alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Bupati Luncurkan  Objek Wisata Nek Riamp

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis meresmikan wisata alam baru, yakni air terjun Nek Riamp, yang terletak di Desa Tumiang, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, pada Selasa (23/3).  Selain meresmikan wisata air terjun Nek Riamp, Bupati juga turut me-launching objek wisata Taidi Amus di Desa Pasti Jaya, BUMDes Tumiang, BUMDes Pasti Jaya, BUMDes Bukit Serayan, dan BUMDes Samalantan.

Kegiatan juga dirangkai dengan menanam pohon, melepaskan bibit ikan, serta meletakkan batu pertama pendirian Gereja Katolik Santo Dominikus di Desa Tumiang. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Acara, Ardilala mengatakan air terjun Nek Riamp yang ada di Desa Tumiang menambah objek wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang melalui SK Camat pada Februari 2021 lalu.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang merasa senang dapat secara resmi menghadiri dan melaunching Objek Wisata Nek Riamp. Dia berharap objek wisata yang diresmikan ke depan dapat menjadi wisata andalan untuk memperkenalkan Kabupaten Bengkayang ke dunia luar.

Baca Juga :  Manfaatkan Waktu Anggota Satgas Cukur Rambut

“Tentunya kita berharap objek wisata alam Nek Riamp ini dapat memberikan nuansa kelestarian alam yang menyegarkan,” kata Darwis.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa saat ini pandemi Covid 19 masih melanda sehingga pendatang yang hendak masuk ke objek-objek wisata harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Di sisi lain, Darwis juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bengkayang sendiri memiliki luas 13.9 % dari total luasan wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Dia menilai, Kabupaten Bengkayang memiliki potensi yang cukup besar terutama terkait destinasi wisata. Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.

“Seperti yang kita ketahui bahwa Bengkayang sendiri dijuluki seribu riam yang tentunya dapat menjadi daya tarik di sektor pariwisata sendiri. Perlu diingat, perkembangan wisata tidak hanya berfokus pada objek wisata yang ada, namun juga kondisi sosial, serta lingkungan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Baca Juga :  Pemda Bersama Stakeholder Pantau Pelaksanaan Pilkada

Ke depan, dia berharap agar objek wisata seperti yang baru dilaunching ini dapat ditingkatkan dengan infrastuktur yang memadai. Dengan berkembangnya BUMDes era Otonomi desa saat ini, lanjut Darwis, diharapkan bisa mewujudkan Kabupaten Bengkayang lebih maju.

“Pada momentum ini saya mengucapkan terima kasih kepada Camat Samalantan beserta perangkat desa dapat berkalaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa sebagai Kelompok Sadar Wisata. Saya juga ingin mengucapkan selamat atas diresmikannya objek wisata Nek Riamp ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam launching tersebut, Ketua tim PKK kabupaten Bengkayang Anita Darwis, DPRD Provinsi Kalbar, Ketua DPRD  Kabupaten Bengkayang, Kejari Kabupaten Bengkayang, Dandim 1202 Skw, Wakapolres Bengkayang, kepala Dinas Porapar Kabupaten bengkayang, Kejari Kabupaten Bengkayang, Danramil, Kapolsek, Camat Salamalantan, kepala Desa Tumiang, Kepala Desa Pasti Jaya, serta tamu undangan. (sig)

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis meresmikan wisata alam baru, yakni air terjun Nek Riamp, yang terletak di Desa Tumiang, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, pada Selasa (23/3).  Selain meresmikan wisata air terjun Nek Riamp, Bupati juga turut me-launching objek wisata Taidi Amus di Desa Pasti Jaya, BUMDes Tumiang, BUMDes Pasti Jaya, BUMDes Bukit Serayan, dan BUMDes Samalantan.

Kegiatan juga dirangkai dengan menanam pohon, melepaskan bibit ikan, serta meletakkan batu pertama pendirian Gereja Katolik Santo Dominikus di Desa Tumiang. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Acara, Ardilala mengatakan air terjun Nek Riamp yang ada di Desa Tumiang menambah objek wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang melalui SK Camat pada Februari 2021 lalu.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang merasa senang dapat secara resmi menghadiri dan melaunching Objek Wisata Nek Riamp. Dia berharap objek wisata yang diresmikan ke depan dapat menjadi wisata andalan untuk memperkenalkan Kabupaten Bengkayang ke dunia luar.

Baca Juga :  Pemda Bersama Stakeholder Pantau Pelaksanaan Pilkada

“Tentunya kita berharap objek wisata alam Nek Riamp ini dapat memberikan nuansa kelestarian alam yang menyegarkan,” kata Darwis.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa saat ini pandemi Covid 19 masih melanda sehingga pendatang yang hendak masuk ke objek-objek wisata harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Di sisi lain, Darwis juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bengkayang sendiri memiliki luas 13.9 % dari total luasan wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Dia menilai, Kabupaten Bengkayang memiliki potensi yang cukup besar terutama terkait destinasi wisata. Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.

“Seperti yang kita ketahui bahwa Bengkayang sendiri dijuluki seribu riam yang tentunya dapat menjadi daya tarik di sektor pariwisata sendiri. Perlu diingat, perkembangan wisata tidak hanya berfokus pada objek wisata yang ada, namun juga kondisi sosial, serta lingkungan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Baca Juga :  Polsek Sanggau Ledo Terima Senpi Rakitan dari Masyarakat

Ke depan, dia berharap agar objek wisata seperti yang baru dilaunching ini dapat ditingkatkan dengan infrastuktur yang memadai. Dengan berkembangnya BUMDes era Otonomi desa saat ini, lanjut Darwis, diharapkan bisa mewujudkan Kabupaten Bengkayang lebih maju.

“Pada momentum ini saya mengucapkan terima kasih kepada Camat Samalantan beserta perangkat desa dapat berkalaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa sebagai Kelompok Sadar Wisata. Saya juga ingin mengucapkan selamat atas diresmikannya objek wisata Nek Riamp ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam launching tersebut, Ketua tim PKK kabupaten Bengkayang Anita Darwis, DPRD Provinsi Kalbar, Ketua DPRD  Kabupaten Bengkayang, Kejari Kabupaten Bengkayang, Dandim 1202 Skw, Wakapolres Bengkayang, kepala Dinas Porapar Kabupaten bengkayang, Kejari Kabupaten Bengkayang, Danramil, Kapolsek, Camat Salamalantan, kepala Desa Tumiang, Kepala Desa Pasti Jaya, serta tamu undangan. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/