alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Buka Akses 13 Desa di Kecamatan Kalis

Jembatan Gantung Nanga Raun Resmi Difungsikan

NANGA KALIS – Bupati Kapuas Hulu AM Nasir berharap dengan dibangunnya jembatan gantung Nanga Raun tersebut, mampu memperlancar perekonomian masyarakat setempat. Pasalnya jembatan ini, menurut Bupati, memiliki posisi strategis lantaran menjadi akses penghubung 13 desa yang berada di sekitar jembatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR atas kerja sama dengan Pemda Kapuas Hulu, atas dibangunya jembatan gantung ini,” ucap Bupati, saat meresmikan jembatan gantung di Desa Nanga Raun, Kecamatan Kalis, Senin (9/3). Peresmian tersebut juga dihadiri Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus, Ketua DPRD Provinsi Kalbar M. Kebing Lyah, serta senator RI Erlinawati. Jembatan yang diresmikan tersebut menelan anggaran sebesar Rp6,4 milliar, dengan bentang panjang jembatan 120 meter serta lebar 1,8 meter.

Baca Juga :  Untuk Kesehatan, Jangan Ragu Divaksin

Menurut Bupati Nasir, pembangunan jembatan ini merupakan suatu solusi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan baik bagi masyarakat Nanga Raun. Tak hanya masyarakat di sana, semua komponen masyarakat yang akan melaluinya pun, dipastikan Bupati, akan merasakan manfaatnya, lantaran memudahkan akses transportasi yang lebih efisien dan efektif.

“Dibangunnya jembatan ini diharapkan dapat memperlancar serta memberi manfaat dalam meningkatkan kemudahan aksesibilitas arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa, yang mana akan berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi, serta pendapatan masyarakat Nanga Raun untuk kesejahteraan ke depannya,” ulas Nasir.

Bupati Kapuas Hulu dua periode ini juga mengingatkan kepada camat dan seluruh komponen masyarakat setempat, agar secara kontinyu melakukan pembinaan kepada masyarakat. Kepada mereka Bupati berpesan agar dapat menjelaskan kepada masyarakat akan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah dibangun pemerintah ini.

Baca Juga :  Isu Penculikan Anak Hoax

“Tuntutan pembangunan prasarana jembatan baik yang diajukan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi (Kalbar) dan (Pemerintah) Kabupaten (Kapuas Hulu) selama ini semakin hari semakin menunjukkan peningkatan,” kata Bupati Nasir.

Dipaparkan Nasir bahwa ketersediaan prasarana fisik jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan wilayah yang banyak dilalui oleh sungai-sungai kecil seperti di Kapuas Hulu ini. Namun, diingatkan Bupati, bahwa yang harus dipahami masyarakat saat ini bahwa kondisi perekonomian dan moneter pemerintah sedang tidak memungkinkan untuk merealisasikan semua permohonan tersebut.

“Karena, ketersediaan sumber dana yang ada tidak sebanding dengan tuntutan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu kita semua bersyukur pada hari ini (kemarin, Red) pemerintah telah merealisasikan pembangunan insfrastruktur jembatan ini,” pungkas Nasir. (dRe)

 

Jembatan Gantung Nanga Raun Resmi Difungsikan

NANGA KALIS – Bupati Kapuas Hulu AM Nasir berharap dengan dibangunnya jembatan gantung Nanga Raun tersebut, mampu memperlancar perekonomian masyarakat setempat. Pasalnya jembatan ini, menurut Bupati, memiliki posisi strategis lantaran menjadi akses penghubung 13 desa yang berada di sekitar jembatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR atas kerja sama dengan Pemda Kapuas Hulu, atas dibangunya jembatan gantung ini,” ucap Bupati, saat meresmikan jembatan gantung di Desa Nanga Raun, Kecamatan Kalis, Senin (9/3). Peresmian tersebut juga dihadiri Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus, Ketua DPRD Provinsi Kalbar M. Kebing Lyah, serta senator RI Erlinawati. Jembatan yang diresmikan tersebut menelan anggaran sebesar Rp6,4 milliar, dengan bentang panjang jembatan 120 meter serta lebar 1,8 meter.

Baca Juga :  Pembangunan Flyover Kalis-Putussibau, Proses Pembebasan Lahan

Menurut Bupati Nasir, pembangunan jembatan ini merupakan suatu solusi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan baik bagi masyarakat Nanga Raun. Tak hanya masyarakat di sana, semua komponen masyarakat yang akan melaluinya pun, dipastikan Bupati, akan merasakan manfaatnya, lantaran memudahkan akses transportasi yang lebih efisien dan efektif.

“Dibangunnya jembatan ini diharapkan dapat memperlancar serta memberi manfaat dalam meningkatkan kemudahan aksesibilitas arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa, yang mana akan berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi, serta pendapatan masyarakat Nanga Raun untuk kesejahteraan ke depannya,” ulas Nasir.

Bupati Kapuas Hulu dua periode ini juga mengingatkan kepada camat dan seluruh komponen masyarakat setempat, agar secara kontinyu melakukan pembinaan kepada masyarakat. Kepada mereka Bupati berpesan agar dapat menjelaskan kepada masyarakat akan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah dibangun pemerintah ini.

Baca Juga :  Arung Jeram Orotan Tundun Len Diresmikan Bupati Kapuas Hulu

“Tuntutan pembangunan prasarana jembatan baik yang diajukan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi (Kalbar) dan (Pemerintah) Kabupaten (Kapuas Hulu) selama ini semakin hari semakin menunjukkan peningkatan,” kata Bupati Nasir.

Dipaparkan Nasir bahwa ketersediaan prasarana fisik jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan wilayah yang banyak dilalui oleh sungai-sungai kecil seperti di Kapuas Hulu ini. Namun, diingatkan Bupati, bahwa yang harus dipahami masyarakat saat ini bahwa kondisi perekonomian dan moneter pemerintah sedang tidak memungkinkan untuk merealisasikan semua permohonan tersebut.

“Karena, ketersediaan sumber dana yang ada tidak sebanding dengan tuntutan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu kita semua bersyukur pada hari ini (kemarin, Red) pemerintah telah merealisasikan pembangunan insfrastruktur jembatan ini,” pungkas Nasir. (dRe)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/