alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Pejabat KH Disuntik Vaksin Tahap Kedua

PUTUSSIBAU-Vaksinasi Covid-19 tahap ke 2 (dua) untuk pejabat daerah di Kabupaten Kapuas Hulu dilaksanakan Kamis (18/2) di Aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu.

Sekretaris Daerah yang juga menjabat Plh Bupati Kapuas Hulu H. Mohd Zaini berada di urutan pertama di suntik vaksin, disusul Kasubag Protokol Setda Kapuas Hulu Ismunadi, kemudian Kabag Ops Polres Kapuas AKP Edhi Trisno Tarigan, dan Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi.

Hadir Kepala Bidang P2P Dinkes Kapuas Hulu Herberia Karosekali, SKM beserta sejumlah pegawai, dan tenaga kesehatan dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu yang bertugas melaksanakan vaksinasi.

Usai menerima vaksin kedua, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu H. Mohd Zaini mengatakan kondisinya sehat, sehingga bisa di suntik vaksin.

“Kondisi sehat, cuma tadi tensi saat vaksin kedua ini 150, jadi menurut petugas kesehatan ndak masalah, jadi bisa diberikan vaksin, karena yang pertama itu dibawah 140 tensi baru bisa suntik vaksin,” ungkap Mohd Zaini.

Baca Juga :  Dewan Kalbar Divaksin Covid-19

Dari pengalaman dua kali menerima vaksin, Plh Bupati Kapuas Hulu ini memastikan tidak ada gejala yang aneh, tapi hanya ngantuk dan terasa pegal pasca disuntik vaksin.

Untuk itu dirinya mengharapkan masyarakat jangan ragu di vaksin, karena itu untuk kesehatan bersama, mencegah penyebaran Covid-19.

“Pemerintah dan MUI sudah menjamin vaksin covid-19 itu halal, maka masyarakat jangan ragu kalau kita diminta untuk di vaksin,” ulas Sekda.

Pasalnya ada oknum yang sering menyebarkan informasi hoax terkait dampak vaksin, padahal kata Mohd Zaini, pemberian vaksin oleh tenaga medis sudah melalui beberapa tahapan baru bisa di suntik vaksin.

Senada disampaikan Kuswandi, Ketua DPRD Kapuas Hulu ini menghimbau masyarakat untuk tidak takut di vaksin.

“Vaksin ini untuk menjaga kesehatan kita dan orang lain, untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Namun demikian kita tetap menerapkan 3M, pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, itu harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, supaya pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” pesan Kuswandi.

Baca Juga :  Bangun Hotel Berbintang Belum Final

Kuswandi kembali menegaskan bahwa negara tidak akan menyakiti rakyatnya, justru ditengah pandemi Covid-19 melanda, negara berupaya mencari solusi untuk mengatasinya.

“Di sini peran negara hadir menjaga kesehatan rakyatnya. Kami Forkopimda sudah membuktikan vaksin, tidak ada dampak yang aneh-aneh, paling bawaan rasa ngantuk, rasa tidak enak badan karena reaksi vaksin, namun ketika minum obat selesai,” kata Legislator Partai Golkar ini .

Untuk itu Kuswandi yakin bahwa masyarakat juga bersedia menerima vaksin, bahkan sudah ada yang meminta di vaksin, untuk meningkatkan imunitas tubuh guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat juga sudah banyak minta vaksin, terutama  di keluarga saya, karena kita tidak tahu pandemi Covid-19 kapan, maka vaksinasi inilah yang harus kita lakukan,” pungkasnya. (dRe)

PUTUSSIBAU-Vaksinasi Covid-19 tahap ke 2 (dua) untuk pejabat daerah di Kabupaten Kapuas Hulu dilaksanakan Kamis (18/2) di Aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu.

Sekretaris Daerah yang juga menjabat Plh Bupati Kapuas Hulu H. Mohd Zaini berada di urutan pertama di suntik vaksin, disusul Kasubag Protokol Setda Kapuas Hulu Ismunadi, kemudian Kabag Ops Polres Kapuas AKP Edhi Trisno Tarigan, dan Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi.

Hadir Kepala Bidang P2P Dinkes Kapuas Hulu Herberia Karosekali, SKM beserta sejumlah pegawai, dan tenaga kesehatan dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu yang bertugas melaksanakan vaksinasi.

Usai menerima vaksin kedua, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu H. Mohd Zaini mengatakan kondisinya sehat, sehingga bisa di suntik vaksin.

“Kondisi sehat, cuma tadi tensi saat vaksin kedua ini 150, jadi menurut petugas kesehatan ndak masalah, jadi bisa diberikan vaksin, karena yang pertama itu dibawah 140 tensi baru bisa suntik vaksin,” ungkap Mohd Zaini.

Baca Juga :  2.427 Orang Sudah Divaksin

Dari pengalaman dua kali menerima vaksin, Plh Bupati Kapuas Hulu ini memastikan tidak ada gejala yang aneh, tapi hanya ngantuk dan terasa pegal pasca disuntik vaksin.

Untuk itu dirinya mengharapkan masyarakat jangan ragu di vaksin, karena itu untuk kesehatan bersama, mencegah penyebaran Covid-19.

“Pemerintah dan MUI sudah menjamin vaksin covid-19 itu halal, maka masyarakat jangan ragu kalau kita diminta untuk di vaksin,” ulas Sekda.

Pasalnya ada oknum yang sering menyebarkan informasi hoax terkait dampak vaksin, padahal kata Mohd Zaini, pemberian vaksin oleh tenaga medis sudah melalui beberapa tahapan baru bisa di suntik vaksin.

Senada disampaikan Kuswandi, Ketua DPRD Kapuas Hulu ini menghimbau masyarakat untuk tidak takut di vaksin.

“Vaksin ini untuk menjaga kesehatan kita dan orang lain, untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Namun demikian kita tetap menerapkan 3M, pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, itu harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, supaya pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” pesan Kuswandi.

Baca Juga :  Vaksinasi Lansia Baru 40 Persen, Perlu Dukungan Keluarga dan Orang Terdekat

Kuswandi kembali menegaskan bahwa negara tidak akan menyakiti rakyatnya, justru ditengah pandemi Covid-19 melanda, negara berupaya mencari solusi untuk mengatasinya.

“Di sini peran negara hadir menjaga kesehatan rakyatnya. Kami Forkopimda sudah membuktikan vaksin, tidak ada dampak yang aneh-aneh, paling bawaan rasa ngantuk, rasa tidak enak badan karena reaksi vaksin, namun ketika minum obat selesai,” kata Legislator Partai Golkar ini .

Untuk itu Kuswandi yakin bahwa masyarakat juga bersedia menerima vaksin, bahkan sudah ada yang meminta di vaksin, untuk meningkatkan imunitas tubuh guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat juga sudah banyak minta vaksin, terutama  di keluarga saya, karena kita tidak tahu pandemi Covid-19 kapan, maka vaksinasi inilah yang harus kita lakukan,” pungkasnya. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/