alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Bupati Hadiri Deklarasi ODF Tiga Desa

BOYAN TANJUNG-Tiga Desa di wilayah Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu mendeklarasikan diri menjadi desa open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarang tempat tahun 2021.

Ketiga desa di Kecamatan Boyan Tanjung yang mendeklarasikan diri sebagai desa ODF itu diantaranya, Desa Nanga Betung, Desa Mujan, dan Desa Delintas Karya.

Deklarasi ODF ketiga desa tersebut pada Senin (12/4/2021) dihadiri langsung Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan deklarasi stop buang air besar disembarang tempat atau ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, yang dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat.

Baca Juga :  Apresiasi Kerjasama Masyarakat Dalam Pembangunan PLTMH

“Dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat. Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan,” kata Bupati Fransiskus Diaan.

Untuk itu Bupati mengucapkan selamat serta menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga kepada kepala desa dan seluruh masyarakat desa Nanga Betung, desa Mujan desa Delintas Karya Kecamatan Boyan Tanjung yang telah berkomitmen untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat.

“Saya berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan berkelanjutan agar seluruh masyarakat di desa ini tetap sehat dengan lingkungan dan kebersihannya yang selalu terjaga,” pesan Bupati.

Baca Juga :  16 Ruas Jalan Dilintasi Angkutan Perusahaan Sawit

Oleh karenanya, Bupati meminta agar seluruh kepala desa yang ada di kecamatan lain yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu kiranya dapat mencontoh prestasi yang sudah dilakukan oleh masyarakat Nanga Betung, Desa Mujan dan Desa Delintas Karya.

“Bila perlu lakukan study banding ke desa ini untuk belajar bagaimana cara melakukan gerakan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat menuju perilaku yang lebih sehat,” demikian harap Bupati Kapuas Hulu. (dRe)

BOYAN TANJUNG-Tiga Desa di wilayah Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu mendeklarasikan diri menjadi desa open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarang tempat tahun 2021.

Ketiga desa di Kecamatan Boyan Tanjung yang mendeklarasikan diri sebagai desa ODF itu diantaranya, Desa Nanga Betung, Desa Mujan, dan Desa Delintas Karya.

Deklarasi ODF ketiga desa tersebut pada Senin (12/4/2021) dihadiri langsung Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan deklarasi stop buang air besar disembarang tempat atau ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, yang dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat.

Baca Juga :  Sekda Ingatkan Pejabat Fungsional

“Dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat. Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan,” kata Bupati Fransiskus Diaan.

Untuk itu Bupati mengucapkan selamat serta menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga kepada kepala desa dan seluruh masyarakat desa Nanga Betung, desa Mujan desa Delintas Karya Kecamatan Boyan Tanjung yang telah berkomitmen untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat.

“Saya berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan berkelanjutan agar seluruh masyarakat di desa ini tetap sehat dengan lingkungan dan kebersihannya yang selalu terjaga,” pesan Bupati.

Baca Juga :  Pameran Virtual Proklim

Oleh karenanya, Bupati meminta agar seluruh kepala desa yang ada di kecamatan lain yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu kiranya dapat mencontoh prestasi yang sudah dilakukan oleh masyarakat Nanga Betung, Desa Mujan dan Desa Delintas Karya.

“Bila perlu lakukan study banding ke desa ini untuk belajar bagaimana cara melakukan gerakan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat menuju perilaku yang lebih sehat,” demikian harap Bupati Kapuas Hulu. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/