alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Delapan Kecamatan Masih Dikepung Banjir

Pemkab dan Forkopimda Mulai Salurkan Bantuan

BENGKAYANG– Sejumlah wilayah Kabupaten Bengkayang hingga saat ini masih terendam banjir. Seperti misalnya Kecamatan Seluas, Siding, Jagoi Babang, Ledo, Sanggau Ledo, Suti Semarang, Sungai Raya Kepulauan, serta Kecamatan Tujuh Belas. Berbarengan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang mulai mendistribusikan bantuan berupa kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah daerah yang saat ini masih terdampak banjir yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi yang beberapa waktu belakangan ini menghujam Kabupaten Bengkayang.

Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman memastikan pihaknya saat ini terus memonitor dinamika perkembangan banjir di Bengkayang melalui para camat serta stakeholder terkait. Sementara dari laporan yang diterima, Yohanes menyatakan, pihak kecamatan yang daerahnya terdampak sejauh ini sudah mendirikan posko penanggulangan tanggap darurat bencana banjir. Selain itu, bantuan sosial pun sudah mulai berdatangan dari para donatur.

“Sampai saat ini saya terus memonitor dinamika wilayah terdampak melalui para camat. Tadi sudah ada laporan dari Seluas dan Ledo. Kita perintahkan Sekcam untuk standby di posko tanggap darurat bencana banjir,” jelas pria yang karib disapa Yohanes tersebut, Minggu (17/1).

Yohanes juga menyampaikan situasi saat ini, bahwa kondisi debit air belum mengalami penurunan yang signifikan, malah ada kemungkinan akan naik. “Kita masih belum mendapat laporan mengenai menurunnya debit air, kecuali spot Seluas sudah ada penurunan. Untuk wilayah Ledo, Siding dan Suti Semarang agar masyarakat tetap mewaspadai akan adanya naikkan debit air,” paparnya.

Disamping itu, ia juga mengaku telah meminta agar Camat setempat untuk segera melakukan langkah-langkah prioritas dan antisipatif bersinergi dengan aparat setempat, utamanya menyiapkan posko pengungsian, kesehatan dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir.

Baca Juga :  Banjir 1,5 Meter Terjang Kapuas Hulu

“Untuk bantuan beras dan kebutuhan lainnya sudah mulai kita distribusikan. Kita berharap cuaca akan segera kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial, PP dan PA kabupaten Bengkayang, Antonius Freddy Romy mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini telah menyalurkan bantuan beras ke setidaknya delapan Kecamatan terdampak bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Delapan kecamatan tersebut, lanjutnya, melalui data Dinsos adalah Jagoi Babang dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima sebanyak 41 KK terdiri dari 164 jiwa dengan jumlah beras yang diterima 656 KG. Kecamatan Siding 92 KK, 368 jiwa memperoleh bantuan beras 1.472 KG. Kecamatan Seluas ada sebanyak 502 KK warga terdampak atau 2.008 jiwa dan mendapatkan 8.032 KG beras. Kecamatan Tujuh Belas ada 150 KK dengan jumlah 600 jiwa dan peroleh 2.400 KG beras, Kecamatan Sanggau Ledo ada 140 KK atau terdiri dari 560jiwa bantuan beras 2.240 KG. Kecamatan Ledo, 65 KK terdiri dari 260 jiwa dengan bantuan 1.040 KG, dan Kecamatan Suti Semarang 22 KK terdiri dari 96 jiwa dan peroleh 384 KG, serta Kecamatan Sungai Raya Kepulauan 34 KK terdiri dari 136 Jiwa dengan perolehan bantuan beras sebanyak 544 KG.

“Untuk total beras yang disalurkan melalui Dinas Sosial sebanyak 16.768 Kilogram (KG). Ini yang kita sebar ke delapan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang,” ujarnya.

“Semua bantuan sudah disalurkan, ada yang sedang dalam penyaluran, dan sudah diterima sesuai dengan data yang ada,” timpalnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus juga memastikan bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkayang telah dikerahkan untuk turun langsung untuk melakukan monitoring di daerah terdampak banjir. Tak hanya sekedar memantau,pria yang karib disapa Fran tersebut juga mengatakan bahwa setiap anggota yang datang ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bengkayang juga memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Landak Beri Bantuan Banjir Desa Sekendal

Bantuan tersebut, kata Fran, bentuk keperdulian dan rasa empati pimpinan dan  anggota DPRD kabupaten Bengkayang kepada warganya.

“Untuk pemberian bantuan sembako sudah kita lakukan kemarin (16/1), melalui semua anggota DPRD Kabupaten Bengkayang kepada masyarakat yang terdampak banjir. Pemberian bantuan tersebut menyebar dibeberapa Kecamatan,” jelasnya.

“Seperti misalnya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Sanggau Ledo, Ledo, Jagoi Babang, Siding , Suti Semarang dan kecamatan 17.  Di kecamatan 17 ada jembatan yang putus,” tambahnya.

Fran berharap, selain memberikan banutan, pemerintah juga harus mengambil langkah cepat dengan mengatasi sejumlah infrastruktur yang rusak. Mengingat saat ini, beberapa akses lalu lintas di masyarakat ada yang terputus karena dampak dari banjir yang terjadi.

Frans juga menganggap bahwa situasi yang terjadi saat ini di tiga Kecamatan yang terdampak bencana banjir kali ini cukup memprihatinkan. Maka dari itu, ia meminta kepada Pemda Bengkayang, melalui Camat di masing-masing daerah yang terdampak untuk benar-benar dalam mengambil sikap serta pendataan jumlah korban yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

“Ini penting dilakukan dari awal demi tujuan untuk memudahkan dalam hal penanganan kedepannya,” katanya.

“Selain itu kita dari DPRD Kabupaten Bengkayang juga telah mengarahkan anggota-anggota kita yang didaerahnya terdampak bencana. Kita sudah minta mereka untuk turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan,” pungkasnya. (Sig)

Pemkab dan Forkopimda Mulai Salurkan Bantuan

BENGKAYANG– Sejumlah wilayah Kabupaten Bengkayang hingga saat ini masih terendam banjir. Seperti misalnya Kecamatan Seluas, Siding, Jagoi Babang, Ledo, Sanggau Ledo, Suti Semarang, Sungai Raya Kepulauan, serta Kecamatan Tujuh Belas. Berbarengan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang mulai mendistribusikan bantuan berupa kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah daerah yang saat ini masih terdampak banjir yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi yang beberapa waktu belakangan ini menghujam Kabupaten Bengkayang.

Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman memastikan pihaknya saat ini terus memonitor dinamika perkembangan banjir di Bengkayang melalui para camat serta stakeholder terkait. Sementara dari laporan yang diterima, Yohanes menyatakan, pihak kecamatan yang daerahnya terdampak sejauh ini sudah mendirikan posko penanggulangan tanggap darurat bencana banjir. Selain itu, bantuan sosial pun sudah mulai berdatangan dari para donatur.

“Sampai saat ini saya terus memonitor dinamika wilayah terdampak melalui para camat. Tadi sudah ada laporan dari Seluas dan Ledo. Kita perintahkan Sekcam untuk standby di posko tanggap darurat bencana banjir,” jelas pria yang karib disapa Yohanes tersebut, Minggu (17/1).

Yohanes juga menyampaikan situasi saat ini, bahwa kondisi debit air belum mengalami penurunan yang signifikan, malah ada kemungkinan akan naik. “Kita masih belum mendapat laporan mengenai menurunnya debit air, kecuali spot Seluas sudah ada penurunan. Untuk wilayah Ledo, Siding dan Suti Semarang agar masyarakat tetap mewaspadai akan adanya naikkan debit air,” paparnya.

Disamping itu, ia juga mengaku telah meminta agar Camat setempat untuk segera melakukan langkah-langkah prioritas dan antisipatif bersinergi dengan aparat setempat, utamanya menyiapkan posko pengungsian, kesehatan dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir.

Baca Juga :  Pastikan Perihal Batas Desa tak Hilangkan Hak Masyarakat

“Untuk bantuan beras dan kebutuhan lainnya sudah mulai kita distribusikan. Kita berharap cuaca akan segera kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial, PP dan PA kabupaten Bengkayang, Antonius Freddy Romy mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini telah menyalurkan bantuan beras ke setidaknya delapan Kecamatan terdampak bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Delapan kecamatan tersebut, lanjutnya, melalui data Dinsos adalah Jagoi Babang dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima sebanyak 41 KK terdiri dari 164 jiwa dengan jumlah beras yang diterima 656 KG. Kecamatan Siding 92 KK, 368 jiwa memperoleh bantuan beras 1.472 KG. Kecamatan Seluas ada sebanyak 502 KK warga terdampak atau 2.008 jiwa dan mendapatkan 8.032 KG beras. Kecamatan Tujuh Belas ada 150 KK dengan jumlah 600 jiwa dan peroleh 2.400 KG beras, Kecamatan Sanggau Ledo ada 140 KK atau terdiri dari 560jiwa bantuan beras 2.240 KG. Kecamatan Ledo, 65 KK terdiri dari 260 jiwa dengan bantuan 1.040 KG, dan Kecamatan Suti Semarang 22 KK terdiri dari 96 jiwa dan peroleh 384 KG, serta Kecamatan Sungai Raya Kepulauan 34 KK terdiri dari 136 Jiwa dengan perolehan bantuan beras sebanyak 544 KG.

“Untuk total beras yang disalurkan melalui Dinas Sosial sebanyak 16.768 Kilogram (KG). Ini yang kita sebar ke delapan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang,” ujarnya.

“Semua bantuan sudah disalurkan, ada yang sedang dalam penyaluran, dan sudah diterima sesuai dengan data yang ada,” timpalnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus juga memastikan bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkayang telah dikerahkan untuk turun langsung untuk melakukan monitoring di daerah terdampak banjir. Tak hanya sekedar memantau,pria yang karib disapa Fran tersebut juga mengatakan bahwa setiap anggota yang datang ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bengkayang juga memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kampung Asimilasi Rutan Kelas IIB Bengkayang Diresmikan

Bantuan tersebut, kata Fran, bentuk keperdulian dan rasa empati pimpinan dan  anggota DPRD kabupaten Bengkayang kepada warganya.

“Untuk pemberian bantuan sembako sudah kita lakukan kemarin (16/1), melalui semua anggota DPRD Kabupaten Bengkayang kepada masyarakat yang terdampak banjir. Pemberian bantuan tersebut menyebar dibeberapa Kecamatan,” jelasnya.

“Seperti misalnya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Sanggau Ledo, Ledo, Jagoi Babang, Siding , Suti Semarang dan kecamatan 17.  Di kecamatan 17 ada jembatan yang putus,” tambahnya.

Fran berharap, selain memberikan banutan, pemerintah juga harus mengambil langkah cepat dengan mengatasi sejumlah infrastruktur yang rusak. Mengingat saat ini, beberapa akses lalu lintas di masyarakat ada yang terputus karena dampak dari banjir yang terjadi.

Frans juga menganggap bahwa situasi yang terjadi saat ini di tiga Kecamatan yang terdampak bencana banjir kali ini cukup memprihatinkan. Maka dari itu, ia meminta kepada Pemda Bengkayang, melalui Camat di masing-masing daerah yang terdampak untuk benar-benar dalam mengambil sikap serta pendataan jumlah korban yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

“Ini penting dilakukan dari awal demi tujuan untuk memudahkan dalam hal penanganan kedepannya,” katanya.

“Selain itu kita dari DPRD Kabupaten Bengkayang juga telah mengarahkan anggota-anggota kita yang didaerahnya terdampak bencana. Kita sudah minta mereka untuk turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/