alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Lima Desa di Badau Deklarasi Stop Buang Air Besar di Sembarang Tempat

BADAU – Lima Desa di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu telah mendeklarasikan diri untuk menjadi desa ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, pada 24 September 2021.

Deklarasi desa ODF di daerah perbatasan RI-Malaysia yang dipusatkan di Pasar Wisata Badau itu dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan bersama sejumlah pimpinan OPD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, bahwa dari 282 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, Hingga bulan September tahun 2021 ini, baru 33 desa (11,7%) di 15 Kecamatan yang sudah layak menjadi desa ODF. Sedangkan akses sanitasi jamban sehat di kecamatan Badau sebanyak 97,2%.

Baca Juga :  Karantina Kesehatan Perketat Prokes PLBN Badau

“Kecamatan Badau telah mampu mencapai 5 desa ODF sejak tahun 2020 hingga saat ini,” tutur Bupati Fransiskus Diaan.

Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini menyampaikan, deklarasi stop buang air besar di sembarang tempat atau ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat, dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan,” kata Bang Sis, sapaan akrab Fransiskus Diaan.

Untuk itu Bupati  mengucapkan selamat serta menyampaikan rasa terima kasih dan  bangga kepada kepala desa dan seluruh masyarakat desa Sebindang, Kekurak, Pulau Majang, Seriang, dan desa Janting yang telah berkomitmen untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat.

Baca Juga :  Wisata Kolam Bunga Lita Perlu Anggaran

“Saya berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan berkelanjutan, agar seluruh masyarakat di desa ini tetap sehat dengan lingkungan dan kebersihannya yang selalu terjaga,” tuntas Bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu H. Sudarso yang turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada 5 desa di Kecamatan Badau yang telah menyatakan komitmennya untuk stop buang air besar di sembarang tempat. (dRe)

BADAU – Lima Desa di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu telah mendeklarasikan diri untuk menjadi desa ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, pada 24 September 2021.

Deklarasi desa ODF di daerah perbatasan RI-Malaysia yang dipusatkan di Pasar Wisata Badau itu dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan bersama sejumlah pimpinan OPD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, bahwa dari 282 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, Hingga bulan September tahun 2021 ini, baru 33 desa (11,7%) di 15 Kecamatan yang sudah layak menjadi desa ODF. Sedangkan akses sanitasi jamban sehat di kecamatan Badau sebanyak 97,2%.

Baca Juga :  Sejumlah Desa di Kalis Terendam

“Kecamatan Badau telah mampu mencapai 5 desa ODF sejak tahun 2020 hingga saat ini,” tutur Bupati Fransiskus Diaan.

Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini menyampaikan, deklarasi stop buang air besar di sembarang tempat atau ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat, dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan,” kata Bang Sis, sapaan akrab Fransiskus Diaan.

Untuk itu Bupati  mengucapkan selamat serta menyampaikan rasa terima kasih dan  bangga kepada kepala desa dan seluruh masyarakat desa Sebindang, Kekurak, Pulau Majang, Seriang, dan desa Janting yang telah berkomitmen untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat.

Baca Juga :  OMK Paroki Putussibau bagi Masker

“Saya berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan berkelanjutan, agar seluruh masyarakat di desa ini tetap sehat dengan lingkungan dan kebersihannya yang selalu terjaga,” tuntas Bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu H. Sudarso yang turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada 5 desa di Kecamatan Badau yang telah menyatakan komitmennya untuk stop buang air besar di sembarang tempat. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/