alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Bupati Ajak Jaga Situasi Kondusif Jelang Pilkades Serempak 36 Desa

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif, khususnya di wilayah-wilayah yang bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak yang akan digelar pada 20 Desember mendatang. Imbauan tersebut disampaikan Bupati dalam pertemuan bersama Polres Bengkayang di Wisma Jovan Bengkayang, Jumat (26/11) lalu.

“Kini, sejumlah tahapan Pilkades sudah disiapkan pemerintah daerah,” katanya. Dirinya berharap, Pilkades berjalan lancar, aman, dan kondusif dari 36 desa yang terlibat langsung. “Perhelatan tersebut masih berhadapan dengan situasi pandemi. Dan ditekankan tetap menyesuaikan protokol kesehatan,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Polres (Kapolres) Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto menyampaikan bahwa jelang gelaran Pilkades di Kabupaten Bengkayang, dia memastikan Kepolisian akan berperan dalam pemeliharaan keamanan pada saat Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa. “Polri tidak tiba-tiba datang karena dia instansi pemerintah. Jadi keterlibatan kita berdasarkan undang-undang karena pemilihan kepala desa itu menimbulkan gangguan keamanan,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Wujudkan Lingkungan Peka Akan Informasi

“Gangguan tersebut bisa bermacam-macam. Bisa intimidasi, bias ketidaknetralan kemudian kecurangan, pengrusakan, konflik dan lain sebagainya,” sambungnya.

Kapolres juga memastikan bahwa Polri tidak akan terlibat langsung dalam Pilkades. Dalam artian dalam hal ini, Polri, khususnya seluruh jajaran Polres Bengkayang, dipastikan dia, bersikap netral.

“Kami anggota Polri tidak terlibat secara teknis bagaimana skema pemilihan kepala desa itu berjalan. Apabila ada anggota kami yang tidak netral laporkan kepada kami. Polri harus netral tidak boleh terlibat langsung tahapan-tahapan pemilihan kepala desa,” ucap Kapolres. “Tugas kami hanya ini, ketika dalam pemilihan kepala desa, apabila ada gangguan keamanan suatu pelanggaran hukum, barulah Polri dapat dilibatkan,” timpalnya.

Baca Juga :  Rangkaian TMMD 2020; Warga dan Personil Kodim 1202 Gotong Royong Pembongkaran Jembatan

Ia berharap kepada para Panitia Pilkades untuk semaksimal mungkin bekerja, agar pesta demokrasi Pilkades dapat berjalan dengan lancar. Di samping itu, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tertib dan menjaga kondusifitas pesta demokrasi tingkat desa, yang dilaksanakan secara serentak tahun ini. “Saya imbau agar masyarakat mengikuti  pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa dengan tertib agar situasi dan kondisi Kabupaten Bengkayang tetap kondusif,” imbuhnya. “Stabilitas keamanan mempengaruhi stabilitas ekonomi. Oleh karena itu kita harus menjaga dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” tutupnya. (sig)

BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif, khususnya di wilayah-wilayah yang bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak yang akan digelar pada 20 Desember mendatang. Imbauan tersebut disampaikan Bupati dalam pertemuan bersama Polres Bengkayang di Wisma Jovan Bengkayang, Jumat (26/11) lalu.

“Kini, sejumlah tahapan Pilkades sudah disiapkan pemerintah daerah,” katanya. Dirinya berharap, Pilkades berjalan lancar, aman, dan kondusif dari 36 desa yang terlibat langsung. “Perhelatan tersebut masih berhadapan dengan situasi pandemi. Dan ditekankan tetap menyesuaikan protokol kesehatan,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Polres (Kapolres) Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto menyampaikan bahwa jelang gelaran Pilkades di Kabupaten Bengkayang, dia memastikan Kepolisian akan berperan dalam pemeliharaan keamanan pada saat Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa. “Polri tidak tiba-tiba datang karena dia instansi pemerintah. Jadi keterlibatan kita berdasarkan undang-undang karena pemilihan kepala desa itu menimbulkan gangguan keamanan,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Rangkaian TMMD 2020; Warga dan Personil Kodim 1202 Gotong Royong Pembongkaran Jembatan

“Gangguan tersebut bisa bermacam-macam. Bisa intimidasi, bias ketidaknetralan kemudian kecurangan, pengrusakan, konflik dan lain sebagainya,” sambungnya.

Kapolres juga memastikan bahwa Polri tidak akan terlibat langsung dalam Pilkades. Dalam artian dalam hal ini, Polri, khususnya seluruh jajaran Polres Bengkayang, dipastikan dia, bersikap netral.

“Kami anggota Polri tidak terlibat secara teknis bagaimana skema pemilihan kepala desa itu berjalan. Apabila ada anggota kami yang tidak netral laporkan kepada kami. Polri harus netral tidak boleh terlibat langsung tahapan-tahapan pemilihan kepala desa,” ucap Kapolres. “Tugas kami hanya ini, ketika dalam pemilihan kepala desa, apabila ada gangguan keamanan suatu pelanggaran hukum, barulah Polri dapat dilibatkan,” timpalnya.

Baca Juga :  Vaksin Tersedia Lebih dari Cukup

Ia berharap kepada para Panitia Pilkades untuk semaksimal mungkin bekerja, agar pesta demokrasi Pilkades dapat berjalan dengan lancar. Di samping itu, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tertib dan menjaga kondusifitas pesta demokrasi tingkat desa, yang dilaksanakan secara serentak tahun ini. “Saya imbau agar masyarakat mengikuti  pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa dengan tertib agar situasi dan kondisi Kabupaten Bengkayang tetap kondusif,” imbuhnya. “Stabilitas keamanan mempengaruhi stabilitas ekonomi. Oleh karena itu kita harus menjaga dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” tutupnya. (sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/