alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Korban Direcoki Miras Sebelum Disetubuhi

Satu dari Dua Pelaku Masih Sepupu Korban

BENGKAYANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang mengamankan seorang pelaku persetubuhan terhadap seorang wanita berinisial AT (24) di sebuah rumah yang berlokasi di Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang. Pelaku yang diamakan berinisial ST alias S (30) yang merupakan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Marhiba mengatakan penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari korban. “Awalnya malam tahun baru. Korban saat itu tengah bersama sepupunya berinisial (J). J mengajak korban (AT) pergi ke acara ulang tahun anak teman koban menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di lokasi ternyata tidak ada orang,” jelas AKP Marhiba, Senin (18/1).

“Saat itu korban meminta untuk diantarkan pulang,” tambahnya. Namun, kata Kasat Reskrim, sepupu korban menolak mengantarkan pulang dan mengajak untuk pergi ke tempat lainnya, yakni ke rumah Pak Tukul untuk berkumpul bersama rekan-rekannya.

Baca Juga :  Amankan Pelaku Curanmor  

“Kemudian sepupu korban dan korban pergi ke rumah Pak Tukul. Di situ korban melihat Pak Tukul bersama keluarganya dan pelaku (ST) juga di situ sambil cerita-cerita dan minum-minum,” ucapnya. Pelaku lantas menyuruh sepupu korban untuk membeli minuman keras. Minuman yang telah dibeli itulah yang kemudian ditawarkan kepada korban.

Korban mau tak mau harus ikut meminum minuman keras tersebut. Padahal, korban mengaku sebelum itu sama sekali belum pernah meminum minuman yang mengandung alkohol. “Korban merasakan kepalanya pusing, mabuk akibat minuman alkohol tersebut. Korban bolak-balik untuk pergi ke WC. Karena sudah tidak tahan dan merasa mabuk berat maka korban langsung pergi ke ruang tamu rumah. Ia langsung terbaring lemah setengah sadar,” jelasnya.

“Kemudian korban melihat dan merasakan pelaku mengangkat korban ke dalam kamar dan korban merasakan pelaku menyetubuhinya. Namun korban tidak melawan kerana mengaku kondisi badannya sudah lemas saat itu,” terangnya.

Baca Juga :  Anggaran Minim, KPPS Siasati Bangun TPS dengan Bahan Sekedarnya

Sepupu korban yang melihat korban di dalam kamar langsung memakaikan pakaian dan kemudian mengantarkan pulang ke rumah. “Tetapi di tengah perjalanan, sepupu korban tiba-tiba mengarahkan motornya ke kebun sawit, membaringkan korban dan melakukan persetubuhan terhadap korban,” tutur Kasat Reskrim.

Korban lantas melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut kepada pihak kepolisian. Berangkat dari laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Bengkayang mengamankan satu dari dua pelaku yang telah menyetubuhi korban yakni ST (30). Sementara untuk satu tersangka lainnya, yang tak lain dan tak bukan adalah sepupu korban sendiri (J) masih dalam pencarian. “Pelaku dijerat dengan Pasal 286 KUHPidana dan atau Pasal 290 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun,” tutup AKP Marhiba. (sig)

Satu dari Dua Pelaku Masih Sepupu Korban

BENGKAYANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang mengamankan seorang pelaku persetubuhan terhadap seorang wanita berinisial AT (24) di sebuah rumah yang berlokasi di Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang. Pelaku yang diamakan berinisial ST alias S (30) yang merupakan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Marhiba mengatakan penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari korban. “Awalnya malam tahun baru. Korban saat itu tengah bersama sepupunya berinisial (J). J mengajak korban (AT) pergi ke acara ulang tahun anak teman koban menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di lokasi ternyata tidak ada orang,” jelas AKP Marhiba, Senin (18/1).

“Saat itu korban meminta untuk diantarkan pulang,” tambahnya. Namun, kata Kasat Reskrim, sepupu korban menolak mengantarkan pulang dan mengajak untuk pergi ke tempat lainnya, yakni ke rumah Pak Tukul untuk berkumpul bersama rekan-rekannya.

Baca Juga :  Amankan Pelaku Curanmor  

“Kemudian sepupu korban dan korban pergi ke rumah Pak Tukul. Di situ korban melihat Pak Tukul bersama keluarganya dan pelaku (ST) juga di situ sambil cerita-cerita dan minum-minum,” ucapnya. Pelaku lantas menyuruh sepupu korban untuk membeli minuman keras. Minuman yang telah dibeli itulah yang kemudian ditawarkan kepada korban.

Korban mau tak mau harus ikut meminum minuman keras tersebut. Padahal, korban mengaku sebelum itu sama sekali belum pernah meminum minuman yang mengandung alkohol. “Korban merasakan kepalanya pusing, mabuk akibat minuman alkohol tersebut. Korban bolak-balik untuk pergi ke WC. Karena sudah tidak tahan dan merasa mabuk berat maka korban langsung pergi ke ruang tamu rumah. Ia langsung terbaring lemah setengah sadar,” jelasnya.

“Kemudian korban melihat dan merasakan pelaku mengangkat korban ke dalam kamar dan korban merasakan pelaku menyetubuhinya. Namun korban tidak melawan kerana mengaku kondisi badannya sudah lemas saat itu,” terangnya.

Baca Juga :  Upaya Satlantas Berantas Aksi Balap Liar

Sepupu korban yang melihat korban di dalam kamar langsung memakaikan pakaian dan kemudian mengantarkan pulang ke rumah. “Tetapi di tengah perjalanan, sepupu korban tiba-tiba mengarahkan motornya ke kebun sawit, membaringkan korban dan melakukan persetubuhan terhadap korban,” tutur Kasat Reskrim.

Korban lantas melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut kepada pihak kepolisian. Berangkat dari laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Bengkayang mengamankan satu dari dua pelaku yang telah menyetubuhi korban yakni ST (30). Sementara untuk satu tersangka lainnya, yang tak lain dan tak bukan adalah sepupu korban sendiri (J) masih dalam pencarian. “Pelaku dijerat dengan Pasal 286 KUHPidana dan atau Pasal 290 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun,” tutup AKP Marhiba. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/