alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Banjir Landa Lima Kecamatan di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU – Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (5/8).  Ketinggian air rata-rata mencapai 50 cm sampai dengan satu meter. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan mengatakan bencana alam ini terjadi menyusul tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. Banjir diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Adapun lima kecamatan yang terdampak banjir yakni Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Pengkadan Kecamatan Seberuang dan Kecamatan Silat Hilir.

“Untuk di Putussibau Utara ada empat desa terdampak banjir, kemudian di Putussibau Selatan ada dua desa, termasuk wilayah Kelurahan Kedamin Hilir juga mulai terendam, kemudian di Kecamatan Pengkadan ada satu desa, Kecamatan Seberuang ada dua desa, dan kecamatan Silat Hilir ada satu desa,” papar Gunawan.

Menurutnya, curah hujan cukup tinggi sejak Rabu (4/8) hingga 5 Agustus 2022 pagi menjelang siang. “Akibatnya sungai di lima kecamatan jadi meluap dan mengakibatkan banjir di 11 desa di lima kecamatan di wilayah Kapuas Hulu,” ujarnya.

Banjir yang merendam beberapa kecamatan tersebut juga mengakibatkan fasilitas umum rusak. Salah satunya Jembatan Belimbing di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang. Akibatnya, sejumlah desa tidak dapat diakses dengan kendaraan.

Baca Juga :  Pertama Dalam 60 Tahun Terakhir; Banjir Bandang Porak Porandakan Desa Nekan

Saat ini, kata Gunawan, pihaknya terus melakukan upaya penanganan, memonitor wilayah terdampak banjir dan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan.

“Kebutuhan darurat yang perlu dipersiapkan yakni tempat pengungsian apabila hujan masih terjadi, termasuk persiapan kebutuhan logistik,” tambahnya.

Untuk potensi banjir susulan, Gunawan mengatakan jika tidak ada hujan maka tidak akan ada banjir susulan. “Namun untuk update terakhir, banjir melanda Teluk Barak dan Kampung Jati di Kecamatan Putussibau Selatan. Untuk Silat Hilir banjirnya sudah mulai surut,” pungkas Gunawan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena debit air di Sungai Kapuas, Sungai Sibau dan Sungai Mendalam masih terus naik.

Ia juga meminta seluruh pihak kecamatan dan perangkat desa untuk segera menyampaikan kondisi perkembangan banjir di daerahnya masing-masing. Selain itu, masyarakat diminta untuk waspada dan selalu siaga.

Seorang Bocah Tewas Tenggelam

Sementara itu, seorang bocah perempuan berusia 7 tahun bernama Bilqis Aprillia tewas tenggelam saat banjir yang terjadi di daerah Teluk Barak, Kelurahan Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan.

“Anak tersebut ditemukan tenggelam di depan rumah orang tuanya di depan Teluk Barak saat kondisi banjir terjadi,” kata Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Faldo Yefri Oktavianus, kepada Antara, Jumat (5/8).

Baca Juga :  Sampah Jenis Plastik Sudah Sangat Mengganggu

Menurutnya, anak dari Putri Purnama Rezeki itu diketahui hilang dari dalam rumah sekitar pukul 14. 40 WIB. Saat ibu korban mencuci baju di dapur. Ketika menyadari anaknya tidak di tempat, ibu korban lantas memanggil-manggil namun tidak ada sahutan.

“Karena tidak ada jawaban, ibu korban pun berusaha mencari di dalam rumah, tetapi korban juga tidak ditemukan. Akhirnya ibu korban mencari dengan berjalan kaki di tengah kondisi banjir,” jelas Faldo.

Karena melihat ibu korban mencari anaknya, warga di sekitar pun berusaha membantu dalam pencarian. Sementara salah satu warga langsung menghubungi Polsek Putussibau Selatan, Tim TRC dan Tagana Kapuas Hulu.

Dikatakan Faldo, korban ditemukan tenggelam sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tim gabungan bersama masyarakat pun mencoba melakukan pertolongan, hingga membawa korban ke rumah sakit dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, Faldo mengimbau kepada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya, apalagi dalam kondisi banjir.

Diketahui, pada saat kejadian, di daerah tersebut memang dalam keadaan banjir dengan kedalaman kurang lebih 50 centimeter hingga satu meter. (dre/ant)

PUTUSSIBAU – Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (5/8).  Ketinggian air rata-rata mencapai 50 cm sampai dengan satu meter. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan mengatakan bencana alam ini terjadi menyusul tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. Banjir diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Adapun lima kecamatan yang terdampak banjir yakni Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Pengkadan Kecamatan Seberuang dan Kecamatan Silat Hilir.

“Untuk di Putussibau Utara ada empat desa terdampak banjir, kemudian di Putussibau Selatan ada dua desa, termasuk wilayah Kelurahan Kedamin Hilir juga mulai terendam, kemudian di Kecamatan Pengkadan ada satu desa, Kecamatan Seberuang ada dua desa, dan kecamatan Silat Hilir ada satu desa,” papar Gunawan.

Menurutnya, curah hujan cukup tinggi sejak Rabu (4/8) hingga 5 Agustus 2022 pagi menjelang siang. “Akibatnya sungai di lima kecamatan jadi meluap dan mengakibatkan banjir di 11 desa di lima kecamatan di wilayah Kapuas Hulu,” ujarnya.

Banjir yang merendam beberapa kecamatan tersebut juga mengakibatkan fasilitas umum rusak. Salah satunya Jembatan Belimbing di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang. Akibatnya, sejumlah desa tidak dapat diakses dengan kendaraan.

Baca Juga :  Pusat Jajaki Kampung Budidaya Ikan Semah

Saat ini, kata Gunawan, pihaknya terus melakukan upaya penanganan, memonitor wilayah terdampak banjir dan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan.

“Kebutuhan darurat yang perlu dipersiapkan yakni tempat pengungsian apabila hujan masih terjadi, termasuk persiapan kebutuhan logistik,” tambahnya.

Untuk potensi banjir susulan, Gunawan mengatakan jika tidak ada hujan maka tidak akan ada banjir susulan. “Namun untuk update terakhir, banjir melanda Teluk Barak dan Kampung Jati di Kecamatan Putussibau Selatan. Untuk Silat Hilir banjirnya sudah mulai surut,” pungkas Gunawan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena debit air di Sungai Kapuas, Sungai Sibau dan Sungai Mendalam masih terus naik.

Ia juga meminta seluruh pihak kecamatan dan perangkat desa untuk segera menyampaikan kondisi perkembangan banjir di daerahnya masing-masing. Selain itu, masyarakat diminta untuk waspada dan selalu siaga.

Seorang Bocah Tewas Tenggelam

Sementara itu, seorang bocah perempuan berusia 7 tahun bernama Bilqis Aprillia tewas tenggelam saat banjir yang terjadi di daerah Teluk Barak, Kelurahan Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan.

“Anak tersebut ditemukan tenggelam di depan rumah orang tuanya di depan Teluk Barak saat kondisi banjir terjadi,” kata Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Faldo Yefri Oktavianus, kepada Antara, Jumat (5/8).

Baca Juga :  Jaring Atlet Muda

Menurutnya, anak dari Putri Purnama Rezeki itu diketahui hilang dari dalam rumah sekitar pukul 14. 40 WIB. Saat ibu korban mencuci baju di dapur. Ketika menyadari anaknya tidak di tempat, ibu korban lantas memanggil-manggil namun tidak ada sahutan.

“Karena tidak ada jawaban, ibu korban pun berusaha mencari di dalam rumah, tetapi korban juga tidak ditemukan. Akhirnya ibu korban mencari dengan berjalan kaki di tengah kondisi banjir,” jelas Faldo.

Karena melihat ibu korban mencari anaknya, warga di sekitar pun berusaha membantu dalam pencarian. Sementara salah satu warga langsung menghubungi Polsek Putussibau Selatan, Tim TRC dan Tagana Kapuas Hulu.

Dikatakan Faldo, korban ditemukan tenggelam sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tim gabungan bersama masyarakat pun mencoba melakukan pertolongan, hingga membawa korban ke rumah sakit dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, Faldo mengimbau kepada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya, apalagi dalam kondisi banjir.

Diketahui, pada saat kejadian, di daerah tersebut memang dalam keadaan banjir dengan kedalaman kurang lebih 50 centimeter hingga satu meter. (dre/ant)

Most Read

BKKBN Gandeng Fatayat NU

Situasi Beirut Tidak Aman

Nelayan Susah Dapatkan Solar

Artikel Terbaru

/