alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Sentarum Masuk 15 Danau Prioritas Nasional

PUTUSSIBAU – Danau Sentarum termasuk satu dari 15 danau prioritas nasional sebagaimana Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, saat mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia, Selasa (15/3) di Jakarta.

Bupati mengungkapkan bahwa Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 tersebut merupakan salah satu wujud percepatan penanganan danau prioritas.

“Di mana tertuang arah dan strategi penanganan pada 15 Danau Prioritas Nasional, serta Tim Koordinasi Lintas Kementerian/Lembaga, yang mana Danau Sentarum di Provinsi Kalimantan Barat masuk ke dalam 15 Danau Prioritas Nasional tersebut,” jelas Bupati.

Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove dari Direktorat Jenderal PDASRH KLHK, bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Dinkes Evaluasi Penurunan Stunting

Bupati menjelaskan, Rapat Koordinasi yang bertemakan Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia, bertujuan untuk membuat kesepahaman para pihak tentang Penyelamatan Perairan Darat. “Dan meningkatnya koordinasi dan sinergi antar pihak dalam Penyelamatan Perairan Darat,” ucap Bupati.

HADIRI RAKOR: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat mengikuti Rakor Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia di Jakarta, Selasa (15/3) lalu. (HUMPRO SETDA FOR PONTIANAK POST)

Dalam Rakor tersebut juga, kata Bupati, disampaikan, perencanaan Pembangunan Nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

“Salah satu target pembangunan adalah Ketahanan Air untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” tambah Bupati.

Dikatakan Bang Sis, sapaan karib politikus PDI Perjuangan ini, dalam mewujudkan ketahanan air, danau merupakan salah satu perairan darat yang harus diperhatikan dan dilaksanakan penyelamatannya.

“Hal ini telah menjadi komitmen pemerintah, di mana salah satu Proyek Prioritas Nasional dalam RPJMN tersebut adalah revitaliasi atau penyelamatan danau prioritas nasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perketat Jalur Tidak Resmi, Satgas Yonif 407 Amankan WNA

Rakor ini ikuti oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, perguruan tinggi dan lembaga riset, perusahaan, LSM, dan perwakilan komunitas, yang dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring, dengan protokol kesehatan ketat sesuai peraturan dan pedoman yang berlaku.

“Kami harap hasil Rakor ini akan berdampak positif bagi masyarakat khususnya masyarakat kapuas hulu karena sebagian besar masyarakat kita bergantung pada sungai dan danau,” harap Bupati. (dRe)

PUTUSSIBAU – Danau Sentarum termasuk satu dari 15 danau prioritas nasional sebagaimana Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, saat mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia, Selasa (15/3) di Jakarta.

Bupati mengungkapkan bahwa Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 tersebut merupakan salah satu wujud percepatan penanganan danau prioritas.

“Di mana tertuang arah dan strategi penanganan pada 15 Danau Prioritas Nasional, serta Tim Koordinasi Lintas Kementerian/Lembaga, yang mana Danau Sentarum di Provinsi Kalimantan Barat masuk ke dalam 15 Danau Prioritas Nasional tersebut,” jelas Bupati.

Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove dari Direktorat Jenderal PDASRH KLHK, bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Bupati Sampaikan Raperda LKPj APBD 2020

Bupati menjelaskan, Rapat Koordinasi yang bertemakan Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia, bertujuan untuk membuat kesepahaman para pihak tentang Penyelamatan Perairan Darat. “Dan meningkatnya koordinasi dan sinergi antar pihak dalam Penyelamatan Perairan Darat,” ucap Bupati.

HADIRI RAKOR: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat mengikuti Rakor Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia di Jakarta, Selasa (15/3) lalu. (HUMPRO SETDA FOR PONTIANAK POST)

Dalam Rakor tersebut juga, kata Bupati, disampaikan, perencanaan Pembangunan Nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

“Salah satu target pembangunan adalah Ketahanan Air untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” tambah Bupati.

Dikatakan Bang Sis, sapaan karib politikus PDI Perjuangan ini, dalam mewujudkan ketahanan air, danau merupakan salah satu perairan darat yang harus diperhatikan dan dilaksanakan penyelamatannya.

“Hal ini telah menjadi komitmen pemerintah, di mana salah satu Proyek Prioritas Nasional dalam RPJMN tersebut adalah revitaliasi atau penyelamatan danau prioritas nasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perketat Jalur Tidak Resmi, Satgas Yonif 407 Amankan WNA

Rakor ini ikuti oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, perguruan tinggi dan lembaga riset, perusahaan, LSM, dan perwakilan komunitas, yang dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring, dengan protokol kesehatan ketat sesuai peraturan dan pedoman yang berlaku.

“Kami harap hasil Rakor ini akan berdampak positif bagi masyarakat khususnya masyarakat kapuas hulu karena sebagian besar masyarakat kita bergantung pada sungai dan danau,” harap Bupati. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/