alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Mapenta-Muskomcab Pemuda Katolik

PUTUSSIBAU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan trus mendorong anak-anak muda dan organisasi kepemudaan (OKP) di wilayah tersebut untuk berkembang dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menggerakkan pembangunan di daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam sambutannya pada acara Masa Penerimaan Anggota (Mapenta)  dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Organisasi Pemuda Katolik Kapuas Hulu di Rumah Misi Deo Soli, jalan Lintas Timur, Desa Malapi Kecamatan Putussibau Selatan, Sabtu (17/4/2021)

Bupati mencontohkan seperti organisasi Pemuda Katolik. Untuk itu Bupati Fransiskus Diaan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Karena dengan kegiatan adalah tonggak awal bagi tumbuh kembangnya kaderisasi Pemuda Katolik di Kapuas Hulu. Hal ini adalah gerak positif mengingat kaderisasi di Kapuas Hulu sangat minim,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, Kaderisasi tidak hanya melulu pada konteks politik, tetapi juga semua aspek kehidupan bermasyarakat, seperti mengambil bagian dalam liturgis di gereja, pendamping anak-anak, bidang ekonomi kreatif, budaya dan sebagainya

“Kedepan kita harapkan kader-kader Pemuda Katolik adalah pemimpin dan lokomotif kemajuan pemuda bersama seluruh elemen masyarakat,” kata dia.

Fransiskus Diaan menilai, perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik  akan  bernilai positif  dan berkualitas, manakala kadernya memiliki semangat belajar yang konsisten.

“Perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik  akan  bernilai positif dan berkualitas jika kadernya memikii semangat belajar yang tinggi dan terus menempa diri dalam aspek ilmu pengetahun baik di internal maupun eksternal,” ulasnya.

Baca Juga :  Tiga Pemuda Asal Kalimantan Laporkan Edy Mulyadi ke Bareskrim Polri

Mapenta)  dan Muskomcab ini mengangkat tema “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkan jalamu untuk menangkap ikan (Lukas 5:4)”.

Hadir Wakil Bupati Kapuas Hulu, Ketua Komisi V DPR-RI, LASARUS bersama istri, anggota  DPRD Kapuas Hulu, WKRI, TBBR, dan PMKRI Calon  Cabang  Kapuas Hulu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pemuda Katolik Kapuas Hulu periode 2017-2020, Antonius Thambun dalam sambutannya menegaskan kepada seluruh kader Pemuda  Katolik di Kapuas Hulu untuk berani keluar dari zona nyaman, dan berani bertindak serta berpikir besar dalam hidup menggereja maupun dalam hidup berbangsa dan bernegara, sebagaimana tema yang diangkat.

Dia menjelaskan, selama kepengurusannya, banyak hal yang dirintis seperti saat ini Pemuda Katolik Kapuas Hulu telah memiliki  sekretariat permanen.

“Untuk kaderisasi, kami telah membentuk kepengurusan di tingkatan kecamatan dan telah terbentuk 17 Komisariat Cabang dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial dan sebagainya. Harapannya ke depan PK Kapuas Hulu lebih baik dari periode sebelumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Kalimantan Barat Maskendari yang turut hadir pada kesempatan ini menyampaikan dan mengapresiasi Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan yang turut hadir memberi semangat kepada kader-kader Pemuda Katolik.

Baca Juga :  Bentuk Pemuda Berkarakter dan Tangguh

Hal ini menurut Maskendari adalah suatu hal yang sangat bagus dalam gerak langkah organisasi. “Bupati  Kapuas Hulu juga kader Pemuda Katolik, bukan karena jabatannya selaku bupati hadir kesini, tapi lebih dari itu adalah tanggung jawab moralnya  sebagai kader Pemuda Katolik, juga karena organisasi Pemuda Katolik adalah rumah besarnya orang muda Katolik,” tegas Maskendari.

Senada dengan Maskendari, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus juga turut memberikan dorongan dan semangat bagi Pemuda Katolik untuk bisa bergerak lebih maju.

Lasarus menilai, slogan gerakan moral hidup berbangsa dan bernegara yang diungkapkan oleh Mgr Soegijapranata adalah hal yang harus melekat dalam diri Pemuda Katolik.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa dirinya bisa menjadi contoh bagi kader Katolik yang lain khsusus di Kapuas Hulu untuk berproses lebih dan mampu mengambil langkah besar, seperti dalam sikap dan langkah politik ke depan. “Saya bisa menjadi contoh untuk dijalan politik, karena saya memiliki latar belakang keluarga yang tidak mampu menyokong saya untuk berdiri sampai sekarang. Rahasianya adalah selalu mengandalkan Tuhan.” ujarnya.

Selain itu Lasarus berpesan agar Pemuda Katolik di Kapuas Hulu terus menambil bagian di masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah karena persaingan dunia ini sangat cepat. (dRe/Rilis Humpro Setda)

PUTUSSIBAU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan trus mendorong anak-anak muda dan organisasi kepemudaan (OKP) di wilayah tersebut untuk berkembang dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menggerakkan pembangunan di daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam sambutannya pada acara Masa Penerimaan Anggota (Mapenta)  dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Organisasi Pemuda Katolik Kapuas Hulu di Rumah Misi Deo Soli, jalan Lintas Timur, Desa Malapi Kecamatan Putussibau Selatan, Sabtu (17/4/2021)

Bupati mencontohkan seperti organisasi Pemuda Katolik. Untuk itu Bupati Fransiskus Diaan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Karena dengan kegiatan adalah tonggak awal bagi tumbuh kembangnya kaderisasi Pemuda Katolik di Kapuas Hulu. Hal ini adalah gerak positif mengingat kaderisasi di Kapuas Hulu sangat minim,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, Kaderisasi tidak hanya melulu pada konteks politik, tetapi juga semua aspek kehidupan bermasyarakat, seperti mengambil bagian dalam liturgis di gereja, pendamping anak-anak, bidang ekonomi kreatif, budaya dan sebagainya

“Kedepan kita harapkan kader-kader Pemuda Katolik adalah pemimpin dan lokomotif kemajuan pemuda bersama seluruh elemen masyarakat,” kata dia.

Fransiskus Diaan menilai, perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik  akan  bernilai positif  dan berkualitas, manakala kadernya memiliki semangat belajar yang konsisten.

“Perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik  akan  bernilai positif dan berkualitas jika kadernya memikii semangat belajar yang tinggi dan terus menempa diri dalam aspek ilmu pengetahun baik di internal maupun eksternal,” ulasnya.

Baca Juga :  Saling Serang Antar Pemuda, Dua Orang Alami Luka Bacok

Mapenta)  dan Muskomcab ini mengangkat tema “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkan jalamu untuk menangkap ikan (Lukas 5:4)”.

Hadir Wakil Bupati Kapuas Hulu, Ketua Komisi V DPR-RI, LASARUS bersama istri, anggota  DPRD Kapuas Hulu, WKRI, TBBR, dan PMKRI Calon  Cabang  Kapuas Hulu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pemuda Katolik Kapuas Hulu periode 2017-2020, Antonius Thambun dalam sambutannya menegaskan kepada seluruh kader Pemuda  Katolik di Kapuas Hulu untuk berani keluar dari zona nyaman, dan berani bertindak serta berpikir besar dalam hidup menggereja maupun dalam hidup berbangsa dan bernegara, sebagaimana tema yang diangkat.

Dia menjelaskan, selama kepengurusannya, banyak hal yang dirintis seperti saat ini Pemuda Katolik Kapuas Hulu telah memiliki  sekretariat permanen.

“Untuk kaderisasi, kami telah membentuk kepengurusan di tingkatan kecamatan dan telah terbentuk 17 Komisariat Cabang dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial dan sebagainya. Harapannya ke depan PK Kapuas Hulu lebih baik dari periode sebelumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Kalimantan Barat Maskendari yang turut hadir pada kesempatan ini menyampaikan dan mengapresiasi Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan yang turut hadir memberi semangat kepada kader-kader Pemuda Katolik.

Baca Juga :  Bentuk Pemuda Berkarakter dan Tangguh

Hal ini menurut Maskendari adalah suatu hal yang sangat bagus dalam gerak langkah organisasi. “Bupati  Kapuas Hulu juga kader Pemuda Katolik, bukan karena jabatannya selaku bupati hadir kesini, tapi lebih dari itu adalah tanggung jawab moralnya  sebagai kader Pemuda Katolik, juga karena organisasi Pemuda Katolik adalah rumah besarnya orang muda Katolik,” tegas Maskendari.

Senada dengan Maskendari, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus juga turut memberikan dorongan dan semangat bagi Pemuda Katolik untuk bisa bergerak lebih maju.

Lasarus menilai, slogan gerakan moral hidup berbangsa dan bernegara yang diungkapkan oleh Mgr Soegijapranata adalah hal yang harus melekat dalam diri Pemuda Katolik.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa dirinya bisa menjadi contoh bagi kader Katolik yang lain khsusus di Kapuas Hulu untuk berproses lebih dan mampu mengambil langkah besar, seperti dalam sikap dan langkah politik ke depan. “Saya bisa menjadi contoh untuk dijalan politik, karena saya memiliki latar belakang keluarga yang tidak mampu menyokong saya untuk berdiri sampai sekarang. Rahasianya adalah selalu mengandalkan Tuhan.” ujarnya.

Selain itu Lasarus berpesan agar Pemuda Katolik di Kapuas Hulu terus menambil bagian di masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah karena persaingan dunia ini sangat cepat. (dRe/Rilis Humpro Setda)

Most Read

Artikel Terbaru

/