alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Laka Air Wilayah Jongkong, Satu Warga Belum Ditemukan

JONGKONG – Kecelakaan di jalur transportasi Sungai Kapuas wilayah Kabupaten Kapuas Hulu terjadi pada Senin (25/5) lalu. Korban kecelakaan atas nama Asran Mawarni (50), berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun Penelat, Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, dilaporkan tenggelam di daerah Jongkong saat mengendarai speedboat.

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus mengungkapkan, peristiwa naas itu dilaporkan kepada mereka sekira pukul 13.30  WIB. Yang melaporkan kepada mereka adalah Shallman (15), anak korban.

“Korban membawa speed bersama kedua anaknya berangkat dari Dusun Penelat menuju ke Desa Jongkong Pasar menggunakan perahu kayu dengan mesin speed  Mercuri 3,3 Pk,” ungkap Kapolsek.

Sekira pukul 13.25 WIB, berdasarkan laporan yang disampaikan kepada mereka, ketika speedboat tepat berada di tengah sungai di dekat Desa Jongkong Kiri Hulu, korban tiba-tiba terjatuh ke sebelah kiri perahu dan langsung tenggelam. “Pada saat ini masih terus dilakukan upaya pencarian korban tenggelam bersama masyarakat,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Jurnalis di Kapuas Hulu Gelar Baksos

Pencarian Masih Berlangsung

Pencarian korban tenggelam di Sungai Kapuas wilayah Kecamatan Jongkong masih terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, BPBD, Satpol PP, Kecamatan, Basarnas, Pramuka/PRC Putussibau, Tagana, hingga saat ini bergerak menyisir di sepanjangan jalur sungai di wilayah setempat.

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus menyampaikan, hingga Selasa (26/5) pukul 11.30 WIB korban belum berhasil ditemukan. “Tim gabungan dibantu masyarakat Jongkong sekitar, melakukan pencarian dengan penyisiran sepanjang Sungai Kapuas ke arah Desa Piasak Kecamatan Selimbau,” terang Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, hingga pukul 11.30 WIB,  kegiatan pencarian diistirahatkan dan dilanjutkan pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Aliyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyisiran dari Jongkong sampai ke Ulak Beluncin hampir 1 kilometer dari titik jatuh.

Baca Juga :  Puskesmas Bunut Hulu Dilanjutkan 2021

“Sampai sekarang (kemarin sore, Red) korban belum ditemukan,” kata Aliyanto.

Adapun korban tenggelam bernama Asran Mawarni (50) merupakan warga Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, saat sedang mengemudi speedboat berangkat dari Dusun Penelat menuju ke Desa Jongkong Pasar menggunakan perahu kayu dengan mesin Mercuri 3,3 Pk. (dRe)

JONGKONG – Kecelakaan di jalur transportasi Sungai Kapuas wilayah Kabupaten Kapuas Hulu terjadi pada Senin (25/5) lalu. Korban kecelakaan atas nama Asran Mawarni (50), berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun Penelat, Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, dilaporkan tenggelam di daerah Jongkong saat mengendarai speedboat.

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus mengungkapkan, peristiwa naas itu dilaporkan kepada mereka sekira pukul 13.30  WIB. Yang melaporkan kepada mereka adalah Shallman (15), anak korban.

“Korban membawa speed bersama kedua anaknya berangkat dari Dusun Penelat menuju ke Desa Jongkong Pasar menggunakan perahu kayu dengan mesin speed  Mercuri 3,3 Pk,” ungkap Kapolsek.

Sekira pukul 13.25 WIB, berdasarkan laporan yang disampaikan kepada mereka, ketika speedboat tepat berada di tengah sungai di dekat Desa Jongkong Kiri Hulu, korban tiba-tiba terjatuh ke sebelah kiri perahu dan langsung tenggelam. “Pada saat ini masih terus dilakukan upaya pencarian korban tenggelam bersama masyarakat,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Tingkatkan Jumlah Desa Mandiri

Pencarian Masih Berlangsung

Pencarian korban tenggelam di Sungai Kapuas wilayah Kecamatan Jongkong masih terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, BPBD, Satpol PP, Kecamatan, Basarnas, Pramuka/PRC Putussibau, Tagana, hingga saat ini bergerak menyisir di sepanjangan jalur sungai di wilayah setempat.

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus menyampaikan, hingga Selasa (26/5) pukul 11.30 WIB korban belum berhasil ditemukan. “Tim gabungan dibantu masyarakat Jongkong sekitar, melakukan pencarian dengan penyisiran sepanjang Sungai Kapuas ke arah Desa Piasak Kecamatan Selimbau,” terang Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, hingga pukul 11.30 WIB,  kegiatan pencarian diistirahatkan dan dilanjutkan pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Aliyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyisiran dari Jongkong sampai ke Ulak Beluncin hampir 1 kilometer dari titik jatuh.

Baca Juga :  Misi Latihan Berujung Nahas, Empat Tewas, Lima Luka-Luka 

“Sampai sekarang (kemarin sore, Red) korban belum ditemukan,” kata Aliyanto.

Adapun korban tenggelam bernama Asran Mawarni (50) merupakan warga Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, saat sedang mengemudi speedboat berangkat dari Dusun Penelat menuju ke Desa Jongkong Pasar menggunakan perahu kayu dengan mesin Mercuri 3,3 Pk. (dRe)

Most Read

Artikel Terbaru

/