alexametrics
33 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Perketat Jalur Tidak Resmi, Satgas Yonif 407 Amankan WNA

PUTUSSIBAU-Guna memperketat pelintasan orang dan barang pada jalan tidak resmi antar negara (jalur tikus) perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/Padma Kusuma, Pos Mentari menggelar patroli rutin, dan berhasil mengamankan WNA asal Malaysia di jalur tidak resmi Desa Sebindang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Ke 3 orang WNA tersebut merupakan satu keluarga berinisial, NA (30) sebagai ibu rumah tangga, AH (11) dan MF (6), yang bersuamikan WNI asal Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu. Mereka sudah lebih dari lima tahun tinggal di Indonesia, dan karena masa berlaku Pasport sudah habis, sehingga harus kembali ke Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

Baca Juga :  Mari Belajar Kelola DD dari Sini

Dikatakan Dansatgas, jalur-jalur tikus perbatasan memang sering dilalui oleh pelintas batas ilegal guna menghindari prosedur keimigrasian yang benar. “Sehingga perlunya pengetatan dengan melaksanakan patroli rutin di sektor yang menjadi jalur pelintas batas ilegal,” ucap Dansatgas.

Lanjut Dansatgas, tugas pengamanan wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas dari TNI Angkatan Darat dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Salah satunya, merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI di wilayah perbatasan RI-Malaysia sektor timur,” terang Dansatgas.

Selanjutnya ketiga WNA diserahkan kepada pihak imigrasi PLBN Nanga Badau, guna menjalani pemeriksaan dokumen, barang bawaan dan rapid test terkait penanganan penyebaran Covid-19. ujarnya. (r/dRe)

Baca Juga :  Pemkab Cabut Penyertaan untuk PD Uncak Kapuas

PUTUSSIBAU-Guna memperketat pelintasan orang dan barang pada jalan tidak resmi antar negara (jalur tikus) perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/Padma Kusuma, Pos Mentari menggelar patroli rutin, dan berhasil mengamankan WNA asal Malaysia di jalur tidak resmi Desa Sebindang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Ke 3 orang WNA tersebut merupakan satu keluarga berinisial, NA (30) sebagai ibu rumah tangga, AH (11) dan MF (6), yang bersuamikan WNI asal Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu. Mereka sudah lebih dari lima tahun tinggal di Indonesia, dan karena masa berlaku Pasport sudah habis, sehingga harus kembali ke Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

Baca Juga :  Jadikan Aset Wakaf Lebih Produktif dan Bernilai

Dikatakan Dansatgas, jalur-jalur tikus perbatasan memang sering dilalui oleh pelintas batas ilegal guna menghindari prosedur keimigrasian yang benar. “Sehingga perlunya pengetatan dengan melaksanakan patroli rutin di sektor yang menjadi jalur pelintas batas ilegal,” ucap Dansatgas.

Lanjut Dansatgas, tugas pengamanan wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas dari TNI Angkatan Darat dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Salah satunya, merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI di wilayah perbatasan RI-Malaysia sektor timur,” terang Dansatgas.

Selanjutnya ketiga WNA diserahkan kepada pihak imigrasi PLBN Nanga Badau, guna menjalani pemeriksaan dokumen, barang bawaan dan rapid test terkait penanganan penyebaran Covid-19. ujarnya. (r/dRe)

Baca Juga :  Paparkan Empat Prinsif Utama Komprehensif

Most Read

Artikel Terbaru

/