23.9 C
Pontianak
Wednesday, June 7, 2023

Lahan Persawahan dijadikan PETI

PUTUSSIBAU – Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sungai Besar Kecamatan Bunut Hulu hingga kini masih dilakukan masyarakat. Parahnya lokasi yang dijadikan PETI tersebut merupakan lahan persawahan dan berlangsung sudah sangat lama, sehingga dikhawatirkan terjadi gejolak antara sesama masyarakat yang menolak dan mendukung PETI.

Camat Bunut Hulu Joko, mengatakan terkait adanya kegiatan PETI di Desa Sungai Besar, pada dasarnya pihaknya dari Forum Pimpinan Kecamatan sudah melakukan upaya pendekatan dan melakukan imbauan untuk masyarakat tidak melakukan kegiatan penambangan emas tanpa ijin di sekitar areal tersebut.

“Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan disamping kegiatan tersebut (PETI) tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku juga bahwa areal kegiatan masyarakat tersebut disamping dekat dengan pemukiman juga berada dan atau bersinggungan langsung dengan areal pertanian  yang sudah lama ada sehingga dikhawatirkan akan merusak lahan tersebut, ” katanya, Kamis (25/05).

Baca Juga :  Terima Dua Nakes NSI

Joko mengatakan, di sisi lain pihaknya  juga sangat berharap ada upaya dari pemerintah untuk dapat memberikan alternatif berupa program pembangunan atau lainnya, sehingga masyarakat yang selama ini bergantung pada mata pencarian dari PETI bisa beralih ke pekerjaan lainnya.

Kapolsek Bunut Hulu, Iptu Dendi menyampaikan bahwa pihaknya tak menampik jika kegiatan PETI di wilayah hukumnya Desa Sungai Besar hingga hari ini masih berlangsung.

Masih adanya kegiatan PETI tersebut kata Dendi, langkah yang dilakukan pihaknya hanya melakukan kegiatan secara preemtif dan preventif. Pihaknya juga tidak bisa melakukan melakukan penindakan terhadap pekerja PETI.

“Jumlah pekerja 400 sementara personil Polsek 13 orang. Jadi kami bekerja sesuai dengan tupoksi saja. Kami hanya melaksanakan monitoring dan pelaporan ke pimpinan di Polres bahwa masih ada yang kerja PETI di sana, ” pungkasnya. (fik)

Baca Juga :  Rehabilitasi Lahan Eks PETI sebagai Percontohan

PUTUSSIBAU – Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sungai Besar Kecamatan Bunut Hulu hingga kini masih dilakukan masyarakat. Parahnya lokasi yang dijadikan PETI tersebut merupakan lahan persawahan dan berlangsung sudah sangat lama, sehingga dikhawatirkan terjadi gejolak antara sesama masyarakat yang menolak dan mendukung PETI.

Camat Bunut Hulu Joko, mengatakan terkait adanya kegiatan PETI di Desa Sungai Besar, pada dasarnya pihaknya dari Forum Pimpinan Kecamatan sudah melakukan upaya pendekatan dan melakukan imbauan untuk masyarakat tidak melakukan kegiatan penambangan emas tanpa ijin di sekitar areal tersebut.

“Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan disamping kegiatan tersebut (PETI) tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku juga bahwa areal kegiatan masyarakat tersebut disamping dekat dengan pemukiman juga berada dan atau bersinggungan langsung dengan areal pertanian  yang sudah lama ada sehingga dikhawatirkan akan merusak lahan tersebut, ” katanya, Kamis (25/05).

Baca Juga :  Safari Ramadhan, Wabup Bantu Sembako

Joko mengatakan, di sisi lain pihaknya  juga sangat berharap ada upaya dari pemerintah untuk dapat memberikan alternatif berupa program pembangunan atau lainnya, sehingga masyarakat yang selama ini bergantung pada mata pencarian dari PETI bisa beralih ke pekerjaan lainnya.

Kapolsek Bunut Hulu, Iptu Dendi menyampaikan bahwa pihaknya tak menampik jika kegiatan PETI di wilayah hukumnya Desa Sungai Besar hingga hari ini masih berlangsung.

Masih adanya kegiatan PETI tersebut kata Dendi, langkah yang dilakukan pihaknya hanya melakukan kegiatan secara preemtif dan preventif. Pihaknya juga tidak bisa melakukan melakukan penindakan terhadap pekerja PETI.

“Jumlah pekerja 400 sementara personil Polsek 13 orang. Jadi kami bekerja sesuai dengan tupoksi saja. Kami hanya melaksanakan monitoring dan pelaporan ke pimpinan di Polres bahwa masih ada yang kerja PETI di sana, ” pungkasnya. (fik)

Baca Juga :  Bupati Kapus Hulu Tinjau Layanan Kesehatan Dusun Long Leme

Most Read

Artikel Terbaru