alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Antrean Gas Melon Mengular

Harga di Pengecer Tembus 30 Ribu Per Tabung

BENGKAYANG – Puluhan warga antusias antre mengisi ulang tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram saat operasi pasar Pertamina di sekitar Taman Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Senin (21/12). Warga datang berbondong-bondong sejak pagi. Masing-masing menenteng tabung gas.

Mereka berdiri berderet panjang sembari menunggu giliran dengan sabar. Salah satu warga, Aseng menyampaikan apresiasi atas operasi pasar yang digelar Pertamina. Menurutnya, operasi pasar tersebut jelas sangat membantu masyarakat yang belakangan ini memang kesulitan menghadapi kelangkaan gas melon.

Kalaupun ada, kata dia, biasanya hanya bisa didapat melalui pengecer dengan harga yang relatif tinggi. “Sangat-sangat susah untuk dapat gas (elpiji 3 kilogram). Kalau ada biasanya dari pengecer, itu satu tabung harganya bisa mencapai 25 sampai 30 ribu rupiah,” jelas Aseng.

Baca Juga :  Rangkaian TMMD 2020; Warga dan Personil Kodim 1202 Gotong Royong Pembongkaran Jembatan

Dia berharap hal-hal seperti operasi pasar ini lebih bisa digencarkan lagi agar masyarakat tidak resah atau kesulitan mendapatkan gas untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Ya kalau bisa setiap harilah. Karena kalau berharap mengantre di pangkalan-pangkalan gas juga belum tentu dapat. Soalnya biasanya di pangkalan itu dijatah.  Kalau barang (gas) baru datang, dua atau tiga jam kemudian kita sudah tak dapat jatah,” paparnya.

Warga lainnya, Sri juga mengungkapkan persoalan serupa. Menurutnya, operasi pasar sangat membantu masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan gas melon seperti saat ini. Apalagi pembeliannya tidak ada syarat khusus yang memberatkan masyarakat.

“Ini sangat membantu sekali baik untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari, membuat kue, juga untuk pedagang kecil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung Gunung Bawang Jadi Wilayah Konservasi Orangutan

Sementara itu, petugas pendistribusian gas melon pada saat operasi pasar tersebut, Viki mengatakan penjualan gas tersebut merupakan bagian dari operasi pasar menyambut Natal dan Tahun Baru. Total tabung isi ulang dipersiapkan untuk kegiatan kali ini berjumlah 560 tabung dengan harga per tabungnya 17 ribu rupiah.

“Untuk Kabupaten Bengkayang, khususnya di Kecamatan Bengkayang disediakan stoknya 560 tabung dengan harga HET-nya 17 ribu rupiah per tabung,” katanya. Tidak ada persyaratan khusus bagi warga yang ingin membeli atau menukar tabung gasnya. Masyarakat hanya diminta tertib mengantre. “Selain itu, masyarakat juga kita minta untuk mematuhi protokol kesehatan. Terutama menggunakan masker selama mengantre,” tutupnya. (sig)

Harga di Pengecer Tembus 30 Ribu Per Tabung

BENGKAYANG – Puluhan warga antusias antre mengisi ulang tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram saat operasi pasar Pertamina di sekitar Taman Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Senin (21/12). Warga datang berbondong-bondong sejak pagi. Masing-masing menenteng tabung gas.

Mereka berdiri berderet panjang sembari menunggu giliran dengan sabar. Salah satu warga, Aseng menyampaikan apresiasi atas operasi pasar yang digelar Pertamina. Menurutnya, operasi pasar tersebut jelas sangat membantu masyarakat yang belakangan ini memang kesulitan menghadapi kelangkaan gas melon.

Kalaupun ada, kata dia, biasanya hanya bisa didapat melalui pengecer dengan harga yang relatif tinggi. “Sangat-sangat susah untuk dapat gas (elpiji 3 kilogram). Kalau ada biasanya dari pengecer, itu satu tabung harganya bisa mencapai 25 sampai 30 ribu rupiah,” jelas Aseng.

Baca Juga :  Spesies Kupu-kupu Terancam

Dia berharap hal-hal seperti operasi pasar ini lebih bisa digencarkan lagi agar masyarakat tidak resah atau kesulitan mendapatkan gas untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Ya kalau bisa setiap harilah. Karena kalau berharap mengantre di pangkalan-pangkalan gas juga belum tentu dapat. Soalnya biasanya di pangkalan itu dijatah.  Kalau barang (gas) baru datang, dua atau tiga jam kemudian kita sudah tak dapat jatah,” paparnya.

Warga lainnya, Sri juga mengungkapkan persoalan serupa. Menurutnya, operasi pasar sangat membantu masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan gas melon seperti saat ini. Apalagi pembeliannya tidak ada syarat khusus yang memberatkan masyarakat.

“Ini sangat membantu sekali baik untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari, membuat kue, juga untuk pedagang kecil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cegah Barang Illegal Lewat Perairan

Sementara itu, petugas pendistribusian gas melon pada saat operasi pasar tersebut, Viki mengatakan penjualan gas tersebut merupakan bagian dari operasi pasar menyambut Natal dan Tahun Baru. Total tabung isi ulang dipersiapkan untuk kegiatan kali ini berjumlah 560 tabung dengan harga per tabungnya 17 ribu rupiah.

“Untuk Kabupaten Bengkayang, khususnya di Kecamatan Bengkayang disediakan stoknya 560 tabung dengan harga HET-nya 17 ribu rupiah per tabung,” katanya. Tidak ada persyaratan khusus bagi warga yang ingin membeli atau menukar tabung gasnya. Masyarakat hanya diminta tertib mengantre. “Selain itu, masyarakat juga kita minta untuk mematuhi protokol kesehatan. Terutama menggunakan masker selama mengantre,” tutupnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/