alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Barang Ilegal Kian Masif Lintasi Perbatasan

PLBN Jagoi Babang Harus Disegerakan

BENGKAYANG – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus, meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang untuk segera merealisasikan peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang. Seperti diketahui, PLBN Jagoi Babang yang sebelumnya direncanakan rampung Juli ini, mesti diundur hingga Oktober mendatang.

“Memang selama ini kita melihat situasi dan kondisi di daerah perbatasan dalam beberapa tahun terakhir cukup ketat. Terlebih saat pandemi semua jalur keluar maupun masuk di perbatasan kita dijaga ketat,” jelas Fransiskus, Rabu (17/8).

Sementara paskapandemi Covid-19 seperti saat ini, Fran, sapaan karibnya, menilai bukan hal tak mungkin segala sesuatu bisa kembali terjadi di melalui jalur tikus yang ada di perbatasan RI – Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang. Terutama, kata dia, menyoal potensi penyelundupan barang ilegal, seperti narkotika dan sebagainya.

“Seperti kita tahu, hampir semua jalur tikus yang ada di perbatasan kita terus dijaga ketat oleh TNI maupun Polri,” ucapnya.

“Akan tetapi dalam situasi seperti itu pun masik kerap kita dengar dan lihat aparat TNI Polri, bahkan BNN yang kecolongan menangkap beberapa oknum tak bertanggung jawab yang kedapatan membawa barang ilegal dan sejenisnya, termasuk narkotika,” timpalnya.

Baca Juga :  Dekatkan Umat dalam Pelayanan

Maka dari itu, Fran meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemda agar PLBN Jagoi Babang segera diselesaikan dan diresmikan. Karena menurutnya, apabila PLBN ke depan sudah resmi dibuka, otomatis pintu masuk melalui jalur tikus akan semakin diperketat dan dipertebal penjagaannya.

“Harapan kita, paling tidak langkah ini bisa mengurangi peresaran barang ilegal seperti narkoba lewat jalur perbatasan yang ada di kabupaten Bengkayang. Malah kalau bisa tidak ada lagi akses bagi barang haram ith untuk masuk ke wilayah kita,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno juga berharap akan kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang dapat memberikan dampak positif bagi daerah ke depannya. Terutama, menurut dia, dalam meminimalisir kasus penyelundupan barang-barang terlarang dan ilegal lainnya.

“Kita ketahui sampai saat ini pembangunan PLBN Jagoi Babang masih terus dalam pengerjaan. Kita harap, apabila sudah diresmikan nantinya hadirnya PLBN dapat mencegah potensi penyelundupan barang-barang terlarang, seperti natkotika,” terang Kapolres.

Bayu menyampaikan, masifnya kasus penyelundupan narkotika dan pekerja migran lewat jalur tikus perbatasan menjadi tugas yang mesti diselesaikan. Baik bagi Polres Bengkayang, pemerintah, dan masyarakat umum.

Terlebih, baru-baru ini kata Kapolres, ada beberapa penangkapan narkotika di wilayah perbatasan. Kemudian, dia menambahkan, penangkapan pelaku pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia lewat jalur tak resmi. Tentu dengan adanya PLBN Nantinya bisa mengurangi kasus-kasus seperti ini.

Baca Juga :  Rutin Sambangi dan Patroli Wilayah Pesisir, Masyarakat Diminta Waspada

“Progres pembangunan sudah 80 persen lebih, dan Oktober diperkirakan sudah selesai,” ucapnya. “Jika sudah selesai dan segera beroperasi tentu akan membantu kita dalam mencegah Penyeludupan baik barang maupun manusia,” harap Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini, setidaknya ada sekitar 20 jalur tikus di wilayah perbatasan Jagoi Babang dan Malaysia. “Sehingga banyaknya jalur tikus itu juga yang sangat menyulitkan kita untuk bisa mendeteksi arus keluar masuk ke negara tetangga,” tutupnya.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis juga telah menyampaikan hingga saat ini realisasi proyeksi pertumbuhan PLBN Jagoi Babang sudah mencapai angka 88 persen. Bupati berharap, nantinya PLBN Jagoi tersebut akan bisa di resmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita sampaikan realisasi pembangunan PLBN Jagoi ke  Pak Presiden. Dan meminta dan berharap beliau bisa datang meresmikan nanti, itu yang saya sampaikan ke beliau saat kedatangan beliau di Pasar Sungai Duri, kemarin,” pungkas Darwis. (Sig)

PLBN Jagoi Babang Harus Disegerakan

BENGKAYANG – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus, meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang untuk segera merealisasikan peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang. Seperti diketahui, PLBN Jagoi Babang yang sebelumnya direncanakan rampung Juli ini, mesti diundur hingga Oktober mendatang.

“Memang selama ini kita melihat situasi dan kondisi di daerah perbatasan dalam beberapa tahun terakhir cukup ketat. Terlebih saat pandemi semua jalur keluar maupun masuk di perbatasan kita dijaga ketat,” jelas Fransiskus, Rabu (17/8).

Sementara paskapandemi Covid-19 seperti saat ini, Fran, sapaan karibnya, menilai bukan hal tak mungkin segala sesuatu bisa kembali terjadi di melalui jalur tikus yang ada di perbatasan RI – Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang. Terutama, kata dia, menyoal potensi penyelundupan barang ilegal, seperti narkotika dan sebagainya.

“Seperti kita tahu, hampir semua jalur tikus yang ada di perbatasan kita terus dijaga ketat oleh TNI maupun Polri,” ucapnya.

“Akan tetapi dalam situasi seperti itu pun masik kerap kita dengar dan lihat aparat TNI Polri, bahkan BNN yang kecolongan menangkap beberapa oknum tak bertanggung jawab yang kedapatan membawa barang ilegal dan sejenisnya, termasuk narkotika,” timpalnya.

Baca Juga :  Upayakan Desa Mandiri Sehat di Bengkayang

Maka dari itu, Fran meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemda agar PLBN Jagoi Babang segera diselesaikan dan diresmikan. Karena menurutnya, apabila PLBN ke depan sudah resmi dibuka, otomatis pintu masuk melalui jalur tikus akan semakin diperketat dan dipertebal penjagaannya.

“Harapan kita, paling tidak langkah ini bisa mengurangi peresaran barang ilegal seperti narkoba lewat jalur perbatasan yang ada di kabupaten Bengkayang. Malah kalau bisa tidak ada lagi akses bagi barang haram ith untuk masuk ke wilayah kita,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno juga berharap akan kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang dapat memberikan dampak positif bagi daerah ke depannya. Terutama, menurut dia, dalam meminimalisir kasus penyelundupan barang-barang terlarang dan ilegal lainnya.

“Kita ketahui sampai saat ini pembangunan PLBN Jagoi Babang masih terus dalam pengerjaan. Kita harap, apabila sudah diresmikan nantinya hadirnya PLBN dapat mencegah potensi penyelundupan barang-barang terlarang, seperti natkotika,” terang Kapolres.

Bayu menyampaikan, masifnya kasus penyelundupan narkotika dan pekerja migran lewat jalur tikus perbatasan menjadi tugas yang mesti diselesaikan. Baik bagi Polres Bengkayang, pemerintah, dan masyarakat umum.

Terlebih, baru-baru ini kata Kapolres, ada beberapa penangkapan narkotika di wilayah perbatasan. Kemudian, dia menambahkan, penangkapan pelaku pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia lewat jalur tak resmi. Tentu dengan adanya PLBN Nantinya bisa mengurangi kasus-kasus seperti ini.

Baca Juga :  Pembangunan PLBN Jagoi Babang Sudah 88 Persen

“Progres pembangunan sudah 80 persen lebih, dan Oktober diperkirakan sudah selesai,” ucapnya. “Jika sudah selesai dan segera beroperasi tentu akan membantu kita dalam mencegah Penyeludupan baik barang maupun manusia,” harap Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini, setidaknya ada sekitar 20 jalur tikus di wilayah perbatasan Jagoi Babang dan Malaysia. “Sehingga banyaknya jalur tikus itu juga yang sangat menyulitkan kita untuk bisa mendeteksi arus keluar masuk ke negara tetangga,” tutupnya.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis juga telah menyampaikan hingga saat ini realisasi proyeksi pertumbuhan PLBN Jagoi Babang sudah mencapai angka 88 persen. Bupati berharap, nantinya PLBN Jagoi tersebut akan bisa di resmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita sampaikan realisasi pembangunan PLBN Jagoi ke  Pak Presiden. Dan meminta dan berharap beliau bisa datang meresmikan nanti, itu yang saya sampaikan ke beliau saat kedatangan beliau di Pasar Sungai Duri, kemarin,” pungkas Darwis. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/