alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Wabup Ingatkan Desa Lebih Optimal

EMPANANG-Penanganan dampak pandemi Covid-19 perlu kerjasama semua pihak. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri Rakor dan Monev Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Desa Nanga Kantuk, Kecamatan Empanang, Jumat (10/9/2021).

Lebih lanjut Wabup Wahyudi menyampaikan, dalam penanganan pandemi Covid-19, perlu adanya mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM yang melibatkan seluruh unsur dari ketua RT/RW Kepala Desa/Lurah, Satuan Perindungan Masyarakat (Saltinmas),  Babinsa, Bhabinkamtibmas, Sat Pol PP ,  TP PKK, Posyandu, Dasawisma , Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat , Tokoh Pemuda, Penyuluh, Pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna setra Relawan Lainya.

“Seperti yang tertuang dalam instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru nomor 41 tahun 2021 tentang  PPKM level 3, level 2, dan level 1  serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa atau Kelurahan, untuk pengendalian penyebaran Covid-19,” ucap Wabup.

Baca Juga :  Digeber di Lanjak, 14-15 September

Wahyudi juga berpesan untuk para Kepala Desa supaya bisa bekoordinasi dengan pihak yang bertanggungjawab dalam mengelola dana desa untuk digunakan pencegahan dan mengatasi permasalahan Covid-19 yang ada di desanya masing-masing.

“Dalam melaksanakan optimalisasi aktivitas Posko Covid Desa, dibekali dengan dana Desa sebesar 8 persen dari pagu anggaran Dana Desa. Saya minta kepada Kepala Desa dan Ketua BPD agar memanfaatkan dana tersebut untuk pembiayaan segala hal-hal yang berkaitan langsung dan erat terhadap penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19,” pinta dia.

Karena menurut Wabup, desa merupakan entitas penting dan mendasar bagi pembangunan secara umum tidak terkecuali urusan penanganan bencana apakah itu bencana alam maupun bencana wabah penyakit.

Baca Juga :  Assop KASAD Kunker Ke Yonif RK 644/Wls

“Penyelenggara Pemerintah Desalah yang paling dekat dan mengerti tentang kondisi faktual masyarakatnya, sehingga diharapkan ada solusi yang tepat dengan melalui mekanisme musyawarah desa bahkan di tuangkan dalam Peraturan Desa dalam upaya pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa,” beber Wabup.

Untuk itu, jika ada hal-hal yang belum di pahami dapat dikonsultasikan kepada Kecamatan atau Dinas Pemberdayaan dan Desa. “Secara umum ada 4 (empat) azas penggunaan dana desa termasuk dana yang di peruntukan bagi pembiayaan optimalisasi posko Covid-19 desa yaitu, efesien, efektif, trasparan dan dapat dipertanggung jawabkan,” pungkas Wahyudi.(dRe)

EMPANANG-Penanganan dampak pandemi Covid-19 perlu kerjasama semua pihak. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri Rakor dan Monev Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Desa Nanga Kantuk, Kecamatan Empanang, Jumat (10/9/2021).

Lebih lanjut Wabup Wahyudi menyampaikan, dalam penanganan pandemi Covid-19, perlu adanya mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM yang melibatkan seluruh unsur dari ketua RT/RW Kepala Desa/Lurah, Satuan Perindungan Masyarakat (Saltinmas),  Babinsa, Bhabinkamtibmas, Sat Pol PP ,  TP PKK, Posyandu, Dasawisma , Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat , Tokoh Pemuda, Penyuluh, Pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna setra Relawan Lainya.

“Seperti yang tertuang dalam instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru nomor 41 tahun 2021 tentang  PPKM level 3, level 2, dan level 1  serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa atau Kelurahan, untuk pengendalian penyebaran Covid-19,” ucap Wabup.

Baca Juga :  Gunakan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Wahyudi juga berpesan untuk para Kepala Desa supaya bisa bekoordinasi dengan pihak yang bertanggungjawab dalam mengelola dana desa untuk digunakan pencegahan dan mengatasi permasalahan Covid-19 yang ada di desanya masing-masing.

“Dalam melaksanakan optimalisasi aktivitas Posko Covid Desa, dibekali dengan dana Desa sebesar 8 persen dari pagu anggaran Dana Desa. Saya minta kepada Kepala Desa dan Ketua BPD agar memanfaatkan dana tersebut untuk pembiayaan segala hal-hal yang berkaitan langsung dan erat terhadap penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19,” pinta dia.

Karena menurut Wabup, desa merupakan entitas penting dan mendasar bagi pembangunan secara umum tidak terkecuali urusan penanganan bencana apakah itu bencana alam maupun bencana wabah penyakit.

Baca Juga :  Tiga Bocah SD di Kapuas Hulu Dicabuli Oknum Guru

“Penyelenggara Pemerintah Desalah yang paling dekat dan mengerti tentang kondisi faktual masyarakatnya, sehingga diharapkan ada solusi yang tepat dengan melalui mekanisme musyawarah desa bahkan di tuangkan dalam Peraturan Desa dalam upaya pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa,” beber Wabup.

Untuk itu, jika ada hal-hal yang belum di pahami dapat dikonsultasikan kepada Kecamatan atau Dinas Pemberdayaan dan Desa. “Secara umum ada 4 (empat) azas penggunaan dana desa termasuk dana yang di peruntukan bagi pembiayaan optimalisasi posko Covid-19 desa yaitu, efesien, efektif, trasparan dan dapat dipertanggung jawabkan,” pungkas Wahyudi.(dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/