alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Paparkan Empat Prinsif Utama Komprehensif

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyampaikan bagaimana penanggulangan kemiskinan juga dilakukan dengan mempertimbangkan empat prinsip utama yang komprehensif. Penjelasan mengenai itu disampaikan Wabup saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021 di Aula kantor Bappeda Kapuas Hulu, Selasa (7/9).

Empat prinsip utama yang dimaksud dia yaitu perbaikan dan pengembangan sistem perlindungan sosial, peningkatan akses pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin, dan pembangunan yang inklusif.

“Mengacu kepada prinsip utama tersebut, penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan strategi yaitu mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin, keberlanjutan usaha mikro serta kecil;

dan membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan,” ujar Wabup.

Baca Juga :  Bangun Rumah Isolasi di Desa Bika Hulu

Dalam RPJMD Kabupaten Kapuas Hulu 2021 – 2026, disebutkan dia bahwa target penurunan angka kemiskinan yang ingin dicapai yaitu 8,60 persen pada 2022, 8,45 persen (2023), 8,15 persen (2024), 7,45 persen (2025), dan 7,50 persen pada 2026. Oleh karenanya, Wabup mengingatkan dan meminta perhatian serius agar semua kepala Perangkat Daerah untuk menjabarkan apa yang tertuang dalam RPJMD tersebut ke dalam Renstra OPD masing-masing.

“Susunlah program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dalam upaya kita menurunkan kemiskinan di Kabupaten Kapuas Hulu dan kepada Bappeda untuk mengasistensinya,” pinta Wabup.

Wabup juga mengharapkan, adanya kerja sama, kaloborasi, dan sinergitas dari semua pihak terkait, agar bisa menurunkan angka kemiskinan di Kapuas Hulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan OPD terkait di lingkungan Kabupaten Kapuas Hulu, Asisten II, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas Hulu, Kepala Bulog Putussibau, Camat Putussibau Selatan, Camat Putussibau Utara, Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) Kabupaten Kapuas Hulu, dan para undangan.

Baca Juga :  Safi Pimpin Kejari KH

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu terus menyusun strategi percepatan penanggulangan kemiskinan yang ada di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Intervensi Program dan Kegiatan Perangkat Daerah serta Penguatan Peran Koordinasi TKPK Kabupaten Kapuas Hulu.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan penanggulangan kemiskinan juga dilakukan dengan mempertimbangkan empat prinsip utama yang komprehensif, yaitu Perbaikan dan pengembangan sistem perlindungan sosial, peningkatan akses pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin dan pembangunan yang inklusif. (dRe)

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyampaikan bagaimana penanggulangan kemiskinan juga dilakukan dengan mempertimbangkan empat prinsip utama yang komprehensif. Penjelasan mengenai itu disampaikan Wabup saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021 di Aula kantor Bappeda Kapuas Hulu, Selasa (7/9).

Empat prinsip utama yang dimaksud dia yaitu perbaikan dan pengembangan sistem perlindungan sosial, peningkatan akses pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin, dan pembangunan yang inklusif.

“Mengacu kepada prinsip utama tersebut, penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan strategi yaitu mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin, keberlanjutan usaha mikro serta kecil;

dan membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan,” ujar Wabup.

Baca Juga :  Satu Pengendara Meninggal Dunia

Dalam RPJMD Kabupaten Kapuas Hulu 2021 – 2026, disebutkan dia bahwa target penurunan angka kemiskinan yang ingin dicapai yaitu 8,60 persen pada 2022, 8,45 persen (2023), 8,15 persen (2024), 7,45 persen (2025), dan 7,50 persen pada 2026. Oleh karenanya, Wabup mengingatkan dan meminta perhatian serius agar semua kepala Perangkat Daerah untuk menjabarkan apa yang tertuang dalam RPJMD tersebut ke dalam Renstra OPD masing-masing.

“Susunlah program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dalam upaya kita menurunkan kemiskinan di Kabupaten Kapuas Hulu dan kepada Bappeda untuk mengasistensinya,” pinta Wabup.

Wabup juga mengharapkan, adanya kerja sama, kaloborasi, dan sinergitas dari semua pihak terkait, agar bisa menurunkan angka kemiskinan di Kapuas Hulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan OPD terkait di lingkungan Kabupaten Kapuas Hulu, Asisten II, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas Hulu, Kepala Bulog Putussibau, Camat Putussibau Selatan, Camat Putussibau Utara, Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) Kabupaten Kapuas Hulu, dan para undangan.

Baca Juga :  Operasi Gabungan; Tujuh WNA Terjaring

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu terus menyusun strategi percepatan penanggulangan kemiskinan yang ada di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Intervensi Program dan Kegiatan Perangkat Daerah serta Penguatan Peran Koordinasi TKPK Kabupaten Kapuas Hulu.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan penanggulangan kemiskinan juga dilakukan dengan mempertimbangkan empat prinsip utama yang komprehensif, yaitu Perbaikan dan pengembangan sistem perlindungan sosial, peningkatan akses pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin dan pembangunan yang inklusif. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/