alexametrics
25.6 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Sepuluh Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir

PUTUSSIBAU – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu dilanda banjir. Hingga Minggu (3/10) banjir telah menggenangi sepuluh kecamatan di Kapuas Hulu. Ribuan rumah hingga sejumlah ruas jalan, termasuk jalan nasional, terendam.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyebutkan, banjir di tahun 2021 ini merupakan banjir terbesar di Kabupaten Kapuas Hulu, karena kondisi ketinggian air terus meningkat. “Ini sejarah di kabupaten Kapuas Hulu karena merupakan bencana banjir yang sangat besar,” ucap Bang Sis, sapaan akrab bupati.

Debit air Sungai Kapuas dan beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu menyebabkan luapan air semakin parah. Selain Sungai Kapuas, juga DAS  Mendalam, Sibau, Manday dan beberapa lainnya juga meluap.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kembali Salurkan Kebutuhan Pokok Untuk Korban banjir

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun petugas di lapangan,  sepuluh kecamatan yang terendam banjir adalah Bunut Hulu, Kalis, Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Seberuang, Silat Hulu, Silat Hilir, Kecamatan Mentebah, Bika dan Boyan Tanjung.

“Tadi di Kecamatan Bunut Hulu, banjir merendam ruas jalan nasional seputaran Semangut, banjir sepanjang kurang lebih 200 meter, kedalaman air kurang lebih 1 meter,” terang Gunawan.

“Dari pengukuran yang dilakukan, ditemukan di Desa Tanjung Lasa ketinggian air siang tadi  50 cm, jalan menuju Betang Sibau  Hulu 60 Cm, Komplek Cu Desa Sibau Hilir 70 Cm, Desa Data Dian 70 cm,” papar Gunawan.

Baca Juga :  Uang Beredar Tumbuh Capai Rp7.198,9 Triliun

Untuk akses jalan  menuju Mendalam  Kecamatan Putussibau Utara kata Gunawan, ada 6 titik banjir, dengan ketinggian debit air  50- 70 cm, untuk kendaraan bermotor sementara tidak bisa melawati jalur tersebut. (dre)

PUTUSSIBAU – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu dilanda banjir. Hingga Minggu (3/10) banjir telah menggenangi sepuluh kecamatan di Kapuas Hulu. Ribuan rumah hingga sejumlah ruas jalan, termasuk jalan nasional, terendam.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyebutkan, banjir di tahun 2021 ini merupakan banjir terbesar di Kabupaten Kapuas Hulu, karena kondisi ketinggian air terus meningkat. “Ini sejarah di kabupaten Kapuas Hulu karena merupakan bencana banjir yang sangat besar,” ucap Bang Sis, sapaan akrab bupati.

Debit air Sungai Kapuas dan beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu menyebabkan luapan air semakin parah. Selain Sungai Kapuas, juga DAS  Mendalam, Sibau, Manday dan beberapa lainnya juga meluap.

Baca Juga :  Digelar Secara Semi Virtual, Kalbar Terjunkan 19 Peserta Pada UDG Tingkat Nasional ke-XIV

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun petugas di lapangan,  sepuluh kecamatan yang terendam banjir adalah Bunut Hulu, Kalis, Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Seberuang, Silat Hulu, Silat Hilir, Kecamatan Mentebah, Bika dan Boyan Tanjung.

“Tadi di Kecamatan Bunut Hulu, banjir merendam ruas jalan nasional seputaran Semangut, banjir sepanjang kurang lebih 200 meter, kedalaman air kurang lebih 1 meter,” terang Gunawan.

“Dari pengukuran yang dilakukan, ditemukan di Desa Tanjung Lasa ketinggian air siang tadi  50 cm, jalan menuju Betang Sibau  Hulu 60 Cm, Komplek Cu Desa Sibau Hilir 70 Cm, Desa Data Dian 70 cm,” papar Gunawan.

Baca Juga :  Lelang Proyek Puskesmas Tekarang Rp5,8 Miliar Dipersoalkan

Untuk akses jalan  menuju Mendalam  Kecamatan Putussibau Utara kata Gunawan, ada 6 titik banjir, dengan ketinggian debit air  50- 70 cm, untuk kendaraan bermotor sementara tidak bisa melawati jalur tersebut. (dre)

Most Read

Artikel Terbaru

/