alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

DPC Partai Demokrat Bengkayang Tegaskan Tidak ada Dualisme

BENGKAYANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Bengkayang menggelar konferensi pers tentang penggunaan identitas partai Demokrat oleh pihak ingin melakukan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, Kamis (25/3).

Ketua DPC PD kabupaten Bengkayang, Yosua Sugara mengucapkan terimakasih atas dukungan publik kepada partai Demokrat selama ini. Dukungan tersebut atas Pengambilalihan partai yang terjadi beberapa waktu lalu secara ilegal dan inkonstitusional yang merupakan perbuatan melawan hukum.

Yosua menegaskan, pihaknya tetap solid dan setia pada hasil kongres ke-V PD yang berlangsung 15 Maret 2021 di Jakarta. Dalam kongres tersebut kata Yosua, di bawah kepemimpinan Ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sesuai dengan legalitas yang telah disahkan oleh Kemenkumham RI dan terdaftar, serta sesuai dengan AD/ART, dan kemudian telah diterbitkan dalam lembaran berita negara RI.

Baca Juga :  Pandemi, Kunjungan Riam Berawan Turun Tajam

“Kami hanya mengakui ketua umum partai Demokrat yang sah yaitu AHY. Partai Demokrat adalah satu, kami tegaskan tidak ada dualisme di partai Demokrat di Bengkayang. Pimpinan kami satu-satunya AHY. Dan KLB Yang terjadi di Sidolangit, Sumatera Utara 5 Maret 2021 kemarin ilegal dan inkonstitusional,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD kabupaten Bengkayang ini juga menegaskan, bahwa tidak ada anggota dari PD Bengkayang yang ikut dalam KLB tersebut. Ia juga menilai, KLB yang terjadi dua pekan lalu tersebut patut diduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang akan membentuk kepengurusan, menggunakan lambang partai (termasuk atributnya) secara tidak sah dan melawan hukum.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami memohon agar Kapolres Bengkayang untuk memberikan perlindungan kepada kami. Kami harap Kapolres tidak memberikan izin dan menindak secara tegas pihak yang tidak bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundangan,” paparnya.

Baca Juga :  Hotspot Mulai Bermunculan

“Maklumat dan surat pengaduan dan perlindungan hukum ini kami antar ke Polres Bengkayang,” tutupnya. (Sig)

BENGKAYANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Bengkayang menggelar konferensi pers tentang penggunaan identitas partai Demokrat oleh pihak ingin melakukan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, Kamis (25/3).

Ketua DPC PD kabupaten Bengkayang, Yosua Sugara mengucapkan terimakasih atas dukungan publik kepada partai Demokrat selama ini. Dukungan tersebut atas Pengambilalihan partai yang terjadi beberapa waktu lalu secara ilegal dan inkonstitusional yang merupakan perbuatan melawan hukum.

Yosua menegaskan, pihaknya tetap solid dan setia pada hasil kongres ke-V PD yang berlangsung 15 Maret 2021 di Jakarta. Dalam kongres tersebut kata Yosua, di bawah kepemimpinan Ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sesuai dengan legalitas yang telah disahkan oleh Kemenkumham RI dan terdaftar, serta sesuai dengan AD/ART, dan kemudian telah diterbitkan dalam lembaran berita negara RI.

Baca Juga :  Anggota Satgas Bersama Warga Kompak Membuat Adonan Cor

“Kami hanya mengakui ketua umum partai Demokrat yang sah yaitu AHY. Partai Demokrat adalah satu, kami tegaskan tidak ada dualisme di partai Demokrat di Bengkayang. Pimpinan kami satu-satunya AHY. Dan KLB Yang terjadi di Sidolangit, Sumatera Utara 5 Maret 2021 kemarin ilegal dan inkonstitusional,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD kabupaten Bengkayang ini juga menegaskan, bahwa tidak ada anggota dari PD Bengkayang yang ikut dalam KLB tersebut. Ia juga menilai, KLB yang terjadi dua pekan lalu tersebut patut diduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang akan membentuk kepengurusan, menggunakan lambang partai (termasuk atributnya) secara tidak sah dan melawan hukum.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami memohon agar Kapolres Bengkayang untuk memberikan perlindungan kepada kami. Kami harap Kapolres tidak memberikan izin dan menindak secara tegas pihak yang tidak bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundangan,” paparnya.

Baca Juga :  Banjir Seluas Makin Meluas, Jalan Menuju Perbatasan Terputus

“Maklumat dan surat pengaduan dan perlindungan hukum ini kami antar ke Polres Bengkayang,” tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/