alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Taman Sebalo Ditutup Sementara

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis berencana akan menutup sejumlah lokasi yang kerap menimbulkan keramaian dan melanggar prosedur protokol kesehatan (prokes) covid-19. Salah satu lokasi yang akan di tutup, yakni Taman Sebalo yang berada di Jalan Perwira, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Hal tersebut dilontarkan Darwis, karena tak ingin kasus covid-19 di wilayah Bengkayang meningkat. Terlebih, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, saat ini Kabupaten Bengkayang tengah berada di zona oranye penyebaran covid-19.

“Dan kita tentunya tak ingin Taman Sebalo menjadi kluster baru penyebaran covid-19. Karena di lokasi tersebut kerap menimbulkan keramaian dan masyarakat kerap tak menaati prokes yang berlaku,” kata Darwis, Minggu (20/6). “Jadi untuk aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan keramaian akan kita stop dulu. Termasuk diantaranya pengoperasian odong-odong,” sambungnya.

Baca Juga :  KPU Bengkayang Sabet Tiga Penghargaan

Apabila hal ini terealisasi kedepannya, Darwis juga turut meminta kepada Dinas terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Bengkayang untuk rutin melakukan monitoring. Terutama guna melakukan pengawasan agar tak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan keramaian di Taman Kota Sebalo. “Jangan sampai ada yang nekat melakukan kegiatan keramaian dalam bentuk apapun, “tegasnya.

Darwis melanjutkan, hal ini dilakukan terlebih saat ini upaya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tengah berlangsung. Maka dari itu, ia meminta masyarakat untuk lebih peka dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan tersebut. “Semua pihak harus patuh. Batas jam malam hanya boleh maksimal sampai pukul 22.00 WIB. Apabila ada yang melanggar harus dibubarkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dekatkan Layanan Vaksinasi bagi Lansia

Darwis juga berharap agar PPKM skala mikro yang berlangsung saat ini dapat berjalan dengan baik. Terutama demi memutus matarantai penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Bengkayang. “Ini juga demu kebaikan masyarakat. Agar tak tertular virus corona,” katanya. “Dan semoga dengan diperpanjangnya PPKM skala mikro yang sudah berlangsung saat ini bisa meredam angka kenaikan kasus (covid-19),” tutupnya. (Sig)

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis berencana akan menutup sejumlah lokasi yang kerap menimbulkan keramaian dan melanggar prosedur protokol kesehatan (prokes) covid-19. Salah satu lokasi yang akan di tutup, yakni Taman Sebalo yang berada di Jalan Perwira, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Hal tersebut dilontarkan Darwis, karena tak ingin kasus covid-19 di wilayah Bengkayang meningkat. Terlebih, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, saat ini Kabupaten Bengkayang tengah berada di zona oranye penyebaran covid-19.

“Dan kita tentunya tak ingin Taman Sebalo menjadi kluster baru penyebaran covid-19. Karena di lokasi tersebut kerap menimbulkan keramaian dan masyarakat kerap tak menaati prokes yang berlaku,” kata Darwis, Minggu (20/6). “Jadi untuk aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan keramaian akan kita stop dulu. Termasuk diantaranya pengoperasian odong-odong,” sambungnya.

Baca Juga :  33 Pegawai BKPSDM Kayong Utara Negatif Covid 19

Apabila hal ini terealisasi kedepannya, Darwis juga turut meminta kepada Dinas terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Bengkayang untuk rutin melakukan monitoring. Terutama guna melakukan pengawasan agar tak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan keramaian di Taman Kota Sebalo. “Jangan sampai ada yang nekat melakukan kegiatan keramaian dalam bentuk apapun, “tegasnya.

Darwis melanjutkan, hal ini dilakukan terlebih saat ini upaya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tengah berlangsung. Maka dari itu, ia meminta masyarakat untuk lebih peka dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan tersebut. “Semua pihak harus patuh. Batas jam malam hanya boleh maksimal sampai pukul 22.00 WIB. Apabila ada yang melanggar harus dibubarkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Serbuan Vaksinasi Covid-19

Darwis juga berharap agar PPKM skala mikro yang berlangsung saat ini dapat berjalan dengan baik. Terutama demi memutus matarantai penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Bengkayang. “Ini juga demu kebaikan masyarakat. Agar tak tertular virus corona,” katanya. “Dan semoga dengan diperpanjangnya PPKM skala mikro yang sudah berlangsung saat ini bisa meredam angka kenaikan kasus (covid-19),” tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/