alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Bupati Pimpin Musrenbang secara Online

PUTUSSIBAU – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu terpaksa digelar secara online di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (3/4). Padahal seyogianya Musrenbang RKPD tersebut dijadwalkan pada 19 Maret lalu, namun karena keadaan tidak memungkinkan, sehingga harus ditunda.

Musrenbang secara online tersebut diikuti para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, serta Pemerintah Provinsi Kalbar, yang dilakukan dari lokasi kantor masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menyampaikan gambaran umum tentang Kabupaten Kapuas Hulu, misalnya capaian makro pembangunan berupa Indeks Pembangunan Manusia, baik itu rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, usia harapan hidup, dan pengeluaran perkapita. Kemudian Nasir juga memaparkan tentang penduduk miskin dan tingkat pengangguran di Kabupaten Kapuas Hulu. Sementara tingkat pertumbuhan ekonomi, kata Nasir sebesar 4,03 persen, dengan rincian distribusi PDRB dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 21,96 persen.

“Sedangkan konstruksi sebesar 22, 34, perdagangan besar dan eceran mencapai 11,33 dan industri pengolahan 11,31,” paparnya.

Adapun yang menjadi isu strategis, diungkapkan Bupati Kapuas Hulu dua periode ini, di antaranya infrastruktur dasar, kesejahteraan masyarakat, lingkungan, perekonomian, dan pemerintahan. “Sebagaimana RPJMD 2016 – 2021, alur tematik pembangunan yakni, 2016 itu konsolidasi dan harmonisasi penyelenggaraan pemerintahan, kemudian 2017 Kapuas Hulu Melayani, 2018 Kapuas Hulu Produktif, 2019 Kapuas Hulu Berdaya Saing, 2020 Kapuas Hulu Mandiri, dan 2021 Kapuas Hulu daerah Konservasi dan Beranda NKRI yang maju,” papar Bupati.

Baca Juga :  Batalkan Pernikahan Anak, Usman Dapat Penghargaan

Nasir menyebutkan, prioritas pembangunan nasional tahun 2020 – 2024 di antaranya pembangunan sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, menyederhanakan birokrasi, dan tranformasi ekonomi.

Sedangkan arah kebijakan pembangunan Kapuas Hulu tahun 2021, kata Nasir, di antaranya memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. “Kemudian mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, selanjutnya meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, berikutnya revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, kemudian memperkuat stabilitas Polhukhankam  dan transformasi pelayanan  publik,” papar Nasir lagi.

Selanjutnya, disebutkan dia, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim serta memperkuat infrastruktur untuk pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Adapun prioritas pembangunan Kapuas Hulu tahun 2021, di antaranya, diungkapkan Bupati berupa peningkatan daya saing SDM, peningkatan ekonomi sektor unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga :  Jaring Atlet Muda

“Strategi dan kebijakan prioritas pembangunan pertama tentang peningkatan daya saing SDM itu, seperti perluasan kesempatan kerja, peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial, peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan penduduk miskin dan peningkatan akses serta kualitas pendidikan,” tutur Nasir.

Ditambahkan Nasir, strategi dan  kebijakan prioritas pembangunan mengenai peningkatan pertumbuhan ekonomi sektor unggulan, di antaranya, peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidayaan perikanan, peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan kualitas BUMDes, peningkatan nilai tambah produksi koperasi dan UMKM.

“Berikutnya peningkatan akses pasar produk unggulan daerah dan peningkatan investasi di daerah,” kata Bupati.

Berikutnya mengenai strategi dan kebijakan prioritas ketiga tentang peningkatan kualitas infrastruktur dasar, di antaranya digambarkan dia berupa peningkatan konektivitas antarwilayah, kemudian peningkatan akses perumahan, dan peningkatan rasio elektrifikasi dan telekomunikasi.

“Sedangkan strategi dan kebijakan prioritas pembangunan ke empat tentang peningkatan kualitas lingkungan hidup, diantaranya peningkatan pengelolaan sampah, kemudian pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan dan peningkatan kualitas penataan ruang,” tuntas Nasir. (dRe)

 

PUTUSSIBAU – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu terpaksa digelar secara online di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (3/4). Padahal seyogianya Musrenbang RKPD tersebut dijadwalkan pada 19 Maret lalu, namun karena keadaan tidak memungkinkan, sehingga harus ditunda.

Musrenbang secara online tersebut diikuti para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, serta Pemerintah Provinsi Kalbar, yang dilakukan dari lokasi kantor masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menyampaikan gambaran umum tentang Kabupaten Kapuas Hulu, misalnya capaian makro pembangunan berupa Indeks Pembangunan Manusia, baik itu rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, usia harapan hidup, dan pengeluaran perkapita. Kemudian Nasir juga memaparkan tentang penduduk miskin dan tingkat pengangguran di Kabupaten Kapuas Hulu. Sementara tingkat pertumbuhan ekonomi, kata Nasir sebesar 4,03 persen, dengan rincian distribusi PDRB dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 21,96 persen.

“Sedangkan konstruksi sebesar 22, 34, perdagangan besar dan eceran mencapai 11,33 dan industri pengolahan 11,31,” paparnya.

Adapun yang menjadi isu strategis, diungkapkan Bupati Kapuas Hulu dua periode ini, di antaranya infrastruktur dasar, kesejahteraan masyarakat, lingkungan, perekonomian, dan pemerintahan. “Sebagaimana RPJMD 2016 – 2021, alur tematik pembangunan yakni, 2016 itu konsolidasi dan harmonisasi penyelenggaraan pemerintahan, kemudian 2017 Kapuas Hulu Melayani, 2018 Kapuas Hulu Produktif, 2019 Kapuas Hulu Berdaya Saing, 2020 Kapuas Hulu Mandiri, dan 2021 Kapuas Hulu daerah Konservasi dan Beranda NKRI yang maju,” papar Bupati.

Baca Juga :  Batalkan Pernikahan Anak, Usman Dapat Penghargaan

Nasir menyebutkan, prioritas pembangunan nasional tahun 2020 – 2024 di antaranya pembangunan sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, menyederhanakan birokrasi, dan tranformasi ekonomi.

Sedangkan arah kebijakan pembangunan Kapuas Hulu tahun 2021, kata Nasir, di antaranya memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. “Kemudian mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, selanjutnya meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, berikutnya revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, kemudian memperkuat stabilitas Polhukhankam  dan transformasi pelayanan  publik,” papar Nasir lagi.

Selanjutnya, disebutkan dia, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim serta memperkuat infrastruktur untuk pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Adapun prioritas pembangunan Kapuas Hulu tahun 2021, di antaranya, diungkapkan Bupati berupa peningkatan daya saing SDM, peningkatan ekonomi sektor unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga :  Jaring Atlet Muda

“Strategi dan kebijakan prioritas pembangunan pertama tentang peningkatan daya saing SDM itu, seperti perluasan kesempatan kerja, peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial, peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan penduduk miskin dan peningkatan akses serta kualitas pendidikan,” tutur Nasir.

Ditambahkan Nasir, strategi dan  kebijakan prioritas pembangunan mengenai peningkatan pertumbuhan ekonomi sektor unggulan, di antaranya, peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidayaan perikanan, peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan kualitas BUMDes, peningkatan nilai tambah produksi koperasi dan UMKM.

“Berikutnya peningkatan akses pasar produk unggulan daerah dan peningkatan investasi di daerah,” kata Bupati.

Berikutnya mengenai strategi dan kebijakan prioritas ketiga tentang peningkatan kualitas infrastruktur dasar, di antaranya digambarkan dia berupa peningkatan konektivitas antarwilayah, kemudian peningkatan akses perumahan, dan peningkatan rasio elektrifikasi dan telekomunikasi.

“Sedangkan strategi dan kebijakan prioritas pembangunan ke empat tentang peningkatan kualitas lingkungan hidup, diantaranya peningkatan pengelolaan sampah, kemudian pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan dan peningkatan kualitas penataan ruang,” tuntas Nasir. (dRe)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/