alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Betang Dipan Nipan Bolong Terbakar

Pemkab Kapuas Hulu Salurkan Bantuan

PUTUSSIBAU – Rumah Betang di Dusun Dipan Nipan Bolong, Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara, hangus terbakar pada Minggu (19/7) malam lalu. Betang dengan 35 pintu bernilai miliaran rupiah tersebut kini rata dengan tanah, akibat peristiwa tersebut. Kejadian kebakaran diperkirakan berlangsung pukul 20.30 WIB, dengan sumber api diduga berasal dari dapur salah satu penghuni.

Gunawan, kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu memperkirakan, kobaran api membakar rumah betang tersebut selama 2 jam. Sementara selama itu pula pemadaman harus dilakukan petugas dengan dibantu masyarakat setempat.

Menyikapi bencana ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu melalui BPBD akan menyalurkan bantuan kepada korban. “Kita lagi nyusun bantuan bantuan lainnya yang akan kita serahkan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran kemarin,” ungkap Gunawan, Senin (19/7) di Putussibau.

Baca Juga :  Seni Membuat Replika Naga

Gunawan merinci, bantuan untuk korban kebakaran betang tersebut bisa berupa beras, gula, kopi, mi instan, minyak goreng, makanan siap saji, dan lain-lain.

“Kita berharap bantuan yang akan diserahkan nanti dapat meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran,” tutur Gunawan.

Gunawan pun berharap insiden kebakaran yang terjadi di Kecamatan Putussibau Utara dapat dijadikan pelajaran kepada warga untuk selalu berhati-hati.

“Saya juga mengimbau masyarakat, apabila ingin meninggalkan rumah, agar memastikan peralatan rumah tangga sudah dalam keadaan mati, seperti kompor dan lampu-lampu itu dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

Begitu juga dengan hal lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” pinta dia. “Seperti pelita, lilin, dan sebagainya. Pastikan apabila ingin keluar rumah semua dalam keadaan padam dan aman jika ditinggalkan,” timpalnya.

Sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu sendiri telah menerjunkan tim ke lokasi kebakaran. Mereka mendirikan posko dan penyaluran bantuan obat-obatan.

Baca Juga :  Butuh 2.248 Guru

“Atas instruksi Plt. Kepala Dinas Kesehatan, kita tadi malam sudah ke lokasi dipimpin oleh sekretaris Dinas Kesehatan,” ungkap Ade Hermanto, kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (20/7).

Terjun ke desa tersebut, mereka memasok obat-obatan dan langsung membuat posko kesehatan yang terletak di Puskesmas Pembantu Desa Nanga Nyabau.

“Tim kesehatan sudah berada di tempat dan hari ini penambahan dokter dan perawat yang akan berjaga di posko,” kata Ade.

Dikatakan Ade, sampai saat ini belum ada laporan warga yang menderita luka bakar. Menurut laporan masyarakat setempat yang sampai kepadanya, saat ini warga sangat membutuhkan sembako dan pakaian, selimut, dan lainnya.

“Karena kondisi desa Nanga Nyabau masih dalam keadaan banjir,” pungkas Ade. (dRe)

Pemkab Kapuas Hulu Salurkan Bantuan

PUTUSSIBAU – Rumah Betang di Dusun Dipan Nipan Bolong, Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara, hangus terbakar pada Minggu (19/7) malam lalu. Betang dengan 35 pintu bernilai miliaran rupiah tersebut kini rata dengan tanah, akibat peristiwa tersebut. Kejadian kebakaran diperkirakan berlangsung pukul 20.30 WIB, dengan sumber api diduga berasal dari dapur salah satu penghuni.

Gunawan, kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu memperkirakan, kobaran api membakar rumah betang tersebut selama 2 jam. Sementara selama itu pula pemadaman harus dilakukan petugas dengan dibantu masyarakat setempat.

Menyikapi bencana ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu melalui BPBD akan menyalurkan bantuan kepada korban. “Kita lagi nyusun bantuan bantuan lainnya yang akan kita serahkan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran kemarin,” ungkap Gunawan, Senin (19/7) di Putussibau.

Baca Juga :  Seni Membuat Replika Naga

Gunawan merinci, bantuan untuk korban kebakaran betang tersebut bisa berupa beras, gula, kopi, mi instan, minyak goreng, makanan siap saji, dan lain-lain.

“Kita berharap bantuan yang akan diserahkan nanti dapat meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran,” tutur Gunawan.

Gunawan pun berharap insiden kebakaran yang terjadi di Kecamatan Putussibau Utara dapat dijadikan pelajaran kepada warga untuk selalu berhati-hati.

“Saya juga mengimbau masyarakat, apabila ingin meninggalkan rumah, agar memastikan peralatan rumah tangga sudah dalam keadaan mati, seperti kompor dan lampu-lampu itu dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

Begitu juga dengan hal lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” pinta dia. “Seperti pelita, lilin, dan sebagainya. Pastikan apabila ingin keluar rumah semua dalam keadaan padam dan aman jika ditinggalkan,” timpalnya.

Sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu sendiri telah menerjunkan tim ke lokasi kebakaran. Mereka mendirikan posko dan penyaluran bantuan obat-obatan.

Baca Juga :  Jalan Pararel Perbatasan Badau-Empanang Prioritas Pembangunan

“Atas instruksi Plt. Kepala Dinas Kesehatan, kita tadi malam sudah ke lokasi dipimpin oleh sekretaris Dinas Kesehatan,” ungkap Ade Hermanto, kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (20/7).

Terjun ke desa tersebut, mereka memasok obat-obatan dan langsung membuat posko kesehatan yang terletak di Puskesmas Pembantu Desa Nanga Nyabau.

“Tim kesehatan sudah berada di tempat dan hari ini penambahan dokter dan perawat yang akan berjaga di posko,” kata Ade.

Dikatakan Ade, sampai saat ini belum ada laporan warga yang menderita luka bakar. Menurut laporan masyarakat setempat yang sampai kepadanya, saat ini warga sangat membutuhkan sembako dan pakaian, selimut, dan lainnya.

“Karena kondisi desa Nanga Nyabau masih dalam keadaan banjir,” pungkas Ade. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/