alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Jadi Sarana Komunikasi Bersama Pemerintah

Penancapan Tiang Pertama Rumah Adat Desa Nanga Lauk

PUTUSSIBAU –  Dengan dibangunnya rumah rumah adat Desa Nanga Lauk, Kecamatan Putussibau Utara, diharapkan dapat dapat memberikan kontribusi nyata dalam dalam membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, atau ormas-ormas yang ada di Kapuas Hulu. Harapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir usai melakukan penancapan tiang pertama rumah adat, kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyambut baik serta mendukung terlaksananya pembangunan rumah adat di Desa Nanga Lauk itu.

“Rumah adat sangat penting, sebagai wadah atau tempat bertukar pikiran, untuk mencapai mufakat atas masalah-masalah yang muncul di masyarakat,” kata Nasir.

Baca Juga :  Jadi Idola Anak Desa Suka Ramai 

Di samping itu, keberadaan rumah adat tersebut diharapkan dia mampu turut melestarikan dan memberikan pelatihan serta pendidikan nilai-nilai adat istiadat, yang menjadi ciri khas suatu daerah kepada generasi penerus. “Rumah adat juga berguna untuk menyiapkan atraksi-atraksi budaya agar daerah kita menjadi destinasi wisata, dan tercapainya peluang yang besar bagi pelaku budaya untuk mengekspresikan karya seninya dan mempromosikan adat dan seni budaya Kapuas Hulu melalui eventevent yang dilaksanakan di rumah adat ini,” papar Nasir. (arf)

Penancapan Tiang Pertama Rumah Adat Desa Nanga Lauk

PUTUSSIBAU –  Dengan dibangunnya rumah rumah adat Desa Nanga Lauk, Kecamatan Putussibau Utara, diharapkan dapat dapat memberikan kontribusi nyata dalam dalam membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, atau ormas-ormas yang ada di Kapuas Hulu. Harapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir usai melakukan penancapan tiang pertama rumah adat, kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyambut baik serta mendukung terlaksananya pembangunan rumah adat di Desa Nanga Lauk itu.

“Rumah adat sangat penting, sebagai wadah atau tempat bertukar pikiran, untuk mencapai mufakat atas masalah-masalah yang muncul di masyarakat,” kata Nasir.

Baca Juga :  Wings Air Hentikan Operasi Rute Pontianak-Putussibau

Di samping itu, keberadaan rumah adat tersebut diharapkan dia mampu turut melestarikan dan memberikan pelatihan serta pendidikan nilai-nilai adat istiadat, yang menjadi ciri khas suatu daerah kepada generasi penerus. “Rumah adat juga berguna untuk menyiapkan atraksi-atraksi budaya agar daerah kita menjadi destinasi wisata, dan tercapainya peluang yang besar bagi pelaku budaya untuk mengekspresikan karya seninya dan mempromosikan adat dan seni budaya Kapuas Hulu melalui eventevent yang dilaksanakan di rumah adat ini,” papar Nasir. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/