alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Pemkab Perpanjang PPKM Skala Mikro

BENGKAYANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat rapat monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19, yang dilaksanakan di Aula Terbuka Lantai V, Kantor Bupati Bengkayang, pada Selasa (15/6). “PPKM Mikro akan diperpanjang untuk tanggal 15 sampai dengan 28 juni,” ungkap Darwis.

Kebijakan tersebut, kata dia, ditetapkan pemerintah daerah berdasarkan instruksi Mendagri No.13/2021 terkait perpanjangan PPKM Skala Mikro yang diperpanjang dari tanggal 15 hingga 28 Juni 2021. Langkah ini, sambungnya, diambil dengan mempertimbangkan perkembangan zonasi risiko wilayah di masing-masing daerah.

Darwis juga membeberkan berdasrkan data pertanggal 13 Juni 2021, kategori risiko kenaikan kasus telah terjadi di tiap-tiap Kabupaten Kota. Dari 14 Kabupaten, Kabupaten Bengkayang berada di posisi Delapan dan sedang memasuki zona oranye, dengan nilai skor 2,36. “Hal ini menunjukkan Kabupaten Bengkayang tergolong zona oranye,” ucapnya.

Baca Juga :  Kesenian Lokal Harus Mampu Bersaing

Berkenaan dengan hal itu, dia juga menekankan seluruh pihak diantaranya satgas covid-19 Kabupaten Bengkayang, stakeholder, kepala dinas serta para camat selaku kepala wilayah masing-masing kecamatan memperhatikan dan proaktif memperketat pemberlakuan PPKM Skala Mikro kedepan. “Komunikasi, koordinasi serta sinergisitas perlu dilakukan secara intens untuk menyikapi hal ini,” tekan Darwis.

Ia berharap, diperpanjangnya PPKM Skala Mikro di Kabupaten Bengkayang, kedepan dapat menekan penyebaran Covid-19. Disamping itu, dia juga menargetkan agar Kabupaten Bengkayang bisa naik satu tingkat, bahkan dua tingkat. “Kita juga harap agar langkah yang kita ambil berlakukan ini nantinya bisa mengurangi angka penyebaran Covid-19. Dan kalau bisa kita harap Bengkayang bisa menjadi zona hijau,” harapnya.

Baca Juga :  Warkop Masih Bandel

Sebagai informasi, turur hadir dalam rapat tersebut dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bengkayang, Pihak Polri-TNI, BIN, Forkompimda dan OPD, serta tamu undangan lainnya. (Sig)

BENGKAYANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat rapat monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19, yang dilaksanakan di Aula Terbuka Lantai V, Kantor Bupati Bengkayang, pada Selasa (15/6). “PPKM Mikro akan diperpanjang untuk tanggal 15 sampai dengan 28 juni,” ungkap Darwis.

Kebijakan tersebut, kata dia, ditetapkan pemerintah daerah berdasarkan instruksi Mendagri No.13/2021 terkait perpanjangan PPKM Skala Mikro yang diperpanjang dari tanggal 15 hingga 28 Juni 2021. Langkah ini, sambungnya, diambil dengan mempertimbangkan perkembangan zonasi risiko wilayah di masing-masing daerah.

Darwis juga membeberkan berdasrkan data pertanggal 13 Juni 2021, kategori risiko kenaikan kasus telah terjadi di tiap-tiap Kabupaten Kota. Dari 14 Kabupaten, Kabupaten Bengkayang berada di posisi Delapan dan sedang memasuki zona oranye, dengan nilai skor 2,36. “Hal ini menunjukkan Kabupaten Bengkayang tergolong zona oranye,” ucapnya.

Baca Juga :  Antrean Gas Melon Mengular

Berkenaan dengan hal itu, dia juga menekankan seluruh pihak diantaranya satgas covid-19 Kabupaten Bengkayang, stakeholder, kepala dinas serta para camat selaku kepala wilayah masing-masing kecamatan memperhatikan dan proaktif memperketat pemberlakuan PPKM Skala Mikro kedepan. “Komunikasi, koordinasi serta sinergisitas perlu dilakukan secara intens untuk menyikapi hal ini,” tekan Darwis.

Ia berharap, diperpanjangnya PPKM Skala Mikro di Kabupaten Bengkayang, kedepan dapat menekan penyebaran Covid-19. Disamping itu, dia juga menargetkan agar Kabupaten Bengkayang bisa naik satu tingkat, bahkan dua tingkat. “Kita juga harap agar langkah yang kita ambil berlakukan ini nantinya bisa mengurangi angka penyebaran Covid-19. Dan kalau bisa kita harap Bengkayang bisa menjadi zona hijau,” harapnya.

Baca Juga :  Pasokan Listrik Perbatasan Membaik, Produktivitas Pelaku UMKM Meningkat

Sebagai informasi, turur hadir dalam rapat tersebut dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bengkayang, Pihak Polri-TNI, BIN, Forkompimda dan OPD, serta tamu undangan lainnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/