alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Kapuas Hulu Terima 3.040 Vaksin

PUTUSSIBAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kapuas Hulu telah menerima 3.040 dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat, untuk vaksinasi tahap pertama, Rabu (27/1).

Menggunakan penerbangan Nam Air, vaksin tiba di Bandara Pangsuma Putussibau dengan pengawalan ketat dari TNI serta Polri. Vaksin-vaksin terebut langsung dibawa menggunakan mobil boks menuju Kantor Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu. Setelah dilakukan serah terima oleh kepada Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, vaksin selanjutnya akan diberikan kepada pihak yang terdata untuk mendapatkannya.

Serah terima vaksin disaksikan senator RI Erlinawati, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, jajaran Forkopimda, serta Pelaksanatugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu beserta jajarannya.

Bupati AM Nasir memastikan, setelah diserahterimakan, maka besok (29/1) dilakukan pencanangan vaksin untuk VVIP atau pejabat dan petugas kesehatan. “Untuk vaksin ada persyaratannya, usia dan kondisi kesehatan. Kalau saya kenapa tidak divaksin, karena usia sudah hampir 60, jadi ada batas usia dan tergantung kesehatan,” ungkap Nasir.

Untuk itu Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak perlu ragu dan takut menerima vaksin, karena bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Vaksinasi Gratis Masuk Desa

“Jadi tidak perlu takut, maka petugas terus memberikan sosialisasi, karena kepala negara saja sudah menerima vaksin, memberi contoh kepada masyarakat,” jelas Nasir.

Sebelumnya juga, pihaknya sudah menggelar konferensi jarak jauh bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, berkaitan dengan sosialisi penggunaan vaksin. “Ini memang kita tunggu, hari ini (kemarin, Red) kita terima jumlah sebanyak 3.040 vaksin, mudah-mudahan ada datang lagi, karena ini tentu belum mencukupi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Farmasi, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Agustina R. Pakpahan, mengatakan bahwa proses distribusi vaksin akan dilaksanakan hari ini. Vaksin-vaksin tersebut, menurutnya, akan diterima 15 puskesmas, dilanjutkan delapan puskesmas pada keesokan harinya.

“Rencananya pencanangan vaksin dilakukan Jumat (besok, Red), kita sudah dapat data untuk petugas kesehatan sebanyak 1.478 yang akan di vaksin. Itu sudah ada by name,” kata Agustina.

Namun demikian, diakui Agustina, dari petugas kesehatan yang sudah didata mereka, apabila tidak bisa divaksin, berarti karena ada komorbit.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Siapkan 4.000 Dosis Vaksin Untuk Pekerja di Pontianak

“Mungkin ada penyakit tertentu. Maka sebelum itu harus melalui skrining terlebih dahulu, karena nanti ada meja 1, 2, 3, dan 4, setelah itu baru dilakukan vaksin atau tidak?” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, senator RI, Erlinawati, mengimbau masyarakat untuk tidak takut menerima vaksin. Karena pemerintah dipastikan dia, telah berupaya memberikan yang terbaik dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. “Pun vaksin tidak sembarangan dilakukan, pasti ada kriteria. Intinya proses sudah sesuai protokol yang ada,” katanya.

Senator asal Kalbar ini pun memastikan siap menerima vaksin jika kondisi kesehatan memungkinkan. “Saya siap divaksin kalau memang dibolehkan oleh dokter,” ucap Erlinawati.

Dia juga menilai untuk gudang penyimpanan obat yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sudah memenuhi standar untuk penyimpanan vaksin. “Bahkan penilaian di tahun 2008 gudang obat kita terbaik se-Kalbar, jadi tidak di ragukan lagi, untuk ruang vaksin sudah memenuhi standar,” timpalnya. (dRe)

PUTUSSIBAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kapuas Hulu telah menerima 3.040 dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat, untuk vaksinasi tahap pertama, Rabu (27/1).

Menggunakan penerbangan Nam Air, vaksin tiba di Bandara Pangsuma Putussibau dengan pengawalan ketat dari TNI serta Polri. Vaksin-vaksin terebut langsung dibawa menggunakan mobil boks menuju Kantor Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu. Setelah dilakukan serah terima oleh kepada Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, vaksin selanjutnya akan diberikan kepada pihak yang terdata untuk mendapatkannya.

Serah terima vaksin disaksikan senator RI Erlinawati, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, jajaran Forkopimda, serta Pelaksanatugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu beserta jajarannya.

Bupati AM Nasir memastikan, setelah diserahterimakan, maka besok (29/1) dilakukan pencanangan vaksin untuk VVIP atau pejabat dan petugas kesehatan. “Untuk vaksin ada persyaratannya, usia dan kondisi kesehatan. Kalau saya kenapa tidak divaksin, karena usia sudah hampir 60, jadi ada batas usia dan tergantung kesehatan,” ungkap Nasir.

Untuk itu Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak perlu ragu dan takut menerima vaksin, karena bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Vaksinasi Gratis Masuk Desa

“Jadi tidak perlu takut, maka petugas terus memberikan sosialisasi, karena kepala negara saja sudah menerima vaksin, memberi contoh kepada masyarakat,” jelas Nasir.

Sebelumnya juga, pihaknya sudah menggelar konferensi jarak jauh bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, berkaitan dengan sosialisi penggunaan vaksin. “Ini memang kita tunggu, hari ini (kemarin, Red) kita terima jumlah sebanyak 3.040 vaksin, mudah-mudahan ada datang lagi, karena ini tentu belum mencukupi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Farmasi, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Agustina R. Pakpahan, mengatakan bahwa proses distribusi vaksin akan dilaksanakan hari ini. Vaksin-vaksin tersebut, menurutnya, akan diterima 15 puskesmas, dilanjutkan delapan puskesmas pada keesokan harinya.

“Rencananya pencanangan vaksin dilakukan Jumat (besok, Red), kita sudah dapat data untuk petugas kesehatan sebanyak 1.478 yang akan di vaksin. Itu sudah ada by name,” kata Agustina.

Namun demikian, diakui Agustina, dari petugas kesehatan yang sudah didata mereka, apabila tidak bisa divaksin, berarti karena ada komorbit.

Baca Juga :  Banjir Kapuas Hulu Mulai Surut

“Mungkin ada penyakit tertentu. Maka sebelum itu harus melalui skrining terlebih dahulu, karena nanti ada meja 1, 2, 3, dan 4, setelah itu baru dilakukan vaksin atau tidak?” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, senator RI, Erlinawati, mengimbau masyarakat untuk tidak takut menerima vaksin. Karena pemerintah dipastikan dia, telah berupaya memberikan yang terbaik dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. “Pun vaksin tidak sembarangan dilakukan, pasti ada kriteria. Intinya proses sudah sesuai protokol yang ada,” katanya.

Senator asal Kalbar ini pun memastikan siap menerima vaksin jika kondisi kesehatan memungkinkan. “Saya siap divaksin kalau memang dibolehkan oleh dokter,” ucap Erlinawati.

Dia juga menilai untuk gudang penyimpanan obat yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sudah memenuhi standar untuk penyimpanan vaksin. “Bahkan penilaian di tahun 2008 gudang obat kita terbaik se-Kalbar, jadi tidak di ragukan lagi, untuk ruang vaksin sudah memenuhi standar,” timpalnya. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/