alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Babinsa Ajak Masyarakat Tak Sembarang Membakar Hutan

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-01/Bengkayang, Serda Uray Ijas Sugiantoro mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan cara sembarangan. Hal itu dilakukannya terhadap warga di desa binaannya, di Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, pada Rabu (16/6).

Serda Uray mengatakan sosialisasi terkait larangan membakar hutan secara liar memang salah satu yang terus digelorakan ditengah masyarakat. Ini, katanya, penting sebagai upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem dan mengakibatkan kerugian bagi kehidupan, terutama akibat kabut asap.

“Informasi akhir-akhir ini, bencana di wilayah Kelurahan Bumi Emas Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, kerap terjadi. Apa lagi memasuki musim kemarau, yang kerap kali erat kaitannya dengan kabut asap,” ujarnya.

Baca Juga :  Kalimantan Barat Darurat Karhutla

Dia berharap melalui sosialisasi ini masyarakat bisa menyadari betul dari bahaya apabila melakukan pembakaran hutan secara sembarangan. Ia juga mengingatkan sanksi apabila ada pihak yang ketahuan sengaja membakar hutan dan lahan.

Disisi lain, ia juga mengakui, masih banyak warga masyarakat utamanya di wilayah binaannya yang belum memahami tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.“Bersamaan dengan ini kami mengajak masyarakat untuk bersama menajaga hutan, dan bukan malah merusak apalagi membakar,” ajaknya.

Pada dasarnya, lanjut dia, membuka lahan dengan cara membakar dengan alasan mempermudah pekerjaan itu dilarang. Mengingat perbuatan itu sangat berbahaya, dan bisa berdampak buruk terhadap meluasnya lokasi kebakaran dan rusaknya ekosistem.

Baca Juga :  Maksimalkan Peran Babinsa Dalam Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, dia juga mengajak warga masyarakat desa untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi di kawasan areal hitam dan lahan yang mudah terbakar.

“Kedepan sosialisasi ini akan terus kita lakukan secara berkala. Ini dilakukan agar warga paham dengan apabila nantinya musim kemarau berkepanjangan terjadi, mereka bisa paham dan tak melakukan pembakaran hutan yang bisa mengakibatkan ke arah yang tidak kita inginkan,” tutupnya. (Sig)

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-01/Bengkayang, Serda Uray Ijas Sugiantoro mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan cara sembarangan. Hal itu dilakukannya terhadap warga di desa binaannya, di Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, pada Rabu (16/6).

Serda Uray mengatakan sosialisasi terkait larangan membakar hutan secara liar memang salah satu yang terus digelorakan ditengah masyarakat. Ini, katanya, penting sebagai upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem dan mengakibatkan kerugian bagi kehidupan, terutama akibat kabut asap.

“Informasi akhir-akhir ini, bencana di wilayah Kelurahan Bumi Emas Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, kerap terjadi. Apa lagi memasuki musim kemarau, yang kerap kali erat kaitannya dengan kabut asap,” ujarnya.

Baca Juga :  DJP dan Pemda Bengkayang Kerja Sama Bidang Perpajakan

Dia berharap melalui sosialisasi ini masyarakat bisa menyadari betul dari bahaya apabila melakukan pembakaran hutan secara sembarangan. Ia juga mengingatkan sanksi apabila ada pihak yang ketahuan sengaja membakar hutan dan lahan.

Disisi lain, ia juga mengakui, masih banyak warga masyarakat utamanya di wilayah binaannya yang belum memahami tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.“Bersamaan dengan ini kami mengajak masyarakat untuk bersama menajaga hutan, dan bukan malah merusak apalagi membakar,” ajaknya.

Pada dasarnya, lanjut dia, membuka lahan dengan cara membakar dengan alasan mempermudah pekerjaan itu dilarang. Mengingat perbuatan itu sangat berbahaya, dan bisa berdampak buruk terhadap meluasnya lokasi kebakaran dan rusaknya ekosistem.

Baca Juga :  DKKB Resmi Terbentuk

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, dia juga mengajak warga masyarakat desa untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi di kawasan areal hitam dan lahan yang mudah terbakar.

“Kedepan sosialisasi ini akan terus kita lakukan secara berkala. Ini dilakukan agar warga paham dengan apabila nantinya musim kemarau berkepanjangan terjadi, mereka bisa paham dan tak melakukan pembakaran hutan yang bisa mengakibatkan ke arah yang tidak kita inginkan,” tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/