alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Pengembangan Program Sekolah Hijau

PUTUSSIBAU-Tiga sekolah tingkat dasar di Kabupaten Kapuas Hulu melakukan penandatanganan kerja sama pengembangan Program Sekolah Hijau, Selasa (15/6).

Penandatanganan kerja sama pengembangan Program Sekolah Hijau berlangsung di Aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten (Disdikbud) Kapuas Hulu. Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi beserta jajaran, Kabid Kesmas Dinkes Kapuas Hulu Ade Hermanto, perwakilan Bappeda. Hadir pula pihak TNBKDS, Hermas R. Maring –  Project Leader WWF-I, Rangkong Indonesia, Jajaran Pengawasan dan Koordinator Pendidikan, serta Ketua Komite Sekolah.

Hadir juga Kepala Sekolah dari SDN 01 Putussibau, SD Karya Budi Putussibau dan SDN 09 Sungai Canggai Kecamatan Silat Hilir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi menyampaikan penandatangan kerjasama tersebut untuk menyatakan komitmen membangun dan mengembangkan konsep sekolah hijau di Kabupaten Kapuas, sebagai Kabupaten konservasi.

“Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kabupaten strategis di bidang lingkungan hidup, Lingkungan  memberikan manfaat bagi masyarakat sebagaimana peran masyarakat dalam mengelolanya dengan baik,” ungkap Kusnadi.

Baca Juga :  Empat Peanggar Kapuas Hulu Sabet Empat Perunggu

Oleh karenanya sambung Kusnadi, melalui kegiatan ini diharapkan dunia Pendidikan dapat turut serta berkontribusi dalam memberikan pemahaman.

“Sehingga generasi kedepan dapat mempertahankan Kabupaten Konservasi dan tetap memberi manfaat yang baik bagi masyarakat,” harap Kusnadi.

Dalam pengantar kegiatan, Hermas R.Maring-Project leader WWF-I menyampaikan bahwa Pengembangan Program Sekolah Hijau yang direncanakan tidak hanya sebatas memperindah lingkungan sekolah agar tampak asri, namun juga mengupayakan membangun kebijakan dan budaya sekolah yang peduli isu lingkungan dan keberlanjutan.

“Proses ini masih dalam tahap awal, terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu dan kerja sama pihak sekolah. Harapan kedepan beberapa instansi dan lembaga terkait dapat turut membersamai dalam upaya membangun Sekolah Hijau di Kabupaten Kapuas Hulu,” harap Hermas.

Ditambahkan Dede Yusdi, Kepala SDN 01 Putussibau ini menyampaikan bahwa, konsep sekolah hijau yang pihak sekolah inginkan supaya secara pengetahun sekolah bisa dapat menerapkan prinsip ramah lingkungan kepada siswa-siswa di sekolah.

Baca Juga :  Serahkan SK PPPK Guru, Bupati Ingatkan Bekerja dengan Baik

“Kita menyambut baik adanya gagasan kerja sama dari instansi/lembaga yang turut mendukung rencana ini,” ucap Dede.

Dikatakan Dede, untuk membangun dan menerapkan konsep sekolah hijau di Sekolah, secara teknis pihaknya berharap dapat berkolaborasi dengan instansi/lembaga yang bergerak langsung dalam isu lingkungan hidup dan konservasi.

“Sehingga secara kontekstual pengetahuan terkait lingkungan, konservasi dan gaya hidup hijau bisa mereka ketahui secara utuh dan bisa di terapkan di sekolah,” katanya.

Senada diungkapkan Yupita, Kepala SD Karya Budi ini menyambut baik ide gagasan kerjasama untuk program pengembangan sekolah hijau  disekolah. “Kebetulan selama ini sekolah sudah memulai untuk menerapkan gaya hidup hijau di lingkungan sekolah. Diantaranya dengan mengurangi pemakaian plastik di lingkungan sekolah,” ungkap Yupita.

Dengan adanya pengembangan program sekolah hijau lebih lanjut, sekolah sangat antusias karena masih banyak hal terkait lingkungan dan juga pengetahuan terhadap nilai konservasi yang seharusnya pengetahuan ini bisa di sampaikan Kepada siswa sejak dini mulai di lingkungan sekolah. (r/dRe)

PUTUSSIBAU-Tiga sekolah tingkat dasar di Kabupaten Kapuas Hulu melakukan penandatanganan kerja sama pengembangan Program Sekolah Hijau, Selasa (15/6).

Penandatanganan kerja sama pengembangan Program Sekolah Hijau berlangsung di Aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten (Disdikbud) Kapuas Hulu. Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi beserta jajaran, Kabid Kesmas Dinkes Kapuas Hulu Ade Hermanto, perwakilan Bappeda. Hadir pula pihak TNBKDS, Hermas R. Maring –  Project Leader WWF-I, Rangkong Indonesia, Jajaran Pengawasan dan Koordinator Pendidikan, serta Ketua Komite Sekolah.

Hadir juga Kepala Sekolah dari SDN 01 Putussibau, SD Karya Budi Putussibau dan SDN 09 Sungai Canggai Kecamatan Silat Hilir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi menyampaikan penandatangan kerjasama tersebut untuk menyatakan komitmen membangun dan mengembangkan konsep sekolah hijau di Kabupaten Kapuas, sebagai Kabupaten konservasi.

“Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kabupaten strategis di bidang lingkungan hidup, Lingkungan  memberikan manfaat bagi masyarakat sebagaimana peran masyarakat dalam mengelolanya dengan baik,” ungkap Kusnadi.

Baca Juga :  Asisten I Ikuti Vidcon Bersama Dirjen Otda

Oleh karenanya sambung Kusnadi, melalui kegiatan ini diharapkan dunia Pendidikan dapat turut serta berkontribusi dalam memberikan pemahaman.

“Sehingga generasi kedepan dapat mempertahankan Kabupaten Konservasi dan tetap memberi manfaat yang baik bagi masyarakat,” harap Kusnadi.

Dalam pengantar kegiatan, Hermas R.Maring-Project leader WWF-I menyampaikan bahwa Pengembangan Program Sekolah Hijau yang direncanakan tidak hanya sebatas memperindah lingkungan sekolah agar tampak asri, namun juga mengupayakan membangun kebijakan dan budaya sekolah yang peduli isu lingkungan dan keberlanjutan.

“Proses ini masih dalam tahap awal, terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu dan kerja sama pihak sekolah. Harapan kedepan beberapa instansi dan lembaga terkait dapat turut membersamai dalam upaya membangun Sekolah Hijau di Kabupaten Kapuas Hulu,” harap Hermas.

Ditambahkan Dede Yusdi, Kepala SDN 01 Putussibau ini menyampaikan bahwa, konsep sekolah hijau yang pihak sekolah inginkan supaya secara pengetahun sekolah bisa dapat menerapkan prinsip ramah lingkungan kepada siswa-siswa di sekolah.

Baca Juga :  Serahkan SK PPPK Guru, Bupati Ingatkan Bekerja dengan Baik

“Kita menyambut baik adanya gagasan kerja sama dari instansi/lembaga yang turut mendukung rencana ini,” ucap Dede.

Dikatakan Dede, untuk membangun dan menerapkan konsep sekolah hijau di Sekolah, secara teknis pihaknya berharap dapat berkolaborasi dengan instansi/lembaga yang bergerak langsung dalam isu lingkungan hidup dan konservasi.

“Sehingga secara kontekstual pengetahuan terkait lingkungan, konservasi dan gaya hidup hijau bisa mereka ketahui secara utuh dan bisa di terapkan di sekolah,” katanya.

Senada diungkapkan Yupita, Kepala SD Karya Budi ini menyambut baik ide gagasan kerjasama untuk program pengembangan sekolah hijau  disekolah. “Kebetulan selama ini sekolah sudah memulai untuk menerapkan gaya hidup hijau di lingkungan sekolah. Diantaranya dengan mengurangi pemakaian plastik di lingkungan sekolah,” ungkap Yupita.

Dengan adanya pengembangan program sekolah hijau lebih lanjut, sekolah sangat antusias karena masih banyak hal terkait lingkungan dan juga pengetahuan terhadap nilai konservasi yang seharusnya pengetahuan ini bisa di sampaikan Kepada siswa sejak dini mulai di lingkungan sekolah. (r/dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/