengarnya oleh sejumlah remaja, sehingga kerap meresahkan masyarakat.

Diakui dia, banyak keluhan yang diterimanya dari masyarakat terkait aksi balap liar oleh muda mudi di beberapa lokasi umum, khususnya di sekitaran Jalan Trans Rangkang atau tepatnya di lingkungan Kantor Bupati Bengkayang. “Kita juga sering dapat laporan. Bahkan dalam sepekan terakhir, aksi balap liar masih terjadi di Kota Bengkayang. Hingga membuat keresahan bagi pengguna jalan yang hendak melintas,” jelas Fransiskus, Selasa (12/10) di Bengkayang.

Di samping itu, dirinya memastikan upaya penanganan dan teguran sudah dilakukan oleh pihak terkait, khususnya dalam ini oleh Sat Lantas Polres Bengkayang. Namun, sambungnya, hal itu masih tak diindahkan oleh beberapa pemuda dan remaja bandel yang suka melakukan aksi balap liar tersebut. Fransiskus menginginkan, aksi balap liat tersebut tak terjadi lagi ke depannya.

“Kalau memang mau, silakan manfaatkan fasilitas sirkuit balap yang telah disediakan oleh pemerintah dan pihak kedua dan ketiga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mulai Kemarin, Sasar Masyarakat Umum

“Salah satunya Sirkuit Gasstrack Banyi Simpiyang di belakang Rumah Adat Ramin Bantang. Itu bisa dimanfaatkan untuk balapan secara sportif, mengasah kemampuan dan bakat yang terpendam,” jelasnya.

Dirinya berharap, para pemuda di Kabupaten Bengkayang agar selalu melakukan aktivitas positif dan dapat jeli memaksimalkan peluang usaha dan kerja. Terlebih, penekanan dia, bagaimana mereka berprestasi.

“Aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan orang lain supaya dihindari,” pesannya.

Ia juga berpesan kepada orang tua untuk selalu mengawasi dan mengarahkan setiap anak dilingkungan sekitar dan sepermainannya.

“Begitu pula untuk para orangtua kita juga minta awasi anak-anaknya. Karena hal-hal seperti ini (balap liar) tentunya bersifat ilegal, dan kita tentunya tahu ini juga sangat berbahaya,” jelasnya.

“Jadi mari kita sama-sama kita cegah ini sebelum ada kejadian yang tidak diinginkan kelak,” tutupnya.

Sementara itu, hingga kini Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Bengkayang diketahui masih kerap kali laksanakan patroli di sekitar Jalan Trans Rangkang. Tujuannya yakni untuk mengantisipasi kegiatan balap liar.

Kasat Lantas Polres Bengkayang, AKP Tri Teguh Mulyono yang mengatakan bahwa salah satu lokasi yang kerap dijadikan sebagai lokasi balap liar adalah di sekitaran Jalan Trans Baru, atau tepat di depan Kantor Bupati Bengkayang. Terkait hal tersebut, Kasat Lantas memastikan bahwa pihaknya sampai saat ini masih bergerak untuk mengantisipasi adanya balapan liar tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan mereka adalah dengan menggencarkan patroli di beberapa tempat yang disinyalir dijadikan tempat ajang balap liar.

Baca Juga :  Berharap Masyarakat Manfaatkan Bantuan Kompensasi

“Patroli rutin sudah kita gencarkan untuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang meresahkan tersebut. Terutama di sepanjang jalan Trans Guna Baru dan Jalan Sanggau Ledo Bengkayang,” kata Kasat Lantas.

“Kita antisipasi adanya balapan liar, karena adanya keluhan masyarakat terkait balap liar ini. Selain bisa membahayakan diri sendiri juga bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” timpalnya.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan bahwa dalam beberapa kesempatan saat pelaksanaan patroli, pihaknya kerap menemui adanya beberapa kelompok muda-mudi yang sedang bergerombol. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya balap liar yang meresahkan, personelnya mengambil langkah tegas dengan membubarkan. Mereka juga mengimbau agar muda-mudi tersebut kembali ke rumah masing-masing.

“Kita bubarkan dan kita imbau untuk kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, bagi yang kedapatan bergerombol juga kita berikan juga sanksi sosial berupa push up bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Teguh. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/