alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Imbau Masyarakat Beribadah di Rumah

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani mengimbau masyarakat agar melaksanakan ibadah keagamaan di rumah masing-masing selama masa wabah virus korobna ini. Imbauan itupun disampaikan dia berdasarkan kesepakatan yang telah disetujui bersama oleh para pemuka agama, sehingga hendaknya ditaati dan dijalankan.

Bahkan untuk sementara waktu Bupati meminta agar melakukan peribadatan di rumah, termasuk pelaksanaan salat Jumat diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

“Telah sepakat dengan tokoh-tokoh agama, peribadatan dilakukan di rumah masing- masing, termasuk salat Jumat, kita alihkan agar melaksanakan salat di rumah masing-masing,” jelas Citra usai memimpin rapat terbatas bersama pemuka agama, pihak kepolisian dan TNI dalam pengaturan kegiatan keagamaan selama penanganan Covid-19 i Kayong Utara, Kamis (2/4) di Aula Istana Rakyat.

Baca Juga :  Kejari Ketapang Masih Kumpulkan Bahan dan Data

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Kayong Utara tersebut diharapkan Bupati bisa dijalankan dengan baik oleh masyarakat. Terutama, yang menjadi sorotan Bupati adalah pada kegiatan peribadatan yang mengundang masa banyak seperti salat Jumat. Ibadah wajib yang dilaksanakan setiap hari Jumat tersebut, menurut Bupati, untuk sementara waktu ditiadakan sesuai kesepakatan bersama pemuka agama.

“Kegiatan hari ini (2/4) kita kumpulkan pemuka agama untuk memastikan tidak ada tempat ibadah manapun yang menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang mengundang masa banyak dan Alhamdulillah mereka semua sepakat,” kata Kepala Polres (Kapolres) Kayong Utara AKBP Asep Rosadi dalam kegiatan tersebut.(dan)

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani mengimbau masyarakat agar melaksanakan ibadah keagamaan di rumah masing-masing selama masa wabah virus korobna ini. Imbauan itupun disampaikan dia berdasarkan kesepakatan yang telah disetujui bersama oleh para pemuka agama, sehingga hendaknya ditaati dan dijalankan.

Bahkan untuk sementara waktu Bupati meminta agar melakukan peribadatan di rumah, termasuk pelaksanaan salat Jumat diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

“Telah sepakat dengan tokoh-tokoh agama, peribadatan dilakukan di rumah masing- masing, termasuk salat Jumat, kita alihkan agar melaksanakan salat di rumah masing-masing,” jelas Citra usai memimpin rapat terbatas bersama pemuka agama, pihak kepolisian dan TNI dalam pengaturan kegiatan keagamaan selama penanganan Covid-19 i Kayong Utara, Kamis (2/4) di Aula Istana Rakyat.

Baca Juga :  Operasi Yustisi hingga ke Desa-Desa

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Kayong Utara tersebut diharapkan Bupati bisa dijalankan dengan baik oleh masyarakat. Terutama, yang menjadi sorotan Bupati adalah pada kegiatan peribadatan yang mengundang masa banyak seperti salat Jumat. Ibadah wajib yang dilaksanakan setiap hari Jumat tersebut, menurut Bupati, untuk sementara waktu ditiadakan sesuai kesepakatan bersama pemuka agama.

“Kegiatan hari ini (2/4) kita kumpulkan pemuka agama untuk memastikan tidak ada tempat ibadah manapun yang menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang mengundang masa banyak dan Alhamdulillah mereka semua sepakat,” kata Kepala Polres (Kapolres) Kayong Utara AKBP Asep Rosadi dalam kegiatan tersebut.(dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/