alexametrics
24 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Jangan Provokasi Masyarakat

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu telah menyiapkan tim khusus untuk memantau aktivitas media sosial (medsos) facebook. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, untuk mengawasi akun para Aparatur Negeri Sipil (ASN) di Kapuas Hulu yang ditengarai melakukan upaya mengajak warga untuk tidak percaya adanya Covid-19.

“Kami akan pantau, ASN jangan aneh-aneh status di medsos. Jangan mengajak orang lain tidak percaya akan Covid-19,” tegasnya, Senin (12/7) di Putussibau.

Dikatakan Wabup, ASN sebagai bagian dari pemerintahan harus turut serta dalam menyukseskan upaya menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19. ASN, diingatkan dia, untuk jangan sampai membangun stigma yang dapat memicu penolakan hingga membuat kondisi Covid-19 memburuk dan tidak terkendali. “Kami bekerja siang dan malam agar dapat mengendalikan kasus Covid-19, jangan sampai hal ini jadi sia-sia karena provokasi oknum ASN. Status provokasi dan ketidakpercayaan terhadap covid ini dapat memicu hal tidak baik, saya minta aparat tangkap saja bila ada oknum ASN yang demikian,” kata Wahyu, sapaan akrab mantan anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

Baca Juga :  Masa Tanggap Darurat hingga 15 April

Wabup mengatakan bahwa dirinya dan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan selalu berupaya agar penanganan Covid-19 berjalan semaksimal mungkin di Kapuas Hulu. Utamanya, menurut dia, terkait dengan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat dan ASN. “ASN jangan sampai tidak divaksin, kecuali memang tidak dibolehkan secara medis. Nanti urusan kedinasan akan kita perketat dengan lampiran surat vaksinasi,” pungkas Wabup. (dRe)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu telah menyiapkan tim khusus untuk memantau aktivitas media sosial (medsos) facebook. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, untuk mengawasi akun para Aparatur Negeri Sipil (ASN) di Kapuas Hulu yang ditengarai melakukan upaya mengajak warga untuk tidak percaya adanya Covid-19.

“Kami akan pantau, ASN jangan aneh-aneh status di medsos. Jangan mengajak orang lain tidak percaya akan Covid-19,” tegasnya, Senin (12/7) di Putussibau.

Dikatakan Wabup, ASN sebagai bagian dari pemerintahan harus turut serta dalam menyukseskan upaya menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19. ASN, diingatkan dia, untuk jangan sampai membangun stigma yang dapat memicu penolakan hingga membuat kondisi Covid-19 memburuk dan tidak terkendali. “Kami bekerja siang dan malam agar dapat mengendalikan kasus Covid-19, jangan sampai hal ini jadi sia-sia karena provokasi oknum ASN. Status provokasi dan ketidakpercayaan terhadap covid ini dapat memicu hal tidak baik, saya minta aparat tangkap saja bila ada oknum ASN yang demikian,” kata Wahyu, sapaan akrab mantan anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

Baca Juga :  Upayakan Jangkau Pustu Tidak Miliki Nakes

Wabup mengatakan bahwa dirinya dan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan selalu berupaya agar penanganan Covid-19 berjalan semaksimal mungkin di Kapuas Hulu. Utamanya, menurut dia, terkait dengan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat dan ASN. “ASN jangan sampai tidak divaksin, kecuali memang tidak dibolehkan secara medis. Nanti urusan kedinasan akan kita perketat dengan lampiran surat vaksinasi,” pungkas Wabup. (dRe)

Most Read

Abdulbad Pimpin PSSI

13 Orang Positif Covid-19

Klopp Khawatirkan Kebugaran

Artikel Terbaru

/