alexametrics
25.9 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Bang Sis Kontak Menhub, Minta Penerbangan Pontianak-Putussibau Tak Ditutup

PUTUSSIBAU – Pihak Wings Air member of Lion Air Group telah mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara operasional dan layanan penerbangan rute Pontianak – Putussibau yang mulai berlaku pada 23 Juli 2022 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan berharap, sebelum tanggal 23 Juli nanti, pihak maskapai bisa mendapatkan solusi terbaik sehingga operasional dan layanan penerbangan Putussibau Pontianak tidak diberhentikan sementara waktu.

Bupati juga menyoroti terkait kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi saat ini, agar bisa kembali normal sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 tahun 2019. Bahkan Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan dirinya telah menghubungi langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui telfon seluler untuk menyampaikan keluhan tingginya harga tiket pesawat di daerah.

“Pak Menteri (Budi Karya) tadi mengatakan, Pemerintah akan melakukan pengawasan, selama ini ada indikasi melanggar ketentuan yang ada tentu kami akan melakukan berbagai tindakan, salah satunya yang paling ringan, yakni dengan memperingatkan para operator,” kata dia.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Lansia di Perbatasan

Lebih lanjut Bang Sis, sapaan akrab Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa kenaikan harga tiket pesawat tidak terlepas dari melonjaknya harga bahan bakar pesawat atau avtur. “Kenaikan harga avtur yang sudah melebihi 100 persen ini juga memberatkan maskapai di tengah situasi industri penerbangan yang belum pulih,” kata Bupati.

Di sisi lain sambung Bang Sis, maskapai mesti melakukan berbagai strategi untuk menekan biaya operasional, namun juga memastikan agar pelayanannya tidak berkurang. “Sehingga kami mengharapkan kepada masyarakat juga bisa memahami hal ini, karena bukan hanya rute Pontianak-putussibau saja yang mengalami kenaikan tiket pesawat, perjalanan domestik lainnya juga naik,” tandasnya.

Sebelumnya pihak, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penghentian operasional rute sementara ini diambil sebagai langkah dalam upaya penataan ulang dan kinerja rute berjadwal pada layanan penerbangan Pontianak-Putussibau.

Baca Juga :  Terbukti Membuat RAB Palsu, Ketua MTs Ma'arif Putussibau Diputus Bersalah  

Danang menjelaskan, Wings Air rute Pontianak-Putussibau (PP), selama ini dioperasikan dengan frekuensi terbang satu kali terbang per hari atau tujuh kali dalam sepekan. Menurut Danang, Wings Air akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan berharap ke depan dapat kembali membuka layanan penerbangan berjadwal sehingga akan mendukung pergerakan perekonomian serta mobilitas orang serta logistik di Kabupaten Kapuas Hulu. “Untuk sementara, Wings Air menawarkan pilihan penerbangan penumpang sewa tertentu (charter),” ungkap Danang. (dRe)

PUTUSSIBAU – Pihak Wings Air member of Lion Air Group telah mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara operasional dan layanan penerbangan rute Pontianak – Putussibau yang mulai berlaku pada 23 Juli 2022 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan berharap, sebelum tanggal 23 Juli nanti, pihak maskapai bisa mendapatkan solusi terbaik sehingga operasional dan layanan penerbangan Putussibau Pontianak tidak diberhentikan sementara waktu.

Bupati juga menyoroti terkait kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi saat ini, agar bisa kembali normal sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 tahun 2019. Bahkan Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan dirinya telah menghubungi langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui telfon seluler untuk menyampaikan keluhan tingginya harga tiket pesawat di daerah.

“Pak Menteri (Budi Karya) tadi mengatakan, Pemerintah akan melakukan pengawasan, selama ini ada indikasi melanggar ketentuan yang ada tentu kami akan melakukan berbagai tindakan, salah satunya yang paling ringan, yakni dengan memperingatkan para operator,” kata dia.

Baca Juga :  Terbukti Membuat RAB Palsu, Ketua MTs Ma'arif Putussibau Diputus Bersalah  

Lebih lanjut Bang Sis, sapaan akrab Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa kenaikan harga tiket pesawat tidak terlepas dari melonjaknya harga bahan bakar pesawat atau avtur. “Kenaikan harga avtur yang sudah melebihi 100 persen ini juga memberatkan maskapai di tengah situasi industri penerbangan yang belum pulih,” kata Bupati.

Di sisi lain sambung Bang Sis, maskapai mesti melakukan berbagai strategi untuk menekan biaya operasional, namun juga memastikan agar pelayanannya tidak berkurang. “Sehingga kami mengharapkan kepada masyarakat juga bisa memahami hal ini, karena bukan hanya rute Pontianak-putussibau saja yang mengalami kenaikan tiket pesawat, perjalanan domestik lainnya juga naik,” tandasnya.

Sebelumnya pihak, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penghentian operasional rute sementara ini diambil sebagai langkah dalam upaya penataan ulang dan kinerja rute berjadwal pada layanan penerbangan Pontianak-Putussibau.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Lansia di Perbatasan

Danang menjelaskan, Wings Air rute Pontianak-Putussibau (PP), selama ini dioperasikan dengan frekuensi terbang satu kali terbang per hari atau tujuh kali dalam sepekan. Menurut Danang, Wings Air akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan berharap ke depan dapat kembali membuka layanan penerbangan berjadwal sehingga akan mendukung pergerakan perekonomian serta mobilitas orang serta logistik di Kabupaten Kapuas Hulu. “Untuk sementara, Wings Air menawarkan pilihan penerbangan penumpang sewa tertentu (charter),” ungkap Danang. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/