alexametrics
32 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Maksimalkan Peran Babinsa Lakukan Tracker 3T

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-09/Jgb Desa Sinar Baru, Sertu Hendrik Triansopha melaksanakan 3T (Testing, Tracking, Treatment) terhadap warga terdata pada Contact Tracking berjumlah 39 orang untuk dilakukan Pemeriksaan Test Swab RDT-Antigen dan Test RT-PCR. Hal itu dilakukannya di desa binaannya, di Dusun Sentimok, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (13/6).

Sertu Hendrik mengatakan langkah tersebut merupakan peran Babinsa melakukan 3T dalam rangka memutus rantai covid-19 yang terdiri dari Pemeriksaan Dini (Testing), Pelacakan (Tracking) dan Perawatan (Treatment) yaitu dengan melakukan testing atau pengecekan kesehatan melalui Test Swab RDT-Antigen dan Test Swab RT-PCR. Melalui pelacakan ini, kata dia, diharapkan mampu membuat warga untuk membuka diri terhadap Proses Tracking untuk mempermudah melakukan penelusuran kontak kasus positif.

“Ini kita lakukan agar apabila ada masyarakat yang bergejala dapat dengan segera menjalani Treatment atau perawatan dengan benar. Terutama apabila merasakan gejala Covid-19 dengan perawatan di RSU yang ditunjuk Pemerintah atau menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Refleksi Perayaan Waisak di Tengah Pandemi

Dirinya menjelaskan, sebagai Tracker, Koramil 1202-09/Jgb bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jagoi Babang diantaranya Nakes Puskesmas Jagoi Babang, Nakes Pustu, Bhabinkamtibmas, Kades, Sekdes dan Ketua RT Sinar setempat hingga saat ini Baru melaksanakan 3T di dua tempat yang berbeda . Pertama di rumah keluarga kontak kasus positif, dan tempat kedua di Gedung Balai Rakyat Desa Sinar Baru.

Dia melanjutkan, pelaksanaan pemeriksaan Test Swab RDT-Antigen pertama dilakukan di rumah keluarga kontak kasus positif sebanyak tujuh orang, dengan hasil lima Positif dan dua Negatif. Selain itu, Pemeriksaan Swab RDT-Antigen yang kedua dilaksanakan di dalam Gedung Balai Rakyat Desa Sinar Baru berdasarkan hasil data pelacakan dan penelusuran kontak (Contact Tracking) terdapat 32 orang dengan hasil tujuh Positif dan 25 Negatif.

Baca Juga :  Gerak Cepat PT. WHW Tangani Corona di Kalbar

“Secara keseluruhan, terhadap warga yang hasil pemeriksaannya Positif akan dilakukan perawatan pada tempat isolasi yang sudah ditunjuk. Apabila jika hasilnya Negatif akan di periksa lanjutan dengan Test Swab RT-PCR yang hasil Uji Laboratoriumnya selama 7 sampai dengan 10 hari,” terangnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan pemeriksaan dini menjadi penting agar apabila ada masyarakat yang memiliki gejala kedepannya bisa mendapatkan penanganan dan perawatan dengan cepat. “Dengan mengetahui lebih cepat, kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain, pelacakan dilakukan pada kontak-kontak terdekat pasien positif COVID-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan lebih lanjut,” pungkasnya. (Sig)

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-09/Jgb Desa Sinar Baru, Sertu Hendrik Triansopha melaksanakan 3T (Testing, Tracking, Treatment) terhadap warga terdata pada Contact Tracking berjumlah 39 orang untuk dilakukan Pemeriksaan Test Swab RDT-Antigen dan Test RT-PCR. Hal itu dilakukannya di desa binaannya, di Dusun Sentimok, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (13/6).

Sertu Hendrik mengatakan langkah tersebut merupakan peran Babinsa melakukan 3T dalam rangka memutus rantai covid-19 yang terdiri dari Pemeriksaan Dini (Testing), Pelacakan (Tracking) dan Perawatan (Treatment) yaitu dengan melakukan testing atau pengecekan kesehatan melalui Test Swab RDT-Antigen dan Test Swab RT-PCR. Melalui pelacakan ini, kata dia, diharapkan mampu membuat warga untuk membuka diri terhadap Proses Tracking untuk mempermudah melakukan penelusuran kontak kasus positif.

“Ini kita lakukan agar apabila ada masyarakat yang bergejala dapat dengan segera menjalani Treatment atau perawatan dengan benar. Terutama apabila merasakan gejala Covid-19 dengan perawatan di RSU yang ditunjuk Pemerintah atau menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Kadin Singkawang Salurkan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Dirinya menjelaskan, sebagai Tracker, Koramil 1202-09/Jgb bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jagoi Babang diantaranya Nakes Puskesmas Jagoi Babang, Nakes Pustu, Bhabinkamtibmas, Kades, Sekdes dan Ketua RT Sinar setempat hingga saat ini Baru melaksanakan 3T di dua tempat yang berbeda . Pertama di rumah keluarga kontak kasus positif, dan tempat kedua di Gedung Balai Rakyat Desa Sinar Baru.

Dia melanjutkan, pelaksanaan pemeriksaan Test Swab RDT-Antigen pertama dilakukan di rumah keluarga kontak kasus positif sebanyak tujuh orang, dengan hasil lima Positif dan dua Negatif. Selain itu, Pemeriksaan Swab RDT-Antigen yang kedua dilaksanakan di dalam Gedung Balai Rakyat Desa Sinar Baru berdasarkan hasil data pelacakan dan penelusuran kontak (Contact Tracking) terdapat 32 orang dengan hasil tujuh Positif dan 25 Negatif.

Baca Juga :  Pastikan Penanganan Covid Tidak Kendor

“Secara keseluruhan, terhadap warga yang hasil pemeriksaannya Positif akan dilakukan perawatan pada tempat isolasi yang sudah ditunjuk. Apabila jika hasilnya Negatif akan di periksa lanjutan dengan Test Swab RT-PCR yang hasil Uji Laboratoriumnya selama 7 sampai dengan 10 hari,” terangnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan pemeriksaan dini menjadi penting agar apabila ada masyarakat yang memiliki gejala kedepannya bisa mendapatkan penanganan dan perawatan dengan cepat. “Dengan mengetahui lebih cepat, kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain, pelacakan dilakukan pada kontak-kontak terdekat pasien positif COVID-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan lebih lanjut,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/