alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Jasa Raharja Salurkan Rp310 Juta

Ahli Waris Korban Laka Lantas

PUTUSSIBAU – Sepanjang tahun 2020 PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang Kalimantan Barat sudah menyerahkan santunan sebesar Rp310 juta kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu. Hal ini diungkapkann

Rachmad Fitrayuda Pelaksana PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang, Kamis (14/1/2020).

Disampaikan Rachmad, pemberian santunan kepada ahli warisnya korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 2020 jumlahnya menurun ketimbang tahun 2019.

“Pada 2019 ada 9 orang korban kecelakaan lalu lintas dan tahun 2020 ada 8 orang yang mengalami kecelakaan lalu lintas dimana 5 korban meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka – luka,” terang Rachmad, Kamis (14/1).

Rachmad yang baru setahun bertugas di Kapuas Hulu ini menjelaskan, santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja sendiri kepada ahli warisnya korban kecelakaan itu berasal dari korban kecelakaan yang terjadi di Lintas Utara maupun Lintas Selatan.

Baca Juga :  Bupati Kukuhkan Pengurus Dekranasda

“Kebanyakan santunan yang kami berikan itu berasal dari korban kecelakaan di jalan Lintas Selatan. Mengingat di jalan tersebut arus lalu lintasnya cukup tinggi,” ujarnya.

Rachmad menjelaskan, berdasarkan PMK No 15/16.10.2017 yang dikeluarkan pada tanggal 23 Februari 2017 menyatakan bahwa, santunan yang bisa dibayarkan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas ialah untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, cacat tetap maksimal Rp50 juta, perawatan maksimal Rp50 juta, biaya penguburan Rp4 juta, tambahan pengganti P3K Rp1 jita dan biaya pengganti ambulan Rp500 ribu.

“Untuk pencairan santunan ini sendiri tidak sulit, hanya diperlukan laporan kepolisian saja, satu hari pencairan santunan bisa diproses. Santunan diberikan lewat rekening ahli waris. Dan untuk kepengurusan santunan ini tidak pernah dipungut biaya,” jelas Rachmad.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan Infrastruktur dan Usaha Mikro

Lanjut Rachmad, yang perlu diketahui oleh masyarakat ialah Jasa Raharja hanya memberikan jaminan santunan kepada korban kecelakaan yang sifatnya dua kendaraan atau lebih maupun kasus tarbrak lari.

“Sementara kecelakaan tunggal tidak ditanggung Jasa Raharja,” ujarnya.

Sambung Rachmad, pada prinsipnya Jasa Raharja ini memberikan perlindungan dasar untuk masyarakat.

“Makanya kita tetap mengingatkan masyarakat agar terus berhati – hati dalam berkendara dan bayar pajak tepat waktu,” pesan Rachmad. (dRe)

Ahli Waris Korban Laka Lantas

PUTUSSIBAU – Sepanjang tahun 2020 PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang Kalimantan Barat sudah menyerahkan santunan sebesar Rp310 juta kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu. Hal ini diungkapkann

Rachmad Fitrayuda Pelaksana PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang, Kamis (14/1/2020).

Disampaikan Rachmad, pemberian santunan kepada ahli warisnya korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 2020 jumlahnya menurun ketimbang tahun 2019.

“Pada 2019 ada 9 orang korban kecelakaan lalu lintas dan tahun 2020 ada 8 orang yang mengalami kecelakaan lalu lintas dimana 5 korban meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka – luka,” terang Rachmad, Kamis (14/1).

Rachmad yang baru setahun bertugas di Kapuas Hulu ini menjelaskan, santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja sendiri kepada ahli warisnya korban kecelakaan itu berasal dari korban kecelakaan yang terjadi di Lintas Utara maupun Lintas Selatan.

Baca Juga :  Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

“Kebanyakan santunan yang kami berikan itu berasal dari korban kecelakaan di jalan Lintas Selatan. Mengingat di jalan tersebut arus lalu lintasnya cukup tinggi,” ujarnya.

Rachmad menjelaskan, berdasarkan PMK No 15/16.10.2017 yang dikeluarkan pada tanggal 23 Februari 2017 menyatakan bahwa, santunan yang bisa dibayarkan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas ialah untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, cacat tetap maksimal Rp50 juta, perawatan maksimal Rp50 juta, biaya penguburan Rp4 juta, tambahan pengganti P3K Rp1 jita dan biaya pengganti ambulan Rp500 ribu.

“Untuk pencairan santunan ini sendiri tidak sulit, hanya diperlukan laporan kepolisian saja, satu hari pencairan santunan bisa diproses. Santunan diberikan lewat rekening ahli waris. Dan untuk kepengurusan santunan ini tidak pernah dipungut biaya,” jelas Rachmad.

Baca Juga :  Cegah Kades Berpolitik Praktis; Manfaatkan Peran Panwascam dan Medsos

Lanjut Rachmad, yang perlu diketahui oleh masyarakat ialah Jasa Raharja hanya memberikan jaminan santunan kepada korban kecelakaan yang sifatnya dua kendaraan atau lebih maupun kasus tarbrak lari.

“Sementara kecelakaan tunggal tidak ditanggung Jasa Raharja,” ujarnya.

Sambung Rachmad, pada prinsipnya Jasa Raharja ini memberikan perlindungan dasar untuk masyarakat.

“Makanya kita tetap mengingatkan masyarakat agar terus berhati – hati dalam berkendara dan bayar pajak tepat waktu,” pesan Rachmad. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/