alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Banjir, Akses Ke Siding Belum Bisa Dilalui

BENGKAYANG–Kodim 1202/Ske menerjunkan personil Babinsa Koramil 1202-09/Jagoi Babang untuk terus memantau perkembangan wilayah Kecamatan Siding yang mengalami banjir dan longsor, Jumat (15/1).

Dari pantauan Serda Riflo Riyadi beserta dua anggota yang turun ke wilayah tedampak bencana banjir dan longsor, Kecamatan Siding Kabupaten mengatakan intensitas hujan cukup tinggi.

“Sesuai arahan Dandim 1202/Skw, Kami para Babinsa diperintahkan untuk selalu tanggap dan waspada. Serta terus memonitor atau memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing bila mana terjadi hal yang tidak diinginkan. Termasuk bencana Banjir dan Longsor ini sehingga masyarakat bisa lekas terbantu atau tertolong guna mengurangi resiko kerugian yang lebih besar, ” katanya.

Baca Juga :  Listrik Mati Total di Dusun Landau Arai

Pihaknya akan terus memantau perkembangan yang ada. Sejumlahlah langkah preventif dan tanggap darura sudah dilakukan agar warga tidak ada korban dalam bencana tersebut.
Sementara itu, anramil 1202-09/Jagoi Babang Mayor Inf Katirin menjelaskan, situasi dan kondisi wilayah kecamatan siding sampai saat ini akses untuk menuju Kecamatan Siding masih belum bisa di lalui.

“Masih terdapat genangan air di jalan negara menuju kecamatan Siding yang kurang lebih setinggi 1 meter, dan posisi genangan air tepatnya masih di Dusun Sei take Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang, Bengkayang, sekitar +- 3 KM dari simpang empat Sei Take, ” jelasnya.
Bahkan ia menyebutkan ada 2 titik jalan longsong di sebelum dusun merendeng desa siding kecamatan siding kabupaten bengkayang.

Baca Juga :  TNI–Warga Bangun Tanggul di Dusun Bantan Antisipasi Longsor di Daerah Aliran Sungai

Sampai saat ini, kendala yang di hadapi tim monitoring rawan bencana banjir dan longsor dari Babinsa Koramil 1202-09/Jagoi Babang belum dapat monitor secara seluruh desa binaan wilayah kecamatan siding disebabkan akses jalan terputus dan tingginya air di badan jalan.

“Adapun tindakan yang dilakukan Babinsa, tetap berupaya melaksanakan monitoring yang bisa terjangkau dan berkoordinasi dengan intansi terkait dalam menghadapi banjir di wilayah,” terang Danramil. (har)

BENGKAYANG–Kodim 1202/Ske menerjunkan personil Babinsa Koramil 1202-09/Jagoi Babang untuk terus memantau perkembangan wilayah Kecamatan Siding yang mengalami banjir dan longsor, Jumat (15/1).

Dari pantauan Serda Riflo Riyadi beserta dua anggota yang turun ke wilayah tedampak bencana banjir dan longsor, Kecamatan Siding Kabupaten mengatakan intensitas hujan cukup tinggi.

“Sesuai arahan Dandim 1202/Skw, Kami para Babinsa diperintahkan untuk selalu tanggap dan waspada. Serta terus memonitor atau memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing bila mana terjadi hal yang tidak diinginkan. Termasuk bencana Banjir dan Longsor ini sehingga masyarakat bisa lekas terbantu atau tertolong guna mengurangi resiko kerugian yang lebih besar, ” katanya.

Baca Juga :  Ruas Jalan Lingkar Rawan Longsor

Pihaknya akan terus memantau perkembangan yang ada. Sejumlahlah langkah preventif dan tanggap darura sudah dilakukan agar warga tidak ada korban dalam bencana tersebut.
Sementara itu, anramil 1202-09/Jagoi Babang Mayor Inf Katirin menjelaskan, situasi dan kondisi wilayah kecamatan siding sampai saat ini akses untuk menuju Kecamatan Siding masih belum bisa di lalui.

“Masih terdapat genangan air di jalan negara menuju kecamatan Siding yang kurang lebih setinggi 1 meter, dan posisi genangan air tepatnya masih di Dusun Sei take Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang, Bengkayang, sekitar +- 3 KM dari simpang empat Sei Take, ” jelasnya.
Bahkan ia menyebutkan ada 2 titik jalan longsong di sebelum dusun merendeng desa siding kecamatan siding kabupaten bengkayang.

Baca Juga :  Korban Longsor di Sukadana Ditemukan

Sampai saat ini, kendala yang di hadapi tim monitoring rawan bencana banjir dan longsor dari Babinsa Koramil 1202-09/Jagoi Babang belum dapat monitor secara seluruh desa binaan wilayah kecamatan siding disebabkan akses jalan terputus dan tingginya air di badan jalan.

“Adapun tindakan yang dilakukan Babinsa, tetap berupaya melaksanakan monitoring yang bisa terjangkau dan berkoordinasi dengan intansi terkait dalam menghadapi banjir di wilayah,” terang Danramil. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/