alexametrics
25.9 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Bupati Ingatkan Bumdes tak Latah Buka Usaha Wisata

BENGKAYANGBupati Bengkayang Sebastianus Darwis menerima kehadiran Camat Samalantan bersama Kades dan BPD untuk melakukan audiensi terkait pengelolaan Badan usaha Milik Desa (BUMDes) dan rencana peresmian objek wisata Ne’ Riam di Desa Tumiang, di ruang kerjanya, kemarin siang.

Dalam audiensi yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut masing-masing Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Direktur BUMDes serta Ketua Pokdarwis turut menyampaikan perkembangan desa dan progres pengelolaan BUMDes serta rencana pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di wilayahnya.

Memanfaatkan momen itu pula, Kades Tumiang turut menyampaikan kesiapan panitia untuk proses peresmian objek wisata Ne’ Riam sekaligus mengundang Bupati untuk meresmikannya. Sedangkan Ketua Pokdarwis Desa Tumiang berharap melalui pengelolaan yang baik, berharap kedepan objek wisata Ne’ Riam dapat menunjang pendapatan bagi desa maupun warga setempat apalagi jika melihat lokasi wisata yang cukup strategis.

Baca Juga :  Tiga Mobil Tabrakan di Batang Tarang

Terkait hal tersebut, Sebastianus Darwis selaku Bupati Bengkayang secara umum menyambut baik rencana pengembangan BUMDes serta pengelolaan destinasi wisata. Namun, dalam kesempatan yang sama Bupati juga mengingatkan para Kepala Desa agar selalu berinovasi dan mampu meningkatkan  kapasitas diri guna membangun desa mereka.

Sedangkan untuk pengelolaan BUMDes, Bupati menegaskan agar tidak terfokus pada pariwisata saja. “Jadi BUMDes jangan latah untuk membuka usaha wisata semuanya,” tegasnya.

Menurut Bupati, Desa maupun BUMDes dapat melihat potensi-potensi yang memiliki peluang untuk dikembangkan serta disesuaikan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Misalnya usaha perikanan, pertanian, jasa maupun perdagangan. Banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh Bumdes disesuaikan dengan karakteristik desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi

Terakhir, Darwis juga berpesan kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Bengkayang untuk membantu kepemimpinannya ini agar mampu membawa Kabupaten Bengkayang keluar dari status laporan keuangan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Saya minta kepada 122 Kepala Desa untuk membantu saya bekerja agar mampu mengejar status (laporan keuangan) WTP. Ini kita harapkan bisa terwujud, sehingga tidak stagnan distatus WDP,” pinta Bupati. (sig)

BENGKAYANGBupati Bengkayang Sebastianus Darwis menerima kehadiran Camat Samalantan bersama Kades dan BPD untuk melakukan audiensi terkait pengelolaan Badan usaha Milik Desa (BUMDes) dan rencana peresmian objek wisata Ne’ Riam di Desa Tumiang, di ruang kerjanya, kemarin siang.

Dalam audiensi yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut masing-masing Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Direktur BUMDes serta Ketua Pokdarwis turut menyampaikan perkembangan desa dan progres pengelolaan BUMDes serta rencana pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di wilayahnya.

Memanfaatkan momen itu pula, Kades Tumiang turut menyampaikan kesiapan panitia untuk proses peresmian objek wisata Ne’ Riam sekaligus mengundang Bupati untuk meresmikannya. Sedangkan Ketua Pokdarwis Desa Tumiang berharap melalui pengelolaan yang baik, berharap kedepan objek wisata Ne’ Riam dapat menunjang pendapatan bagi desa maupun warga setempat apalagi jika melihat lokasi wisata yang cukup strategis.

Baca Juga :  Gidot Divonis Lima Tahun

Terkait hal tersebut, Sebastianus Darwis selaku Bupati Bengkayang secara umum menyambut baik rencana pengembangan BUMDes serta pengelolaan destinasi wisata. Namun, dalam kesempatan yang sama Bupati juga mengingatkan para Kepala Desa agar selalu berinovasi dan mampu meningkatkan  kapasitas diri guna membangun desa mereka.

Sedangkan untuk pengelolaan BUMDes, Bupati menegaskan agar tidak terfokus pada pariwisata saja. “Jadi BUMDes jangan latah untuk membuka usaha wisata semuanya,” tegasnya.

Menurut Bupati, Desa maupun BUMDes dapat melihat potensi-potensi yang memiliki peluang untuk dikembangkan serta disesuaikan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Misalnya usaha perikanan, pertanian, jasa maupun perdagangan. Banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh Bumdes disesuaikan dengan karakteristik desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Lancar Perekonomian Pulih

Terakhir, Darwis juga berpesan kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Bengkayang untuk membantu kepemimpinannya ini agar mampu membawa Kabupaten Bengkayang keluar dari status laporan keuangan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Saya minta kepada 122 Kepala Desa untuk membantu saya bekerja agar mampu mengejar status (laporan keuangan) WTP. Ini kita harapkan bisa terwujud, sehingga tidak stagnan distatus WDP,” pinta Bupati. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/