alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Spesialis Curanmor Diringkus Polisi

BENGKAYANG – Jajaran Polres Bengkayang berhasil meringkus seorang pria berinisial M (40) yang merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Seluas.

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakapolres Bengkayang, Kompol Amin Siddiq pada saat press release pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Bengkayang, pada Selasa (29/6) pagi.

Untuk tersangka sendiri, sambung Siddiq, berhasil diringkus kembali baru-baru ini lantaran kembali melakukan aksi curanmor.

“Tersangka M sebelumnya merupakan residivis pada kasus yang sama (curanmor) pada tahun 2018. Yang bersangkutan juga sempat mendekap di balik jeruju besi selama dua tahun,” kata Wakapolres disela-sela press release.

Dia menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan atas inisiasi Polres Bengkayang dan juga jajaran Polsek Seluas. Mengingat pelaku pada kasus ini sudah berulang kali melakukan tindak kriminal yang tentunya merugikan masyarakat.

“Ketika berhasil kita amankan, kita juga melakukan pendalaman terhadap yang bersangkutan. Hasilnya tersangka tak hanya mencuri satu unit motor saja, namun masih ada bb lainnya, yang jika ditotal ada empat unit sepeda motor hasil curian dari tersangka yang sama,” ungkapnya.

Terkait kasus tersebut, Siddiq mengungkapkan bahwa keempat sepeda motor hasil curian tersebut dilakukan oleh tersangka M seorang diri. Sementara untuk modus pencurian yang dilakukan, tersangka M melakukan aksinya dengan cara merusak penutup bagian depan sepeda motor yang hendak dicurinya. Kemudian, tersangka menyambungkan kabel kontak yang ada untuk menghidupkan paksa sepeda motor yang menjadi target pencurian.

Baca Juga :  Polresta Pontianak Bekuk Dua Pelaku Curanmor

Setelah sepeda motor berhasil dihidupkan, tersangka kemudian membawa kabur motor curian tersebut. Sementara untuk rentang waktu pencurian, dari pengakuan pelaku, dirinya mengaku bahwa melakukan aksi kriminal tersebut pada malam hari atau saat korban sedang dalam keadaan tidur.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolres, dan yang bersangkutan terancam dikenakan hukuman tujuh tahun masa kurungan,” tutupnya.

Di tempat yang sama, salah satu korban curanmor yang dilakukan oleh M, yakni Fauzi mengaku bahwa dirinya sama sekali tak mengetahui saat tersangka merangsak masuk ke rumahnya untuk mencuri sepeda motor. Yang jelas, dirinya baru mengetahui bahwa sepeda motornya telah raib ketika hendak pergi salat subuh, dan sudah tak menemui kendaraan miliknya tersebut.

“Setelah motor saya hilang, langkah pertama tentunya langsung melapor ke Mapolsek Seluas atas apa yang telah terjadi. Syukurnya hari ini pelaku bersama sepeda motor milik saya sudah berhasil didapatkan,” ucapnya.

Pria yang sehari-hari aktif sebagai Kepala KUA Kecamatan Seluas tersebut juga turut berterimakasih kepada jajaran Kepolisian yang dinilai sangat sigap dan cepat meringkus pelaku curanmor yang menurutnya meresahkan. Terlebih, sambungnya, proses penangkapan dilakukan dalam tempo yang sangat cepat.

Baca Juga :  Buru Aset Asabri dan Jiwasraya

“Kasus ini tergolong baru terjadi, karena sebelum-sebelumnya sangat jarang terjadi (curanmor). Jadi kita sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas kinerja pihak Kepolisian. Khususnya untuk jajaran Polsek Seluas dan Polres Bengkayang,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka M yang turut dihadirkan saat press release mengaku terpaksa melakukan tindak pidana curanmor secara berulang lantaran jeratan hutang. Adapun, hutang yang dimaksud adalah hutang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebelumnya saya kerja di Kecamatan Lembah Bawang. Tapi karena tak kunjung dibayar, jadi memutuskan untuk balik kampung dan untuk memenuhi hidup dengan berhutang,” ungkapnya.

Atas dasar itu, dirinya mengaku juga banyak yang kerap mendatanginya untuk menagih hutang tersebut. Sampai akhirnya ada rekannya yang memberi saran untuk melakukan aksi kejahatan dengan mencuri sepeda motor.

“Jujur saya tentunya menyesal melakukan ini (curanmor),” ucapnya.

“Untuk sepeda motor yang dicuri tiga diantaranya sudah laku terjual. Biasanya laku di kisaran 1,3 hingga 1,5 jutaan,” pungkasnya. (Sig)

BENGKAYANG – Jajaran Polres Bengkayang berhasil meringkus seorang pria berinisial M (40) yang merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Seluas.

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakapolres Bengkayang, Kompol Amin Siddiq pada saat press release pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Bengkayang, pada Selasa (29/6) pagi.

Untuk tersangka sendiri, sambung Siddiq, berhasil diringkus kembali baru-baru ini lantaran kembali melakukan aksi curanmor.

“Tersangka M sebelumnya merupakan residivis pada kasus yang sama (curanmor) pada tahun 2018. Yang bersangkutan juga sempat mendekap di balik jeruju besi selama dua tahun,” kata Wakapolres disela-sela press release.

Dia menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan atas inisiasi Polres Bengkayang dan juga jajaran Polsek Seluas. Mengingat pelaku pada kasus ini sudah berulang kali melakukan tindak kriminal yang tentunya merugikan masyarakat.

“Ketika berhasil kita amankan, kita juga melakukan pendalaman terhadap yang bersangkutan. Hasilnya tersangka tak hanya mencuri satu unit motor saja, namun masih ada bb lainnya, yang jika ditotal ada empat unit sepeda motor hasil curian dari tersangka yang sama,” ungkapnya.

Terkait kasus tersebut, Siddiq mengungkapkan bahwa keempat sepeda motor hasil curian tersebut dilakukan oleh tersangka M seorang diri. Sementara untuk modus pencurian yang dilakukan, tersangka M melakukan aksinya dengan cara merusak penutup bagian depan sepeda motor yang hendak dicurinya. Kemudian, tersangka menyambungkan kabel kontak yang ada untuk menghidupkan paksa sepeda motor yang menjadi target pencurian.

Baca Juga :  Electronic City di Gaia Bumi Raya, Menjadikan Belanja Elektronik Aman dan Nyaman dengan Protokol Kesehatan

Setelah sepeda motor berhasil dihidupkan, tersangka kemudian membawa kabur motor curian tersebut. Sementara untuk rentang waktu pencurian, dari pengakuan pelaku, dirinya mengaku bahwa melakukan aksi kriminal tersebut pada malam hari atau saat korban sedang dalam keadaan tidur.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolres, dan yang bersangkutan terancam dikenakan hukuman tujuh tahun masa kurungan,” tutupnya.

Di tempat yang sama, salah satu korban curanmor yang dilakukan oleh M, yakni Fauzi mengaku bahwa dirinya sama sekali tak mengetahui saat tersangka merangsak masuk ke rumahnya untuk mencuri sepeda motor. Yang jelas, dirinya baru mengetahui bahwa sepeda motornya telah raib ketika hendak pergi salat subuh, dan sudah tak menemui kendaraan miliknya tersebut.

“Setelah motor saya hilang, langkah pertama tentunya langsung melapor ke Mapolsek Seluas atas apa yang telah terjadi. Syukurnya hari ini pelaku bersama sepeda motor milik saya sudah berhasil didapatkan,” ucapnya.

Pria yang sehari-hari aktif sebagai Kepala KUA Kecamatan Seluas tersebut juga turut berterimakasih kepada jajaran Kepolisian yang dinilai sangat sigap dan cepat meringkus pelaku curanmor yang menurutnya meresahkan. Terlebih, sambungnya, proses penangkapan dilakukan dalam tempo yang sangat cepat.

Baca Juga :  Warga Karya Makmur Geger Penemuan Mayat, Terkubur di Bawah Pohon Pisang Milik Warga

“Kasus ini tergolong baru terjadi, karena sebelum-sebelumnya sangat jarang terjadi (curanmor). Jadi kita sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas kinerja pihak Kepolisian. Khususnya untuk jajaran Polsek Seluas dan Polres Bengkayang,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka M yang turut dihadirkan saat press release mengaku terpaksa melakukan tindak pidana curanmor secara berulang lantaran jeratan hutang. Adapun, hutang yang dimaksud adalah hutang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebelumnya saya kerja di Kecamatan Lembah Bawang. Tapi karena tak kunjung dibayar, jadi memutuskan untuk balik kampung dan untuk memenuhi hidup dengan berhutang,” ungkapnya.

Atas dasar itu, dirinya mengaku juga banyak yang kerap mendatanginya untuk menagih hutang tersebut. Sampai akhirnya ada rekannya yang memberi saran untuk melakukan aksi kejahatan dengan mencuri sepeda motor.

“Jujur saya tentunya menyesal melakukan ini (curanmor),” ucapnya.

“Untuk sepeda motor yang dicuri tiga diantaranya sudah laku terjual. Biasanya laku di kisaran 1,3 hingga 1,5 jutaan,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/