alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Banjir Seluas Makin Meluas, Jalan Menuju Perbatasan Terputus

BENGKAYANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Forkopimda Kabupaten Bengkayang turun langsung memantau kondisi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkayang, Jumat (15/1) siang. Curah hujan dengan intensitas deras melanda Kabupaten Bengkayang dan menyebabkan beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Ledo, Sanggau Ledo, dan Seluas mengalami banjir cukup parah.

Terutama di Kecamatan Seluas yang menjadi wilayah yang terdampak banjir cukup parah, dimana sebagian besar pemukiman warga dibantaran Sungai Kumba terendam banjir. Sedangkan di lokasi lainnya, akses jalan menuju perbatasan Jagoi Babang terputus di tiga titik, yakni di Pereges dan Pasar Seluas dua Titik.

Adapun beberapa pihak terkait yang turut andil dalam memantau langsung kondisi banjir yang saat ini masih berlangsung tersebut, diantaranya Pj Bupati Bengkayang yang didampingi Dandim 1202/Skw, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Disdikbud, Camat Jagoi, Kapolsek Seluas, dan Danramil Seluas turun langsung memantau kondisi banjir di tiga Kecamatan tersebut.

Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman mengatakan saat ini Pemda Bengkayang telah mengajukan bantuan sosial, dan saat ini sedang diupayakan karena masih mengurus administrasi. Untuk bantuan tersebut, kata dia, secara teknis nanti akan diserahkan melalui para Camat di tiap kecamatan yang terdampak untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Warga Desa Mungguk Bantok Diami Tenda Darurat di Tengah Hutan

“Saya minta kepada masyarakat agar ekstra waspada. Selain itu, saat ini saya juga telah minta kepada aparat dibeberapa Kecamatan yang mengalami bencana agar benar-benar melakukan penanganan situasi, jangan sampai terjadi korban jiwa,” ungkap Yohanes disela-sela kedatangannya saat memonitor banjir.

Selain itu, Yohanes juga memastikan saat ini pemerintah melalui camat setempat terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang menjadi korban atas bencana alam yang sedang terjadi saat ini. Selain itu, ia juga mengungkapkan pemerintah melalui puskesmas setempat juga telah menyiapkan posko yang terus standby untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Maka dari itu saya tekankan agar masyarakat tetap waspada karena kita tidak tahu kapan kondisi ini kembali normal. Kita juga berpesan kepada posko bersama agar tetap standby, termasuk bagian kesehatan yang menangani warga saat bencana maupun pasca bencana karena tidak dipungkiri akan ada dampak kesehatan yang muncul setelah banjir ini reda,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menganggap bahwa situasi yang terjadi saat ini di tiga kecamatan yang terdampak bencana banjir kali ini cukup memprihatinkan. Maka dari itu, ia meminta kepada Pemda Bengkayang, melalui camat di masing-masing daerah yang terdampak untuk benar-benar dalam mengambil sikap serta pendataan jumlah korban yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Dandim Ajak Warga Bengkayang Wujudkan Pilkada Damai

Hal tersebut, kata dia, penting dilakukan demi tujuan untuk memudahkan dalam hal penanganan kedepannya.“Selain itu kita dari DPRD Kabupaten Bengkayang juga telah mengarahkan anggota-anggota kita yang didaerahnya terdampak bencana. Dan kita sudah minta mereka untuk turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan,” ungkapnya.

Dandim 1202/Skw, Letkol (Inf) Condro Edi Wibowo juga memastikan saat ini pihak TNI melalui Koramil yang ada di tiap kecamatan untuk terus standby dan selaku siap membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Bengkayang. Ia mengungkapkan salah satu fokus utama dari anggotanya adalah untuk menghindari adanya korban jiwa terhadap masyarakat setempat dalam kejadian tersebut.

Dandim juga mengingatkan kepada warga agar tidak mengambil risiko dengan bertahan di rumah masing-masing, khususnya kepada mereka yang tempat tinggalnya sudah terkepung banjir. “Hal ini penting untuk menghidari sekaligus agar tak sampai menimbulkan korban jiwa,” tuturnya. (sig)

 

 

BENGKAYANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Forkopimda Kabupaten Bengkayang turun langsung memantau kondisi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkayang, Jumat (15/1) siang. Curah hujan dengan intensitas deras melanda Kabupaten Bengkayang dan menyebabkan beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Ledo, Sanggau Ledo, dan Seluas mengalami banjir cukup parah.

Terutama di Kecamatan Seluas yang menjadi wilayah yang terdampak banjir cukup parah, dimana sebagian besar pemukiman warga dibantaran Sungai Kumba terendam banjir. Sedangkan di lokasi lainnya, akses jalan menuju perbatasan Jagoi Babang terputus di tiga titik, yakni di Pereges dan Pasar Seluas dua Titik.

Adapun beberapa pihak terkait yang turut andil dalam memantau langsung kondisi banjir yang saat ini masih berlangsung tersebut, diantaranya Pj Bupati Bengkayang yang didampingi Dandim 1202/Skw, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Disdikbud, Camat Jagoi, Kapolsek Seluas, dan Danramil Seluas turun langsung memantau kondisi banjir di tiga Kecamatan tersebut.

Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman mengatakan saat ini Pemda Bengkayang telah mengajukan bantuan sosial, dan saat ini sedang diupayakan karena masih mengurus administrasi. Untuk bantuan tersebut, kata dia, secara teknis nanti akan diserahkan melalui para Camat di tiap kecamatan yang terdampak untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Maksimalkan Fungsi Masjid Bagi Kesejahteraan Umat

“Saya minta kepada masyarakat agar ekstra waspada. Selain itu, saat ini saya juga telah minta kepada aparat dibeberapa Kecamatan yang mengalami bencana agar benar-benar melakukan penanganan situasi, jangan sampai terjadi korban jiwa,” ungkap Yohanes disela-sela kedatangannya saat memonitor banjir.

Selain itu, Yohanes juga memastikan saat ini pemerintah melalui camat setempat terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang menjadi korban atas bencana alam yang sedang terjadi saat ini. Selain itu, ia juga mengungkapkan pemerintah melalui puskesmas setempat juga telah menyiapkan posko yang terus standby untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Maka dari itu saya tekankan agar masyarakat tetap waspada karena kita tidak tahu kapan kondisi ini kembali normal. Kita juga berpesan kepada posko bersama agar tetap standby, termasuk bagian kesehatan yang menangani warga saat bencana maupun pasca bencana karena tidak dipungkiri akan ada dampak kesehatan yang muncul setelah banjir ini reda,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menganggap bahwa situasi yang terjadi saat ini di tiga kecamatan yang terdampak bencana banjir kali ini cukup memprihatinkan. Maka dari itu, ia meminta kepada Pemda Bengkayang, melalui camat di masing-masing daerah yang terdampak untuk benar-benar dalam mengambil sikap serta pendataan jumlah korban yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Beri Nilai Tambah, Kemendag Dukung Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang

Hal tersebut, kata dia, penting dilakukan demi tujuan untuk memudahkan dalam hal penanganan kedepannya.“Selain itu kita dari DPRD Kabupaten Bengkayang juga telah mengarahkan anggota-anggota kita yang didaerahnya terdampak bencana. Dan kita sudah minta mereka untuk turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan,” ungkapnya.

Dandim 1202/Skw, Letkol (Inf) Condro Edi Wibowo juga memastikan saat ini pihak TNI melalui Koramil yang ada di tiap kecamatan untuk terus standby dan selaku siap membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Bengkayang. Ia mengungkapkan salah satu fokus utama dari anggotanya adalah untuk menghindari adanya korban jiwa terhadap masyarakat setempat dalam kejadian tersebut.

Dandim juga mengingatkan kepada warga agar tidak mengambil risiko dengan bertahan di rumah masing-masing, khususnya kepada mereka yang tempat tinggalnya sudah terkepung banjir. “Hal ini penting untuk menghidari sekaligus agar tak sampai menimbulkan korban jiwa,” tuturnya. (sig)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/