alexametrics
33.9 C
Pontianak
Tuesday, May 24, 2022

Kapolda Sambangi Kayong Utara, Rencanakan Bentuk Polisi Kepulauan

SUKADANA – Untuk meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Kayong Utara, bakal segera dibentuk polisi kepulauan. Rencana tersebut disampaikan Kepala Polres (Kapolres) Kayong Utara AKBP Asep Irpan Rosadi, sebagaimana arahan Kapolda Kalbar Irjen Pol. R. Sigid Tri Hardjanto saat menyambangi Kayong Utara, Minggu (1/3)

Kapolda, menurut Kapolres, bahkan mendorong mereka untuk menyaring para pemuda dari Kepulauan Karimata serta Pulau Maya, untuk dijadikan sebagai polisi kepulauan. Sebagai polisi kepulauan, menurut dia, nantinya mereka yang tersaring akan mendapatkan perhatian dan pelatihan khusus.

“Ini akan ditindak dengan cepat. Mudah-mudahan ada rizki kawan-kawan dari kepulauan untuk melakukan pendaftaran di tahun 2020 ini,” lanjut Asep.

Asep langsung mendampingi Kapolda dalam kunjungan kerja kali pertamanya di kabupaten ini, kemarin. Kedatangan jenderal polisi bintang dua tersebut juga disambut langsung Bupati Kayong Utara Citra Duani,  Pabung Kodim 1203/Ketapang Mayor Inf. Budi Sumarjono, Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di kabupaten ini.

Dalam penjelasannya, Kapolres menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kedatangan orang nomor satu di jajaran korps baju coklat Kalbar tersebut, menurut dia, juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar dapat menjaga keasrian alam dan mencegah terjadinya karhutla. Selain itu, Kapolda, diakui dia, juga mengapresiasi masyarakat Kayong Utara yang mampu untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas).

Baca Juga :  Pengalaman Youtuber Jane Silvana Detti di Pantai Pulau Datok; Terpesona, Cocok untuk Liburan Keluarga

“Kami juga tadi sempat melihat percontohan pembukaan lahan tanpa bakar, yang terdapat di Senebing, Kecamatan Sukadana. Beliau (Kapolda, Red)  juga sangat mendukung hal tersebut, agar dapat merubah pola pikir masyarakat dalam membuka lahan tidak harus dibakar. Karena apakah betul dengan membuka lahan, (maka) tanah itu dapat subur. Hal itu belum tentu,” jelas Kapolres.

Melalui percontohan membuka lahan tanpa dibakar,  Asep berharap dapat terealisasi dengan baik. Sebab, dia memisalkan bahwa sebetulnya cukup dengan membakar pada sebuah tong, di mana hasil cairannya nanti akan menjadi pupuk, sehingga dapat lebih dimanfaatkan. “Untuk pertama ini kita sudah coba dengan menanam jagung, tinggal bagaimana nanti hasilnya,” ujar dia.

Kapolres juga mengungkapkan rencana mereka mengenai kemungkinan membanguan lahan untuk staf di jajarannya. Pertimbangan mereka dengan melihat kebutuhan wilayah, tingkat kriminalitas, serta jumlah penduduk hingga kesedian personel Polri itu sendiri. “Kapolda juga mendorong di Kayong Utara akan adanya kapal untuk pendukung operasional di Kayong Utara,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan bagaimana Kapolda begitu kagum dengan keindahan Kayong Utara. Terkesima dengan hal itu, dia mendengar langsung bagaimana Kapolda mendukung program Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, agar tetap menjaga keasrian. Bahakan, sambung Asep, Kapolda menyempatkan diri ke Pulau Maya, sebagai bukti keingintahuannya akan wilayah Kayong Utara.

Baca Juga :  62 Titik Api Tersebar di Kayong Utara

Sementara itu, Bupati Kayong Utara Citra Duani menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda ke Kayong Utara dalam rangka memeriksa kesiapan jajarannya menjaga keamanan dan ketertiban di Kayong Utara. “Ini merupakan salah satu kepedulian Polda terhadap Kayong Utara. Sebab Kayong Utara terdapat gugusan pulau-pulau, salah satu pilihan juga Kapolda mengunjunginya, yakni Pulau Maya,” tambah Citra.

Citra juga mengungkapkan mengenai atensi yang disampaikan Kapolda pada pertemuan di Pantai Pulau Datok Sukadana. Kepada mereka, Kapolda berharap agar dapat mengantisipasi terjadinya bencana karhutla, tanah longsor, hingga banjir di Kayong Utara. “Sehingga ini menjadi antisipasi bersama. Kedatangan Kapolda tentunya dapat mengetahui medan yang ada di Kayong Utara ini. Jadi jika terjadi masalah siap untuk membantu,” jelasnya.

Terkait karhutla, apa yang disampaikan Kapolda kepada mereka adalah bagaimana mencegah sejak dini segala bencana, termasuk banjir dan tanah longsor di kepulauan. Harapan Kapolda kepada mereka bagaimana kesiapsiagaan untuk tanggap bencana dan kamtibmas dapat dilakukan.

“Kalau mengenai pesan khusus ini juga disampaikan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar dapat menjaga daerah kita untuk tetap kondusif,” imbuhnya. (dan)

SUKADANA – Untuk meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Kayong Utara, bakal segera dibentuk polisi kepulauan. Rencana tersebut disampaikan Kepala Polres (Kapolres) Kayong Utara AKBP Asep Irpan Rosadi, sebagaimana arahan Kapolda Kalbar Irjen Pol. R. Sigid Tri Hardjanto saat menyambangi Kayong Utara, Minggu (1/3)

Kapolda, menurut Kapolres, bahkan mendorong mereka untuk menyaring para pemuda dari Kepulauan Karimata serta Pulau Maya, untuk dijadikan sebagai polisi kepulauan. Sebagai polisi kepulauan, menurut dia, nantinya mereka yang tersaring akan mendapatkan perhatian dan pelatihan khusus.

“Ini akan ditindak dengan cepat. Mudah-mudahan ada rizki kawan-kawan dari kepulauan untuk melakukan pendaftaran di tahun 2020 ini,” lanjut Asep.

Asep langsung mendampingi Kapolda dalam kunjungan kerja kali pertamanya di kabupaten ini, kemarin. Kedatangan jenderal polisi bintang dua tersebut juga disambut langsung Bupati Kayong Utara Citra Duani,  Pabung Kodim 1203/Ketapang Mayor Inf. Budi Sumarjono, Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di kabupaten ini.

Dalam penjelasannya, Kapolres menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kedatangan orang nomor satu di jajaran korps baju coklat Kalbar tersebut, menurut dia, juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar dapat menjaga keasrian alam dan mencegah terjadinya karhutla. Selain itu, Kapolda, diakui dia, juga mengapresiasi masyarakat Kayong Utara yang mampu untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas).

Baca Juga :  Kapolda Baru Fokus Pilkada

“Kami juga tadi sempat melihat percontohan pembukaan lahan tanpa bakar, yang terdapat di Senebing, Kecamatan Sukadana. Beliau (Kapolda, Red)  juga sangat mendukung hal tersebut, agar dapat merubah pola pikir masyarakat dalam membuka lahan tidak harus dibakar. Karena apakah betul dengan membuka lahan, (maka) tanah itu dapat subur. Hal itu belum tentu,” jelas Kapolres.

Melalui percontohan membuka lahan tanpa dibakar,  Asep berharap dapat terealisasi dengan baik. Sebab, dia memisalkan bahwa sebetulnya cukup dengan membakar pada sebuah tong, di mana hasil cairannya nanti akan menjadi pupuk, sehingga dapat lebih dimanfaatkan. “Untuk pertama ini kita sudah coba dengan menanam jagung, tinggal bagaimana nanti hasilnya,” ujar dia.

Kapolres juga mengungkapkan rencana mereka mengenai kemungkinan membanguan lahan untuk staf di jajarannya. Pertimbangan mereka dengan melihat kebutuhan wilayah, tingkat kriminalitas, serta jumlah penduduk hingga kesedian personel Polri itu sendiri. “Kapolda juga mendorong di Kayong Utara akan adanya kapal untuk pendukung operasional di Kayong Utara,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan bagaimana Kapolda begitu kagum dengan keindahan Kayong Utara. Terkesima dengan hal itu, dia mendengar langsung bagaimana Kapolda mendukung program Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, agar tetap menjaga keasrian. Bahakan, sambung Asep, Kapolda menyempatkan diri ke Pulau Maya, sebagai bukti keingintahuannya akan wilayah Kayong Utara.

Baca Juga :  Akan Digelar Festival Karimata 2020

Sementara itu, Bupati Kayong Utara Citra Duani menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda ke Kayong Utara dalam rangka memeriksa kesiapan jajarannya menjaga keamanan dan ketertiban di Kayong Utara. “Ini merupakan salah satu kepedulian Polda terhadap Kayong Utara. Sebab Kayong Utara terdapat gugusan pulau-pulau, salah satu pilihan juga Kapolda mengunjunginya, yakni Pulau Maya,” tambah Citra.

Citra juga mengungkapkan mengenai atensi yang disampaikan Kapolda pada pertemuan di Pantai Pulau Datok Sukadana. Kepada mereka, Kapolda berharap agar dapat mengantisipasi terjadinya bencana karhutla, tanah longsor, hingga banjir di Kayong Utara. “Sehingga ini menjadi antisipasi bersama. Kedatangan Kapolda tentunya dapat mengetahui medan yang ada di Kayong Utara ini. Jadi jika terjadi masalah siap untuk membantu,” jelasnya.

Terkait karhutla, apa yang disampaikan Kapolda kepada mereka adalah bagaimana mencegah sejak dini segala bencana, termasuk banjir dan tanah longsor di kepulauan. Harapan Kapolda kepada mereka bagaimana kesiapsiagaan untuk tanggap bencana dan kamtibmas dapat dilakukan.

“Kalau mengenai pesan khusus ini juga disampaikan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar dapat menjaga daerah kita untuk tetap kondusif,” imbuhnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/