alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Angkat Peristiwa Bersejarah Lawan Belanda

Peluncuran Film Belangkaet

SUKADANA –  Bupati Kayong Utara Citra Duani mengapresiasi film tentan peperangan di kerajaan Simpang berjudul Belangkaet, yang diproduksi oleh kabupaten Kayong Utara.

Hal tersebut disampaikan saat Bupati melauching film semi kolosal kerajaan Simpang di lapangan Voly Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir,  Sabtu (2/1).

Film ini sendiri mengisahkan perjuangan Kerajaan Simpang melawan penjajah Belanda. Berlatar  tahun 1915. Hal ini menuurt Citra Duani tentunya banyak hal, terutama dari sisi sejarah perjuangan, yang dapat dipetik saat menikmati film yang dibuat sanggar Simpang Mandiri ini.

“Generasi muda saat ini harus bisa menghargai pejuang – pejuang kita terdahulu  sehingga kita bisa merasakan kemardekaan yang telah mereka perjuangkan,” terang Citra Duani,  kemarin.

Baca Juga :  Pelataran di Pantai Pulau Datok Ambruk

Selain itu Citra Duani mengaku dirinya takjub dengan hasil film Belangkaet. Buah karya anak-anak Kayong Utara ini diakui Citra diprediksi mampu bersanding dengan film – film daerah lainnya. Bahkan kata dia,  untuk film Belangkaet ini merupakan film kedua, hasil anak daerah yang mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditingkat nasional.

“Yang pertama film Wisata Desaku, mengangkat cerita Semah Laut yang ada di Pulau Karimata. Hasilnya, juara 1 di tingkat Nasional,” ungkapnya.

Selain itu panitia kegiatan pemutaran film Belangkaet ini juga menyumbangkan hasil penjualan kaset belangkaet untuk pembangunan keraton Simpang.

“Film ini telah diproduksi,  ratusan bahkan ribuan keping.  Harapan kita semua warga masyarakat Kayong Utara bisa memiliki itu dan bisa menjadi dokumentasi jadi bisa diputar di rumah,” tambahnya.  (dan)

Baca Juga :  Koordinasi Cepat Tanggulangi Banjir

Peluncuran Film Belangkaet

SUKADANA –  Bupati Kayong Utara Citra Duani mengapresiasi film tentan peperangan di kerajaan Simpang berjudul Belangkaet, yang diproduksi oleh kabupaten Kayong Utara.

Hal tersebut disampaikan saat Bupati melauching film semi kolosal kerajaan Simpang di lapangan Voly Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir,  Sabtu (2/1).

Film ini sendiri mengisahkan perjuangan Kerajaan Simpang melawan penjajah Belanda. Berlatar  tahun 1915. Hal ini menuurt Citra Duani tentunya banyak hal, terutama dari sisi sejarah perjuangan, yang dapat dipetik saat menikmati film yang dibuat sanggar Simpang Mandiri ini.

“Generasi muda saat ini harus bisa menghargai pejuang – pejuang kita terdahulu  sehingga kita bisa merasakan kemardekaan yang telah mereka perjuangkan,” terang Citra Duani,  kemarin.

Baca Juga :  Semangat Tinggi Rampungkan Film Belangkaet

Selain itu Citra Duani mengaku dirinya takjub dengan hasil film Belangkaet. Buah karya anak-anak Kayong Utara ini diakui Citra diprediksi mampu bersanding dengan film – film daerah lainnya. Bahkan kata dia,  untuk film Belangkaet ini merupakan film kedua, hasil anak daerah yang mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditingkat nasional.

“Yang pertama film Wisata Desaku, mengangkat cerita Semah Laut yang ada di Pulau Karimata. Hasilnya, juara 1 di tingkat Nasional,” ungkapnya.

Selain itu panitia kegiatan pemutaran film Belangkaet ini juga menyumbangkan hasil penjualan kaset belangkaet untuk pembangunan keraton Simpang.

“Film ini telah diproduksi,  ratusan bahkan ribuan keping.  Harapan kita semua warga masyarakat Kayong Utara bisa memiliki itu dan bisa menjadi dokumentasi jadi bisa diputar di rumah,” tambahnya.  (dan)

Baca Juga :  Imbau Orangtua Awasi Anak Lebih Ketat

Most Read

Artikel Terbaru

/