alexametrics
33 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Esport dan Arung Jeram jadi Cabor Baru KONI

BENGKAYANG – Dua cabang olahraga (cabor) baru akhirnya resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkayang pada Tahun 2021 ini. Cabor tersebut yakni arung jeram yang dinaungi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan Esport yang dinaungi Esport Indonesia (ESI).

Dua cabor baru tersebut sekaligus menambah daftar cabor yang telah ada dan aktif di Kabupaten Bengkayang menjadi 32 cabang. Ketua KONI Kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman optimistis dua cabor ini akan semakin memajukan dunia olahraga di Bengkayang.

“Kita (KONI) sangat menyambut baik dua cabang olahraga baru ini, dengan harapan ke depan  olahraga Kabupaten Bengkayang semakin maju,” ujarnya, Selasa (18/5). Menurut Herman, cabor arung jeram di Bengkayang umumnya menggunakan sarana seperti perahu karet. Dengan potensi jeram-jeram yang ada di Bengkayang, cabor ini dinilai sangat menarik untuk terus dikembangkan.

“Bengkayang memiliki banyak potensi jeram yang strategis di titik-titk sungai untuk melakukan olah raga ini,” ungkapnya. Mantan atlet lari yang pernah meraih prestasi juara umum pada Kejurda Kalbar mewakili Kabupaten Bengkayang tahun 2013 silam ini sangat bersyukur dengan bertambahnya cabor baru yang masuk menjadi anggota KONI Bengkayang.

Baca Juga :  Antisipasi LAKA Tandai Jalan Rusak

Selain itu, kata Herman, ESI menjadi daftar terbaru anggota KONI Bengkayang.  “E-sport (ESI) yang masuk menjadi anggota baru di koni adalah olahraga game interaktif yang dilakukan melalui media online seperti komputer serta telepon seluler android. Kita harapkan olahraga ini bisa berkembang dan para atletnya nanti bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Ia juga menambahkan,  pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Porprov ke-13 pada Tahun 2022 mendatang. Pada Porprov nanti, Bengkayang ditargetkan mampu meraih posisi enam besar.

“Untuk persiapan menghadapi Porprov, kita sudah mulai melakukan pembenahan pada cabor-cabor yang telah ada, agar kemampuan para atlet semakin matang. Kita berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang,” harap Herman.

Sementara itu, Ketua ESI Kabupaten Bengkayang, Mujidi menyatakan bahwa ESI merupakan olahraga baru berbasis android yang baru dikembangkan. Pengurus ESI Kalbar pun baru dikukuhkan Sabtu kemarin termasuk pengurus kabupaten.

Untuk ESI Kabupaten Bengkayang, Mujidi berharap nantinya menjadi semangat baru bagi generasi muda yang mencintai game online. Mereka dapat memiliki tujuan bermain game untuk ikut berkompetisi.

Baca Juga :  Target Vaksin Seribu Warga

“Semoga ESI menjadi wadah bagi para anak-anak muda yang jago main game. Dengan adanya ESI ini kita harap menjadi cabor baru yang dapat memberikan kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ucap Mujidi.

Dirinya juga memaparkan ada beberapa jenis game ESI. Di antaranya game Mobile Legend, Free Fire dan PUBG. Sementara untuk game PC ada Dota 2 dan game console PES 2021 (PS 4).  “Itu jenis-jenis gamenya. Dan untuk agenda terdekat ini sesuai hasil rakor kemarin ada Piala Gubernur sekitar bulan September atau Oktober. Itu yang dilombakan ada lima jenis game tersebut, dan Piala Gubernur ini wajib ada perwakilan dari kabupaten,” tegasnya.

Lebih jauh, Mujidi memastikan dalam waktu dekat pengurus ESI akan melakukan rapat kerja untuk membahas program tahunan. Pastinya calon-calon atlet yang akan disiapkan untuk mengikuti turnamen baik tingkat lokal, provinsi, nasional.  “Tentunya di sini kita sangat bermimpi atlet ESI dari Bengkayang bisa tembus sampai ke level dunia,” tutupnya. (sig)

BENGKAYANG – Dua cabang olahraga (cabor) baru akhirnya resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkayang pada Tahun 2021 ini. Cabor tersebut yakni arung jeram yang dinaungi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan Esport yang dinaungi Esport Indonesia (ESI).

Dua cabor baru tersebut sekaligus menambah daftar cabor yang telah ada dan aktif di Kabupaten Bengkayang menjadi 32 cabang. Ketua KONI Kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman optimistis dua cabor ini akan semakin memajukan dunia olahraga di Bengkayang.

“Kita (KONI) sangat menyambut baik dua cabang olahraga baru ini, dengan harapan ke depan  olahraga Kabupaten Bengkayang semakin maju,” ujarnya, Selasa (18/5). Menurut Herman, cabor arung jeram di Bengkayang umumnya menggunakan sarana seperti perahu karet. Dengan potensi jeram-jeram yang ada di Bengkayang, cabor ini dinilai sangat menarik untuk terus dikembangkan.

“Bengkayang memiliki banyak potensi jeram yang strategis di titik-titk sungai untuk melakukan olah raga ini,” ungkapnya. Mantan atlet lari yang pernah meraih prestasi juara umum pada Kejurda Kalbar mewakili Kabupaten Bengkayang tahun 2013 silam ini sangat bersyukur dengan bertambahnya cabor baru yang masuk menjadi anggota KONI Bengkayang.

Baca Juga :  Antisipasi LAKA Tandai Jalan Rusak

Selain itu, kata Herman, ESI menjadi daftar terbaru anggota KONI Bengkayang.  “E-sport (ESI) yang masuk menjadi anggota baru di koni adalah olahraga game interaktif yang dilakukan melalui media online seperti komputer serta telepon seluler android. Kita harapkan olahraga ini bisa berkembang dan para atletnya nanti bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Ia juga menambahkan,  pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Porprov ke-13 pada Tahun 2022 mendatang. Pada Porprov nanti, Bengkayang ditargetkan mampu meraih posisi enam besar.

“Untuk persiapan menghadapi Porprov, kita sudah mulai melakukan pembenahan pada cabor-cabor yang telah ada, agar kemampuan para atlet semakin matang. Kita berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang,” harap Herman.

Sementara itu, Ketua ESI Kabupaten Bengkayang, Mujidi menyatakan bahwa ESI merupakan olahraga baru berbasis android yang baru dikembangkan. Pengurus ESI Kalbar pun baru dikukuhkan Sabtu kemarin termasuk pengurus kabupaten.

Untuk ESI Kabupaten Bengkayang, Mujidi berharap nantinya menjadi semangat baru bagi generasi muda yang mencintai game online. Mereka dapat memiliki tujuan bermain game untuk ikut berkompetisi.

Baca Juga :  Arung Jeram Orotan Tundun Len Diresmikan Bupati Kapuas Hulu

“Semoga ESI menjadi wadah bagi para anak-anak muda yang jago main game. Dengan adanya ESI ini kita harap menjadi cabor baru yang dapat memberikan kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ucap Mujidi.

Dirinya juga memaparkan ada beberapa jenis game ESI. Di antaranya game Mobile Legend, Free Fire dan PUBG. Sementara untuk game PC ada Dota 2 dan game console PES 2021 (PS 4).  “Itu jenis-jenis gamenya. Dan untuk agenda terdekat ini sesuai hasil rakor kemarin ada Piala Gubernur sekitar bulan September atau Oktober. Itu yang dilombakan ada lima jenis game tersebut, dan Piala Gubernur ini wajib ada perwakilan dari kabupaten,” tegasnya.

Lebih jauh, Mujidi memastikan dalam waktu dekat pengurus ESI akan melakukan rapat kerja untuk membahas program tahunan. Pastinya calon-calon atlet yang akan disiapkan untuk mengikuti turnamen baik tingkat lokal, provinsi, nasional.  “Tentunya di sini kita sangat bermimpi atlet ESI dari Bengkayang bisa tembus sampai ke level dunia,” tutupnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/