alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Warga Sambas Tewas Mengapung di Sungai Sanggau Ledo

Bengkayang – Warga Desa Danti digegerkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas yang ditemukan hanyut di Sungai, dikawasan Divisi 8 Blok 27 PT. MISP (Mitra Inti Sejati Plantation) RT.07 RW.02 Dusun Engkanang, Desa Danti, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, kemarin sore.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo turut membenarkan adanya temuan mayat di wilayah hukum Polsek Sanggau Ledo tersebut. Dia menjelaskan bahwa temuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar dalam keadaan mengambang dan terlentang, yang kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Sanggau Ledo untuk ditindaklanjuti.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait hal tersebut, kami dari Polsek Sanggau Ledo bersama tim Inafis Kalbar mendatangi TKP untuk melakukan evaluasi dan mengangkat jenazah yang ditemukan mengambang di Sungai, di sekitaran Desa Danti tersebut,” jelasnya, Rabu (25/11).

Dia melanjutkan, proses pengangkatan mayat tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu oleh masyarakat sekitar. Sementara untuk kondisi mayat tersebut, setelah berhasil di evakuasi diketahui sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap, yang kemudian ditindaklanjuti dan di masukkan ke kantong jenazah.

Baca Juga :  Polsek Sanggau Ledo Evakuasi Pohon Tumbang yang Timpa Rumah Warga

“Sungai tersebut biasa dilalui oleh masyarakat yaitu  disebut panat tersebut dilintasi sungai kecil memang kondisi hingga sekarang masih dalam keadaan banjir jadi volume air seperti danau mencapai ketinggian air  kurang lebih sekitar 3 meter,” jelasnya.

Kapolsek mengatakan bahwa sampai saat ini pihak kepolsian masih menyelidiki kasus penemuan mayat pria tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Sementara dari keterangan yang telah didapat sejauh ini dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, diketahui korban bernama Sholihin Bin Dulhaji (20) warga Kabupaten Sambas.

“Dari hasil penelusuran, korban diketahui tinggal bersama neneknya dan juga pamannya di Desa Sampurna kecamatan Subah Kabupaten Sambas, kebiasaan korban memang sering berpergian ketempat keluarga dan ayah kandung korban di Dusun Momong Desa Danti Kec. Sanggau Ledo,” terangnya.

“Menurut keterangan yang didapat dari paman korban yang berada Desa Sampurna, Kecamatan Subah Kabupaten Sambas bahwa yang bersangkutan korban atas nama Solihin memang sering mengunjungi Bapak kandungnya yang tinggal di Dusun momong Desa Danti kecamatan  Sanggau Ledo, yang berjarak tempuh 16 KM dari rumah neneknya dan biasa berjalan kaki sendiri tanpa didampingi keluarga,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Bengkayang Lantik 39 Pejabat Fungsional

Lebih jauh, Dwiyanto juga menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bahwa hari Sabtu lalu korban berniat untuk pergi ke rumah ayah kandungnya dengan alasan ingin menghadiri acara pernikahan keluarga di Dusun Momong Desa Danti Kecamatan Sanggau Ledo.

“Istri dari paman korban sepintas melihat korban pergi berjalan kaki berangkat dari rumah neneknya  dengan menggunakan baju warna kuning dan celana pendek jeans warna biru menggunakan sendal jepit. Berdasarkan informasi yang didapat bahwa korban tidak bisa berenang dan tidak ada riwayat sakit,” ungkapnya.

Sementara dari hasil olah tempat kejadian sementara (TKP),  Kapolsek memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang diperkirakan berusia 20 tahun ini. Korban, kata dia, diduga tewas tenggelam. Dugaan sementara korban meninggal karena terpeleset dan terjerembab ke sungai yang sudah berubah seperti danau karena banjir dan korban tidak bisa berenang.

“Saat ini Korban dibawa ke rumah keluarganya Desa Sampurna kecamatan Subah Kabupaten Sambas untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah korban pun setelah usai dievakuasi langsung dimakamkan oleh keluarga korban,” Tutupnya. (Sig)

Bengkayang – Warga Desa Danti digegerkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas yang ditemukan hanyut di Sungai, dikawasan Divisi 8 Blok 27 PT. MISP (Mitra Inti Sejati Plantation) RT.07 RW.02 Dusun Engkanang, Desa Danti, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, kemarin sore.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo turut membenarkan adanya temuan mayat di wilayah hukum Polsek Sanggau Ledo tersebut. Dia menjelaskan bahwa temuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar dalam keadaan mengambang dan terlentang, yang kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Sanggau Ledo untuk ditindaklanjuti.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait hal tersebut, kami dari Polsek Sanggau Ledo bersama tim Inafis Kalbar mendatangi TKP untuk melakukan evaluasi dan mengangkat jenazah yang ditemukan mengambang di Sungai, di sekitaran Desa Danti tersebut,” jelasnya, Rabu (25/11).

Dia melanjutkan, proses pengangkatan mayat tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu oleh masyarakat sekitar. Sementara untuk kondisi mayat tersebut, setelah berhasil di evakuasi diketahui sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap, yang kemudian ditindaklanjuti dan di masukkan ke kantong jenazah.

Baca Juga :  Satgas TMMD Regtas 108 Perkenalkan Tungku Cuka Kayu

“Sungai tersebut biasa dilalui oleh masyarakat yaitu  disebut panat tersebut dilintasi sungai kecil memang kondisi hingga sekarang masih dalam keadaan banjir jadi volume air seperti danau mencapai ketinggian air  kurang lebih sekitar 3 meter,” jelasnya.

Kapolsek mengatakan bahwa sampai saat ini pihak kepolsian masih menyelidiki kasus penemuan mayat pria tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Sementara dari keterangan yang telah didapat sejauh ini dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, diketahui korban bernama Sholihin Bin Dulhaji (20) warga Kabupaten Sambas.

“Dari hasil penelusuran, korban diketahui tinggal bersama neneknya dan juga pamannya di Desa Sampurna kecamatan Subah Kabupaten Sambas, kebiasaan korban memang sering berpergian ketempat keluarga dan ayah kandung korban di Dusun Momong Desa Danti Kec. Sanggau Ledo,” terangnya.

“Menurut keterangan yang didapat dari paman korban yang berada Desa Sampurna, Kecamatan Subah Kabupaten Sambas bahwa yang bersangkutan korban atas nama Solihin memang sering mengunjungi Bapak kandungnya yang tinggal di Dusun momong Desa Danti kecamatan  Sanggau Ledo, yang berjarak tempuh 16 KM dari rumah neneknya dan biasa berjalan kaki sendiri tanpa didampingi keluarga,” tambahnya.

Baca Juga :  Sambut Positif TMMD ke 108 Bengkayang

Lebih jauh, Dwiyanto juga menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bahwa hari Sabtu lalu korban berniat untuk pergi ke rumah ayah kandungnya dengan alasan ingin menghadiri acara pernikahan keluarga di Dusun Momong Desa Danti Kecamatan Sanggau Ledo.

“Istri dari paman korban sepintas melihat korban pergi berjalan kaki berangkat dari rumah neneknya  dengan menggunakan baju warna kuning dan celana pendek jeans warna biru menggunakan sendal jepit. Berdasarkan informasi yang didapat bahwa korban tidak bisa berenang dan tidak ada riwayat sakit,” ungkapnya.

Sementara dari hasil olah tempat kejadian sementara (TKP),  Kapolsek memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang diperkirakan berusia 20 tahun ini. Korban, kata dia, diduga tewas tenggelam. Dugaan sementara korban meninggal karena terpeleset dan terjerembab ke sungai yang sudah berubah seperti danau karena banjir dan korban tidak bisa berenang.

“Saat ini Korban dibawa ke rumah keluarganya Desa Sampurna kecamatan Subah Kabupaten Sambas untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah korban pun setelah usai dievakuasi langsung dimakamkan oleh keluarga korban,” Tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/