alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Matangkan Persiapan Jelang Vaksinasi

BENGKAYANG—Pemerintah Kabupaten Bengkayang tengah mempersiapkan berbagai keperluan khusus jelang vaksinasi Covid-19. Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkayang Agustinus C mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan lemari khusus untuk tempat penyimpanan vaksin sinovac setibanya nanti di Bumi Sebalo.

Dia mengatakan, untuk lokasi penyimpanan vaksin sudah ditetapkan yakni gudang obat farmasi Kabupaten Bengkayang. “Saat ini kita sudah menerima 21 koli atau kotak APD (alat pelindung diri) untuk vaksin-vaksin tersebut dan saat ini sudah diletakkan di gudang farmasi,” jelas Agustinus, Rabu (20/1)

Terkait jumlah pastinya, dia mengatakan masih belum mengetahui secara pasti berapa yang jumlah vaksin yang akan diterima. Namun yang pasti, sambungnya, pihaknya telah mengajukan sebanyak 1.700 vial vaksin kepada Pemerintah Provinsi Kalbar. Jumlah tersebut bertambah dari yang sebelumnya diusulkan yakni 1.300 vial vaksin setelah melihat kebutuhan untuk Kabupaten Bengkayang.

Dia melanjutkan, apabila vaksin tersebut telah didistribusikan dan sampai ke Kabupaten Bengkayang, nantinya akan diperuntukkan pertama kali kepada tenaga kesehatan (nakes). Hal tersebut menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, mengingat nakes merupakan garda terdepan dan yang berhadapan langsung dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Cegah Laka di Wilayah Perairan

“Untuk tempat penyimpanan, kita ada siapkan delapan unit lemari es yang sudah kita letakkan di gudang farmasi di sekitar simpang Gang Bangun Sari, Jalan Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo. Lemari es yang digunakan untuk tempat penyimpanan vaksin tersebut nantinya kita akan atur sedemikian rupa sebelum digunakan,” terangnya. “Misalnya untuk pengaturan suhu kita atur di suhu dua sampai delapan derajat celcius,” tambahnya.

Sementara sebelumnya, Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman menegaskan bahwa sampai pada proses lanjutan hari ini, pihaknya masih menunggu informasi yang detail dari Pemprov Kalbar. Termasuk diantaranya terkait pendistribusian, penyimpanan, dan bagaimana proses vaksinasi nantinya dilakukan.

“Kita terus pantau perkembangannya dan yang pasti ini yang sedang kita kaji benar-benar,” ujar Yohanes Budiman.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menanggapi positif sekaligus mengapresiasi langkah pemerintah pusat atas pendistribusian vaksin guna penanganan Covid-19. Khususnya pendistribusian untuk wilayah Kabupaten Bengkayang yang menjadi salah satu daerah yang mendapat jatah vaksin sinovac tersebut.

Disamping itu, ia juga meminta kepada Pemkab Bengkayang agar kedepannya ketika vaksin tersebut sudah didistribusikan ke daerah, vaksinasi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terutama sasaran penerima vaksin pertama, yakni tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Ingatkan Umat Beragama Patuhi PSBB

Disamping itu, ia juga meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat pesan dari Presiden RI yang mengatakan bahwa proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap.

Terpisah, salah satu Tokoh Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang Albert Pandur Sae Pudaba turut mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menyediakan vaksinasi dalam rangka mencegah Covid-19. Sebagai masyarakat, ia berpendapat bahwa tentu dengan adanya vaksinasi tersebut sekaligus jadi harapan baru dalam memulihkan situasi saat ini.

Ia juga mengajak kepada masyarakat lainnya untuk  percaya dan selalu berpikir positif, bahwa apa yang dilakukan pemerintah tentu adalah yang terbaik untuk seluruh masyarakat. Tak lupa ia juga mengingatkan agar senantiasa hidup sehat, terapkan 3M dan mematuhi protokal kesehatan Covid-19.

“Sekarang kita masih tunggu karena prosesnya bertahap dan yang diutamakan dulu adalah nakes kita. Semoga dengan adanya vaksinasi ini nanti akan cepat memutuskan rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (sig)

BENGKAYANG—Pemerintah Kabupaten Bengkayang tengah mempersiapkan berbagai keperluan khusus jelang vaksinasi Covid-19. Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkayang Agustinus C mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan lemari khusus untuk tempat penyimpanan vaksin sinovac setibanya nanti di Bumi Sebalo.

Dia mengatakan, untuk lokasi penyimpanan vaksin sudah ditetapkan yakni gudang obat farmasi Kabupaten Bengkayang. “Saat ini kita sudah menerima 21 koli atau kotak APD (alat pelindung diri) untuk vaksin-vaksin tersebut dan saat ini sudah diletakkan di gudang farmasi,” jelas Agustinus, Rabu (20/1)

Terkait jumlah pastinya, dia mengatakan masih belum mengetahui secara pasti berapa yang jumlah vaksin yang akan diterima. Namun yang pasti, sambungnya, pihaknya telah mengajukan sebanyak 1.700 vial vaksin kepada Pemerintah Provinsi Kalbar. Jumlah tersebut bertambah dari yang sebelumnya diusulkan yakni 1.300 vial vaksin setelah melihat kebutuhan untuk Kabupaten Bengkayang.

Dia melanjutkan, apabila vaksin tersebut telah didistribusikan dan sampai ke Kabupaten Bengkayang, nantinya akan diperuntukkan pertama kali kepada tenaga kesehatan (nakes). Hal tersebut menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, mengingat nakes merupakan garda terdepan dan yang berhadapan langsung dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Polsek Sanggau Ledo Evakuasi Pohon Tumbang yang Timpa Rumah Warga

“Untuk tempat penyimpanan, kita ada siapkan delapan unit lemari es yang sudah kita letakkan di gudang farmasi di sekitar simpang Gang Bangun Sari, Jalan Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo. Lemari es yang digunakan untuk tempat penyimpanan vaksin tersebut nantinya kita akan atur sedemikian rupa sebelum digunakan,” terangnya. “Misalnya untuk pengaturan suhu kita atur di suhu dua sampai delapan derajat celcius,” tambahnya.

Sementara sebelumnya, Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman menegaskan bahwa sampai pada proses lanjutan hari ini, pihaknya masih menunggu informasi yang detail dari Pemprov Kalbar. Termasuk diantaranya terkait pendistribusian, penyimpanan, dan bagaimana proses vaksinasi nantinya dilakukan.

“Kita terus pantau perkembangannya dan yang pasti ini yang sedang kita kaji benar-benar,” ujar Yohanes Budiman.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menanggapi positif sekaligus mengapresiasi langkah pemerintah pusat atas pendistribusian vaksin guna penanganan Covid-19. Khususnya pendistribusian untuk wilayah Kabupaten Bengkayang yang menjadi salah satu daerah yang mendapat jatah vaksin sinovac tersebut.

Disamping itu, ia juga meminta kepada Pemkab Bengkayang agar kedepannya ketika vaksin tersebut sudah didistribusikan ke daerah, vaksinasi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terutama sasaran penerima vaksin pertama, yakni tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Dua Maskapai Kena Sanksi 10 Hari

Disamping itu, ia juga meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat pesan dari Presiden RI yang mengatakan bahwa proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap.

Terpisah, salah satu Tokoh Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang Albert Pandur Sae Pudaba turut mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menyediakan vaksinasi dalam rangka mencegah Covid-19. Sebagai masyarakat, ia berpendapat bahwa tentu dengan adanya vaksinasi tersebut sekaligus jadi harapan baru dalam memulihkan situasi saat ini.

Ia juga mengajak kepada masyarakat lainnya untuk  percaya dan selalu berpikir positif, bahwa apa yang dilakukan pemerintah tentu adalah yang terbaik untuk seluruh masyarakat. Tak lupa ia juga mengingatkan agar senantiasa hidup sehat, terapkan 3M dan mematuhi protokal kesehatan Covid-19.

“Sekarang kita masih tunggu karena prosesnya bertahap dan yang diutamakan dulu adalah nakes kita. Semoga dengan adanya vaksinasi ini nanti akan cepat memutuskan rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/